NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Danjjo Yuujo ga Seiritsu (Iya Shinai?) Volume 12 Afterword

 Penerjemah: Nobu

Proffreader: Nobu


Afterword

     Ya, pemirsa, akhirnya dimulai juga!

     Selamat datang di pembukaan Arc Turnamen Kreator Aksesori Kegelapan!

     Wah, tidak terasa cerita ini akhirnya sampai juga di titik ini.

     Kalau diingat-ingat kembali, saat serialisasi Danjoru? baru saja dimulai, Nanana pernah berkata kepada editornya, "Kalau tokoh utamanya seorang kreator, rasanya kita harus memunculkan 'Empat Raja Langit' di bidang itu, ya. Lalu, kita beri informasi kalau mereka itu sangat kuat, padahal ujung-ujungnya cuma jadi pecundang yang tersingkir dengan mengenaskan. Nanana suka sekali perkembangan cerita seperti itu! Ahaha, ya tapi itu kalau serialisasinya bisa bertahan sampai sejauh itu, sih~." Siapa sangka hari di mana ucapan itu menjadi kenyataan benar-benar tiba. Ini semua berkat dukungan penuh dari kalian, para pembaca setia. Terima kasih banyak.

     Nah, setelah keluar dari taman rahasia kecil bernama sekolah, ke manakah Yuu-kun dan yang lain akan melangkah? Di surga kebahagiaan palsu, dia telah mengetahui rahasia kelahirannya, dan di kediaman penyihir tertua sekaligus tercantik, dia diperlihatkan pada kebenaran dunia ini. Kenyataan bahwa dunia yang selama ini dia yakini justru merupakan sumber dari segala kesedihan umat manusia. Demi mengubah dunia ini—choker bunga anemon akan menjadi cahaya yang membelah kegelapan turnamen!

     Fufufu, mumpung Nanana diberi jatah kata pengantar lebih banyak dari biasanya, pengendalian diri Nanana sudah terbang melayang, lho. Kalau diteruskan, dengan serangan pamungkas yang diciptakan Yuu-kun dan Himari-chan, mereka akan membinasakan Hibari Onii-chan yang terbelenggu kegelapan... Ah, sebaiknya kita segera kembali ke topik awal, ya. Bisa-bisa jatah empat halaman ini benar-benar habis dipakai mengoceh.

     Ya, sekian dari Nanana!

     Semuanya, terima kasih banyak sudah mengikuti sampai sejauh ini!

     Berhubung bab masa SMA sudah mencapai titik balik, biarkan saya membuat rangkuman sedikit layaknya seorang penulis profesional.

     ...Mari kita lihat.

     Lima tahun ini benar-benar masa di mana saya hanya bisa merepotkan para editor dan Parum-sensei...

     Terima kasih banyak. Dan saya benar-benar memohon maaf karena telah menimbulkan banyak kesulitan. Hari-hari yang saya lalui membuat saya sadar sepenuhnya bahwa sebuah buku tidak akan bisa tercipta hanya dengan kekuatan sang penulis kata-kata semata.

     Rasanya saya bisa mendengar suara-suara yang menyindir, "Tumben-tumbennya dia bicara sok bijak begini." Setidaknya di dalam hati, saya benar-benar bersyukur. Memang buruk sekali sifat saya yang jarang menunjukkannya lewat sikap dan ucapan. Bagi kalian semua, sebelum orang-orang hilang kesabaran menghadapi kalian, sampaikanlah rasa terima kasih dengan layak kepada mereka yang menyayangi kalian... Omong-omong, bukan lewat kata-kata, ya. Maksudnya adalah dengan mematuhi tenggat waktu!

     Dan melalui “Danjoru?” ini, saya telah mendapatkan banyak pengalaman berharga yang luar biasa.

     Mulai dari adaptasi manga (masih berlanjut!), komik bersuara, iklan mewah, hingga adaptasi anime yang ditayangkan musim semi tahun ini; saya telah menerima bantuan dari begitu banyak orang. Berkat itu pula, setiap proyek tersebut disambut dengan hangat. Jika ada di antara pembaca yang belum sempat melihat semuanya, silakan segera ditonton, ya. Semuanya dikerjakan menjadi karya yang sangat luar biasa.

     Eh?

     Karena penayangannya sudah selesai, kalian ingin mendengar cerita di balik layar pembuatan animenya?

     Tentu saja tidak mau. Pengalaman ini hanya milik Nanana dan tim, tahu. Kalau ingin tahu, silakan kalian sendiri jadi penulis novel ringan. Fufufu, apakah ucapan Nanana ini benar atau tidak—pastikanlah dengan mata kepala kalian sendiri! (Ini adalah taktik persuasi yang sangat lihai untuk mengajak orang menjadi penulis novel ringan).

     Terakhir, mari bicara soal cerita utamanya.

     Seperti yang sudah beberapa kali saya sebut sebagai "Bab Masa SMA", kisah Yuu-kun dan yang lain masih akan terus berlanjut.

     Justru karena “Danjoru?” adalah kisah yang baru benar-benar tamat saat Yuu-kun dan yang lainnya menginjak usia 30 tahun, jadi rasanya ini masih di tahap awal.

     Ke depannya, mereka pasti akan terus menjalani hari-hari yang penuh kegalauan dan penderitaan, namun sebagai imbalannya, mereka akan terombang-ambing oleh rasa sukacita dan pencapaian yang mereka dapatkan. Saya sendiri sangat penasaran siapa yang akan berdiri di sisi Yuu-kun saat itu nanti... tapi yang jelas, orang itu bukan Hibari Onii-chan. Untuk poin yang satu itu, Nanana pun merasa sangat menyesal.

     Ngomong-ngomong, saat saya sedikit membocorkan draf sementara untuk "Bab Masa Mahasiswa" dalam sebuah rapat, Bapak I selaku editor penanggung jawab yang merupakan pendukung fanatik faksi Rion, langsung tertunduk lesu sambil bergumam, "Eeeh... Serius, nih...?" Apakah mempublikasikan kelanjutannya ke dunia ini adalah hal yang baik atau buruk... Nanana yang polos ini tidak mengerti hal-hal sulit seperti itu, ya.


     ★☆ UCAPAN TERIMA KASIH ★☆

     Kepada Parum-sensei yang bertanggung jawab atas ilustrasi, Bapak K dan Bapak I selaku editor penanggung jawab, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi dan pemasaran; terima kasih yang sebesar-besarnya untuk volume kali ini. Di saat yang sama, saya juga memohon maaf karena telah sangat merepotkan Anda sekalian. Untuk volume berikutnya... sungguh... saya akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa menjadi penulis yang lebih baik lagi....

     Lalu kepada para pembaca sekalian, terima kasih atas kerja kerasnya sejauh ini. Saya sangat berterima kasih karena Anda telah berkenan menemani perjalanan ini hingga sekarang.

     Jika suatu saat nanti kisah ini berlanjut kembali, mari kita berjumpa lagi.

     Oktober 2025, Nanana


Previous Chapter | ToC | 

Post a Comment

Post a Comment

close