NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Tensei Shitara Dorei Shieki to Kaifuku no Sukiru o Motte Ita node ~ Asobi Hanbun de Dorei Dake no Himitsu Kessha o Tsukurute mita Volume 1 Afterword

Kata Penutup


Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua yang telah membeli buku ini.

Terima kasih juga kepada semua pihak yang terlibat dalam pembuatan buku ini, khususnya kepada editor yang bertugas dan Ayuma Sayu-sensei yang telah menggambar ilustrasi-ilustrasi yang luar biasa.

Dan bagi Anda yang baru pertama kali membaca karya saya, perkenalkan. Nama penulis saya adalah 'Crosis' (dibaca: Kuroshisu).

Mengenai nama penulis ini, saya sudah memastikannya saat debut sebagai penulis naskah manga, dan karena katanya tidak masalah, jadi ya, sepertinya tidak masalah. Bagi yang bingung maksudnya apa, anggap saja Anda tidak pernah mendengarnya.

Terlepas dari itu, saya sangat bersyukur diberi jatah tiga halaman untuk kata penutup. Namun, saya justru bingung harus menulis apa karena sejujurnya tidak ada hal spesifik yang ingin saya sampaikan.

Awalnya saya bercita-cita menjadi komikus, tapi hidup memang penuh kejutan. Tahu-tahu, saya justru 'lahir' sebagai penulis Light Novel.

Mengenai Light Novel ini sendiri, awalnya saya hanya menuliskan ide-ide cerita manga yang saya kumpulkan ke dalam bentuk tulisan, lalu mengunggahnya ke situs novel web.

Saya sama sekali tidak menyangka hal itu akan membawa saya debut sebagai penulis.

Bahkan sekarang, setelah tawaran itu datang dan buku ini resmi terbit, saya masih merasa seperti sedang bermimpi.

Apalagi saya merasa diri saya bukan orang yang berpendidikan tinggi, jadi saya pikir profesi penulis yang bertarung melalui media tulisan adalah sesuatu yang sangat jauh dari jangkauan saya.

Bagi orang tua saya pun, saya pasti terlihat seperti anak bodoh yang dulu pernah bilang, "Aku akan mengejar mimpi jadi komikus sampai umur 27, jadi aku akan jadi pekerja paruh waktu dan tetap tinggal di rumah." Saat mendengar saya sekarang jadi penulis Light Novel bukannya komikus, mereka pasti membatin, "Anak ini bicara apa, sih?"

Namun jika diingat kembali, demi menjadi komikus, saya dulu mengonsumsi berbagai film, manga, anime, dan Light Novel secara gila-gilaan.

Saat libur musim panas, saya bisa menonton tujuh film sehari. Dinding kamar saya semuanya tertutup rak buku, bahkan sampai tidak muat dan menumpuk di lantai. Ternyata semua itu telah menjadi darah dan daging bagi karya saya.

Sekarang, di apartemen tempat saya tinggal sendiri, seluruh dinding di dua kamar saya sudah penuh dengan rak buku, dan itu pun masih belum cukup hingga saya mulai berpikir untuk pindah ke tempat yang lebih luas.

Karya yang saya tulis kali ini berawal dari rasa kurang suka saya terhadap genre harem. Lebih tepatnya, saya selalu kesulitan jika di akhir cerita harem sang protagonis harus memilih satu pahlawan wanita saja.

Karena ini genre isekai, saya pikir harem end boleh-boleh saja, tapi rasa tidak nyaman itu tidak hilang begitu saja. Anehnya, saat mencoba menulis harem karena mengikuti tren, ceritanya malah melenceng ke arah komedi... Karena itulah, saya memikirkan ide baru untuk karya berikutnya, dan terciptalah karya tentang 'Budak' ini.

Sebagai catatan, saya hanya tidak suka melihat adegan pahlawan wanita yang ditolak; saya tidak membenci genre harem itu sendiri.

Meskipun karya ini ditulis oleh orang seperti saya, saya akan sangat bahagia jika Anda bisa menikmatinya.

Sebagai penutup, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam karya ini, dan kepada Anda semua yang telah membelinya.



Previous Chapter | ToC | End Vol 1

Post a Comment

Post a Comment

close