NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Yuusha-kei ni Shosu: Choubatsu Yuusha 9004-tai Keimu Kiroku Volume 6 Afterword

Kata Penutup


Salam sejahtera. Saya Roket Shokai.

Saya sangat menyukai tipe penjahat yang menyerang sambil berteriak, "Kehyah!" Saya menyebut tipe antagonis seperti ini dengan istilah "Kehyalist". Kali ini, izinkan saya memperkenalkan beberapa senjata yang saya rasa sangat cocok untuk digunakan oleh seorang Kehyalist.

Sebagai seorang Kehyalist, tentu seseorang harus sangat selektif dalam memilih senjata untuk menyerang lawan. Ada begitu banyak jenis senjata untuk memberikan damage kepada orang lain, sehingga cukup membingungkan untuk memilihnya. Berikut ini adalah beberapa lini senjata yang bisa menjadi acuan, meski hanya sebagian kecil saja.

Semoga ini bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi Anda sekalian, seandainya suatu saat nanti Anda terpaksa harus memilih senjata yang bersifat Kehyalistic.

Pertama-tama, sebagai senjata dasar seorang Kehyalist, pisau pasti menempati urutan teratas. Senjata ini bahkan digunakan oleh militer karena tingkat portabilitasnya yang tinggi.

Seorang Kehyalist yang berdandan seperti badut dan menyerang sambil memainkan banyak pisau seperti atraksi sulap memiliki nilai hiburan tersendiri, dan sangat populer di industri ini. Mengolesi bilahnya dengan racun kelumpuhan juga pilihan yang bagus.

Namun, pada dasarnya pisau adalah senjata yang "kuat". Tidak aneh jika senjata ini digunakan oleh pembunuh bayaran kelas satu atau agen rahasia veteran dalam karya fiksi. Sebagai seorang Kehyalist, seseorang tentu ingin menggunakan senjata yang sedikit lebih aneh.

Contohnya, cakar besi. Jika itu adalah cakar besi yang bisa mengalirkan arus listrik saat menyentuh lawan, nilai artistiknya akan meningkat pesat.

Kita bisa membayangkan dia sanggup melumpuhkan lawan hanya dengan goresan tipis... tapi kemudian, saat alat penyiram air (sprinkler) menyala, dialah yang justru tersengat listrik dan hancur sendiri. Akhir yang tragis seperti itu sangat mudah dibayangkan.

Selain itu, gergaji mesin dengan bilah berbentuk cakram (umumnya disebut Buzzsaw) juga memiliki kecocokan yang sangat baik dengan Kehyalist.

Anda bisa membawa banyak gergaji ini dan memainkannya seperti atraksi sulap, atau menanamnya di tulang rusuk atau lengan sambil membual, "Aku adalah senjata manusia yang sesungguhnya! Aku punya keuntungan mutlak dengan jumlah bilah ini!" lalu menyerang lawan.

Hanya dengan begitu, akan muncul efek yang membuat orang berpikir, "Ah, dia pasti bakal hancur sendiri," atau "Pasti susah menjalani hidup dengan menanam gergaji mesin yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kelangsungan hidup ke dalam tubuh sendiri."

Terlebih lagi, karena kita bisa dengan mudah membayangkan pemandangan di mana si Kehyalist akhirnya terbelah dua secara sadis oleh Buzzsaw kebanggaannya sendiri, maka tingkat kecocokan senjata ini sebagai senjata Kehyalist pun semakin meningkat.

Saya rasa, senjata yang memiliki mekanisme untuk menuntun penggunanya menuju kehancuran diri sendiri adalah poin yang sangat penting.

Akhir kata, saya merasa sangat bersyukur bisa menulis hingga volume keenam ini. Ini semua berkat dukungan Anda sekalian yang telah sudi membacanya, dan saya tidak bisa membendung rasa terima kasih yang mendalam ini.

Melalui kesempatan ini, saya ingin menyatakan komitmen saya untuk terus bekerja keras demi membalas budi kepada pihak editor, Mefisto-sensei, Nabeta Keiko-sensei yang kembali menggambar peta kali ini, seluruh tim desain, dan yang terpenting, kepada para pembaca sekalian.




Previous Chapter | ToC | End Vol 6

Post a Comment

Post a Comment

close