Kata Penutup
Salam sejahtera.
Saya Roket Shokai.
Saya
sangat menyukai tipe penjahat yang menyerang sambil berteriak, "Kehyah!"
Saya menyebut tipe antagonis seperti ini dengan istilah "Kehyalist".
Kali ini, izinkan saya memperkenalkan beberapa senjata yang saya rasa sangat
cocok untuk digunakan oleh seorang Kehyalist.
Sebagai
seorang Kehyalist, tentu seseorang harus sangat selektif dalam memilih
senjata untuk menyerang lawan. Ada begitu banyak jenis senjata untuk memberikan
damage kepada orang lain, sehingga cukup membingungkan untuk memilihnya.
Berikut ini adalah beberapa lini senjata yang bisa menjadi acuan, meski hanya
sebagian kecil saja.
Semoga
ini bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi Anda sekalian, seandainya suatu
saat nanti Anda terpaksa harus memilih senjata yang bersifat Kehyalistic.
Pertama-tama,
sebagai senjata dasar seorang Kehyalist, pisau pasti menempati urutan
teratas. Senjata ini
bahkan digunakan oleh militer karena tingkat portabilitasnya yang tinggi.
Seorang Kehyalist
yang berdandan seperti badut dan menyerang sambil memainkan banyak pisau
seperti atraksi sulap memiliki nilai hiburan tersendiri, dan sangat populer di
industri ini. Mengolesi bilahnya dengan racun kelumpuhan juga pilihan yang
bagus.
Namun,
pada dasarnya pisau adalah senjata yang "kuat". Tidak aneh jika
senjata ini digunakan oleh pembunuh bayaran kelas satu atau agen rahasia
veteran dalam karya fiksi. Sebagai seorang Kehyalist, seseorang tentu
ingin menggunakan senjata yang sedikit lebih aneh.
Contohnya,
cakar besi. Jika itu adalah cakar besi yang bisa mengalirkan arus listrik saat
menyentuh lawan, nilai artistiknya akan meningkat pesat.
Kita bisa
membayangkan dia sanggup melumpuhkan lawan hanya dengan goresan tipis... tapi
kemudian, saat alat penyiram air (sprinkler) menyala, dialah yang justru
tersengat listrik dan hancur sendiri. Akhir yang tragis seperti itu sangat
mudah dibayangkan.
Selain
itu, gergaji mesin dengan bilah berbentuk cakram (umumnya disebut Buzzsaw)
juga memiliki kecocokan yang sangat baik dengan Kehyalist.
Anda bisa
membawa banyak gergaji ini dan memainkannya seperti atraksi sulap, atau
menanamnya di tulang rusuk atau lengan sambil membual, "Aku adalah senjata
manusia yang sesungguhnya! Aku punya keuntungan mutlak dengan jumlah bilah
ini!" lalu menyerang lawan.
Hanya
dengan begitu, akan muncul efek yang membuat orang berpikir, "Ah, dia
pasti bakal hancur sendiri," atau "Pasti susah menjalani hidup dengan
menanam gergaji mesin yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan
kelangsungan hidup ke dalam tubuh sendiri."
Terlebih
lagi, karena kita bisa dengan mudah membayangkan pemandangan di mana si Kehyalist
akhirnya terbelah dua secara sadis oleh Buzzsaw kebanggaannya sendiri,
maka tingkat kecocokan senjata ini sebagai senjata Kehyalist pun semakin
meningkat.
Saya
rasa, senjata yang memiliki mekanisme untuk menuntun penggunanya menuju
kehancuran diri sendiri adalah poin yang sangat penting.
Akhir kata, saya
merasa sangat bersyukur bisa menulis hingga volume keenam ini. Ini semua berkat
dukungan Anda sekalian yang telah sudi membacanya, dan saya tidak bisa
membendung rasa terima kasih yang mendalam ini.
Melalui
kesempatan ini, saya ingin menyatakan komitmen saya untuk terus bekerja keras
demi membalas budi kepada pihak editor, Mefisto-sensei, Nabeta Keiko-sensei
yang kembali menggambar peta kali ini, seluruh tim desain, dan yang terpenting,
kepada para pembaca sekalian.
Previous Chapter | ToC | End Vol 6



Post a Comment