NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Jinsei ni Tsukare Tadorisuita Mura de, Bijotachi ga Ore o Hanasanai de Kurenai V1 Afterword

 Penerjemah: Flykitty

Proffreader: Flykitty


Afterword

Halo semuanya, aku Myon.


Kali ini aku menulis karya baru berjudul "Jinsei ni Tsukare Tadoritsuita Mura de, Bijotachi ga Ore o Hanashite Kurenai".


Tema ceritanya adalah seseorang yang lelah dengan kehidupan di kota lalu mengalir sampai ke pedesaan, dan di sana dia didekati oleh para wanita yang erotis. Kira-kira bagaimana kalian menerimanya?


Apakah kalian merasa ceritanya menarik, para heroinenya terasa erotis, atau bahkan berpikir, "Kalau ada tempat seperti ini, aku juga ingin pergi ke sana!"? Jika kalian bisa merasakan hal-hal seperti itu meski hanya sedikit, aku akan sangat senang!


Nah… ya… begitulah.


Setiap kali aku mengerjakan karya baru seperti ini, ada sesuatu yang selalu kurasakan… tidak, sebenarnya ini juga sesuatu yang terus kurasakan bahkan pada karya-karyaku yang lain, yaitu bahwa semua ini benar-benar bisa terwujud berkat dukungan dari begitu banyak orang.


Tentu saja, tidak perlu diragukan lagi bahwa dukungan dari para pembaca yang telah membeli buku ini sangatlah besar. Namun ada satu hal lagi yang membuat karya ini terlihat semakin baik, yaitu keberadaan ilustrator.


Untuk karya ini, ilustrasinya aku percayakan kepada Gizan-sensei.


Yah… bagaimana menurut kalian!?


Sangat cabul… maksudku sangat erotis… ehm, ehm!


Bukankah para heroine yang penuh pesona, seksi, dan imut itu bisa tersampaikan dengan sangat baik?


Bahkan saat pertama kali aku menerima ilustrasinya—dalam tahap sketsa kasar—aku sudah sangat bersemangat. Rasanya seperti, "Ini bakal jadi sesuatu yang luar biasa!!" sampai-sampai semangatku melonjak tinggi sekali (tertawa).


Semakin banyak volume yang terbit, semakin banyak ilustrasi yang bisa kita lihat…!


Memikirkan hal itu saja sudah membuatku semakin bersemangat. Walaupun aku tidak pernah bertemu langsung dengan Gizan-sensei, aku tetap merasa sangat bersyukur bisa bekerja bersama beliau. Karena itu aku juga berharap karya ini bisa terus berlanjut lama, agar Gizan-sensei bisa terus menggambar ilustrasinya!


Baiklah, mulai dari sini aku ingin sedikit berbicara lebih dalam.


Kali ini salah satu tema ceritanya adalah pedesaan. Aku sendiri berasal dari kota kecil di Prefektur Shimane yang populasinya cukup sedikit, jadi aku merasa cukup memahami kehidupan di pedesaan.


Namun latar cerita kali ini bukan sekadar kota kecil, melainkan sebuah desa… tempat yang bahkan lebih kecil lagi. Karena itu aku melakukan banyak riset, dan juga berdiskusi dengan editor untuk menyesuaikan berbagai detail cerita.


Menulis adegan mesra antara tokoh utama dan para heroine—atau adegan yang agak erotis—adalah sesuatu yang cukup kuasai, jadi bagian itu bisa kutulis dengan lancar. Tapi karena ini tetap sebuah cerita, tentu saja tidak bisa hanya menulis bagian itu saja… yah, begitulah.


Ada banyak bagian yang benar-benar sulit.


Terutama mengenai Reina, ibu dari Mina. Aku sampai harus menulis ulang beberapa bagian, termasuk memikirkan apa yang biasanya dia lakukan dalam kehidupan sehari-hari… kalau diingat-ingat lagi rasanya memang cukup berat.


Namun di saat yang sama, karena aku ingin membuat karya ini menjadi lebih baik, aku bisa terus berusaha. Jadi kurasa tidak apa-apa kalau sesekali aku juga memuji diriku sendiri (tertawa).


Meski begitu, selama membuat karya ini aku juga kembali berpikir bahwa pedesaan memang tempat yang bagus.


Kota besar memiliki banyak kemudahan, dan tentu saja kemudahan seperti itu tidak bisa ditemukan di pedesaan. Tapi karena aku sendiri sudah lama hidup di tempat seperti itu, aku bisa kembali menyadari keindahannya.


Menulis cerita membuatku merasa bersyukur atas tempat aku tinggal dan kehidupan yang kumiliki. Rasanya memang sedikit aneh, tapi mungkin perasaan seperti itu juga merupakan salah satu hal penting dalam hidup manusia.


Baiklah, aku sudah menulis cukup banyak, jadi sekarang saatnya penutup!


Aku benar-benar senang bisa mendapat kesempatan untuk menulis karya ini. Dan yang lebih membuatku bahagia adalah ketika editor mengatakan bahwa karya ini bagus.


Aku ingin melanjutkan cerita ini lebih jauh.


Aku ingin memperluas dunia para tokohnya, dan suatu hari membawa mereka menuju akhir cerita yang benar-benar memuaskan bagiku sendiri.


Kalau boleh berharap lebih, aku bahkan ingin menulisnya tanpa batas, dan menjadikannya karya panjang seperti seri "Otomai" yang juga sedang berjalan saat ini.


Yah, mungkin ini lebih seperti harapan atau keinginan saja, tapi karena itulah aku sangat berharap semakin banyak orang yang membaca karya ini. Aku akan terus berdoa, berdoa, dan berdoa lagi agar semakin banyak orang membacanya (tertawa).


Tulisan ini memang menjadi cukup panjang, tapi sekali lagi terima kasih banyak karena telah mengambil dan membaca "Jinsei ni Tsukare Tadoritsuita Mura de, Bijotachi ga Ore o Hanashite Kurenai".


Kita pasti akan bertemu lagi… di kelanjutannya!


Mohon dukungannya!!


Previous Chapter | ToC | 

Post a Comment

Post a Comment

close