Penerjemah: Nels
Proffreader: Nels
Prologue
Bunga api.
Membakar bumi, menghanguskannya, yang mekar dengan bangga adalah kobaran api.
Bunga-bunga indah menjadi abu, dan padang rumput yang hijau segar membara bagaikan karpet emas.
Pemandangan tak lazim di mana hanya kematian yang meluap.
Di tempat di mana api neraka bergolak itu, dua sosok saling berhadapan.
Keduanya tampak tenang.
Tidak ada tanda-tanda ketegangan, juga tidak tampak terbebani.
Salah satunya adalah pria bertubuh raksasa dengan dua tanduk di dahi.
Yang dihadapinya adalah pemuda berpakaian hitam, dengan separuh wajah kirinya tertutup topeng.
Di leher pria bertubuh raksasa itu terukir angka yang menunjukkan keberadaannya.
Sesuatu yang disebut Antitesis Buangan.
Identitas asli pria itu adalah Iblis——keberadaan yang diusir dari Kota Iblis Helheim.
Lawannya adalah pemuda berpakaian hitam yang misterius.
"Dengan kemampuan segitu kau mengaku sebagai 'Essence of Magic, Mimir'?"
"Benar."
Tanpa gentar, dengan sikap berani Ars mengiyakan.
"Benar-benar bocah yang sombong. Akan kuajari kau arti kekalahan."
"Ya, kumohon ya——aku menaruh harapan padamu."
"Apa?"
Saat pria Iblis itu mengerutkan alis dengan curiga, si pemuda merentangkan kedua tangannya dengan senang.
"Sihir yang tidak kuketahui——"
Seolah tak tertahankan lagi, pemuda itu mengangkat sudut mulutnya dengan ganas.
——Perdengarkanlah sihir itu padaku.



Post a Comment