NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Mugen no Majutsu Shi Maryoku Nashi de Heimin no Ko to Hakugai Sareta Ore ⁓ Jitsuha Mugen no Maryoku Mochi Volume 2 Afterword

Kata Penutup


Para pembaca sekalian, sudah lama kita tidak berjumpa.

Berkat diet soun, aku berhasil menurunkan berat badan sebanyak lima kilogram. Aku adalah Leonard D, penulis yang mengidap penyakit chuunibyou abadi.

Pertama-tama, aku ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para pembaca yang telah memegang buku ini, kepada ilustrator kami, ye_jji-sama, serta seluruh pihak yang telah membantu dalam proses penerbitan karya ini.

Kehidupan kepenulisanku akan segera memasuki tahun ketujuh. Jumlah buku yang kuterbitkan pun direncanakan akan mencapai dua puluh volume pada tahun fiskal ini, sehingga akhirnya aku mulai memiliki rasa percaya diri untuk hidup sebagai seorang penulis.

Selama enam tahun terakhir ini, banyak hal yang telah terjadi. Mulai dari lesunya angka penjualan buku akibat pandemi COVID-19, menderita kurang tidur karena harus menjalani double work, hingga kehilangan 200.000 yen karena main FX (ya, itu salahku sendiri, sih).

Rasanya bukan sekadar naik turun gunung lagi, tapi terkadang aku harus melewati rawa, padang pasir, hutan rimba, meski sesekali ada kedai teh yang nyaman untuk beristirahat di puncak bukit.

Meskipun kehidupan sebagai penulis ini penuh dengan suka dan duka, aku mulai merasa bahwa apa yang kulakukan selama ini tidaklah salah.

Ke depannya pun aku akan terus menulis dengan seluruh jiwa dan raga, jadi dengan penuh kerendahan hati—bahkan hingga bersujud—aku memohon dukungan kalian semua.

Berikut ini mengandung spoiler untuk cerita utama, jadi harap berhati-hati.

Mulai volume ini, Rest dan saudari kembar sang heroine akhirnya masuk ke Akademi Kerajaan. Mereka memulai hidup baru dengan bertemu banyak teman sekelas, kakak kelas, hingga guru-guru.

Ditambah lagi dengan kehadiran Celestine sebagai heroine baru (+alfa), mendampingi Viola, Primula, dan Yuri, lingkungan di sekitar Rest kini menjadi semakin meriah ya.

Celestine adalah salah satu karakter favoritku secara pribadi, jadi dalam versi cetak ini, aku menambah porsi kemunculannya secara signifikan.

Pergi ke pusat latihan bisbol bersama, masuk ke sauna, hingga diselamatkan saat diserang oleh orang mencurigakan... aku sangat menikmati proses penambahan adegan yang tidak ada di versi WEB ini demi menggambarkan hubungan yang lebih intim antara dia dan Rest.

Terutama pada adegan di pusat latihan bisbol, aku akhirnya bisa menuliskan betapa kerasnya perjuangan dan stres yang ia pendam akibat ulah tunangannya itu. Seanggun dan seberadab apa pun seorang riri putri bangsawan, pasti ada batas kesabaran yang bisa habis, jadi aku senang bisa memberinya kesempatan untuk melepas penat.

Di sisi lain, muncul musuh baru yaitu Pangeran Bodoh Rodell. Muncul pula pria yang tampak seperti dalang yang bergerak di balik layar, sehingga bagian akhir cerita ini menyisakan atmosfer yang sedikit mencekam. Kira-kira, kejahatan apa yang akan mereka rencanakan selanjutnya?

Rest sendiri akhirnya akan dianugerahi gelar kebangsawanan setelah berhasil mengalahkan musuh besar, Demonic Beast Sabnock, tapi sepertinya ia akan terus dilanda berbagai masalah ke depannya.

Sebagai penulis, aku merasa kasihan seolah ini masalah orang lain, tapi di sisi lain aku merasa, "Kamu dikelilingi empat gadis cantik, jadi berjuanglah, tahan sedikit penderitaan itu, minggir sana biar aku yang gantiin, atau mending kamu meledak saja sekalian."

Akan menjadi kebahagiaan luar biasa bagi saya jika bisa menyampaikan kelanjutan kisah mereka di kesempatan lain.

Demikianlah. Mohon dukungannya selalu untuk "Infinite Mage" ke depannya.

Sembari berdoa kepada seluruh Dewa, Buddha, dan Iblis agar hari di mana kita bisa bertemu lagi segera tiba.

Leonard D




Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close