NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Munou to Iware Tsuzuketa Madoushi, Jitsu wa Sekai Saikyou Nanoni Yuuhei Sareteita node Jikaku Nashi V6 Prologue

 Penerjemah: Nels

Proffreader: Nels


Prologue

Angin bertiup kencang dengan liar.


Di bawah langit biru di mana matahari menggantung di angkasa dan awan berarak perlahan, dua bayangan tercermin di bumi.


Udara yang mengalir di antara keduanya penuh dengan ketegangan, begitu berat hingga rasanya sulit untuk bernapas.


Niat membunuh bersemayam di mata keduanya, dan cahaya kejam terlihat samar-samar di kedalaman tatapan mereka.


"Apakah anda sudah siap?"


Yang membuka mulut adalah seorang gadis berambut perak—seseorang yang dipanggil Yulia.


Meski wajahnya masih menyisakan kesan muda, tubuhnya menggambarkan lekukan indah layaknya sebuah karya seni. Dalam setiap gerak-geriknya, tercium aroma sensualitas yang aneh bersamaan dengan keanggunan. Kehadirannya yang mendominasi dan intimidasi yang dipancarkannya begitu dahsyat hingga membuat siapa pun tanpa sadar ingin berlutut.


Namun, wanita yang berhadapan dengan Yulia tidak gentar oleh intimidasi itu, ia menepis ringan rambut sampingnya lalu menyunggingkan senyum. Dalam senyuman itu bersemayam kepercayaan diri yang tenang dan tekad yang tak tergoyahkan, seolah memantulkan kembali tekanan Yulia. Karenanya, ketegangan yang mengalir di antara keduanya semakin memuncak.


"Fufu, ya, tentu saja."


Rambut emas yang memantulkan sinar matahari menjadi acak-acakan karena angin, dan pakaian yang menyembunyikan tubuh montoknya terkena debu tanah.


Walau begitu, keanggunannya tidak berkurang, dan ekspresinya yang memikat begitu indah hingga membuat siapa pun yang melihatnya terpesona. Kecantikannya sama sekali tidak kalah jika dibandingkan dengan Yulia; ia adalah wanita cantik yang tiada taranya.


Namun, jika ada satu hal yang berbeda dengan Yulia, itu adalah perbedaan atmosfernya.


Jika Yulia diselimuti atmosfer yang hening, dia diselimuti atmosfer yang glamor dan berkilauan.


"'Saint' Yulia. Tunjukkanlah kemampuan anda kepada saya."


Dia adalah Ratu Hel dari Helheim, sekaligus Mahkota Kedua dari 12 Supreme Mage Kings, Lilith.


Sosok yang memimpin orang-orang, dan penguasa yang memiliki kekuasaan mutlak.


Karena itu, sikap angkuh dan semena-mena sangat cocok untuk Lilith.


"Akan saya perlihatkan sepuasnya. Maka dari itu, saya akan mengambil kepala Anda."


Mengarahkan ujung pedang panjangnya ke Lilith, Yulia menyunggingkan senyum yang mengerikan.


Namun, di matanya tidak ada sedikit pun rasa senang, tatapannya dingin membekukan.


Meski terpapar tatapan dingin seperti es itu, sikap Lilith tidak goyah sedikit pun.


"Itu baru semangat. Kalau begitu, mari kita mulai."


Keheningan menyusul setelah kata-kata Lilith. Tak lama kemudian, entah siapa yang memulai, mereka membuka mulut.


——'Heavenly Domain Expansion'


Previous Chapter | ToC | Next Chapter

0

Post a Comment

close