NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Main Heroine yori Kawaii Mobu no Tanaka-san V1 Prologue

 Penerjemah: Miru-chan

Proffreader: Miru-chan


Prologue

Tiba-tiba saja, aku—Nakayama Tooru—adalah seorang reinkarnator.


Tapi, seperti yang bisa ditebak dari namaku, aku tidak bereinkarnasi menjadi protagonis atau penjahat di dunia fantasi pedang dan sihir. Aku bereinkarnasi menjadi karakter figuran (mob) dalam manga komedi romantis (rom-com) yang berlatar di Jepang modern.


Bagaimana aku bisa tahu kalau aku bereinkarnasi sebagai karakter figuran? Itu karena karakter-karakter yang kubaca di kehidupan sebelumnya sekarang ada tepat di depan mataku.


"Kaisei! Hari ini ayo makan siang bareng lagi!"


"Um, boleh saja, Mika."


"Ya ampun, Kaisei-kun, apa kamu bodoh? Hari ini kan kamu sudah janji mau makan siang denganku."


"Ah, benar juga. Maaf, Reno-san."


"Oni-chan! Karena aku sudah membawakan bekal, ayo kita makan bareng~"


Mereka yang sedang memancarkan aura seolah-olah akan terjadi keributan asmara (shuraba) ini adalah para karakter utama dari manga komedi romantis harem berjudul 『Heibon na Boku wo Shikihime ga Hotte Kurenai』.


Pemicu kembalinya ingatan kehidupan sebelumnya adalah saat aku menemukan sang protagonis dan gadis teman masa kecilnya di upacara penerimaan siswa SMP empat tahun lalu.


Nah, di sini aku punya pertanyaan untuk kalian semua.


Apa yang akan kalian lakukan saat menyadari bahwa kalian berada di dunia manga atau novel ringan yang pernah kalian baca? Apakah kalian akan murni menjadi pengamat dan menikmati kemesraan komedi romantis mereka? Menggunakan pengetahuan masa lalu untuk menaklukkan para heroine? Atau, mendukung Heroine favorit kalian agar bisa bersatu dengan sang protagonis?


Mungkin ada banyak jawaban lain, tapi jawabanku adalah ini:

Berpacaran dengan gadis figuran yang imut!


Ya. Dunia ini sedikit menyimpang. Mungkin karena ada pengaturan bahwa para heroine utama adalah gadis-gadis super cantik yang ditembak setiap hari, laki-laki di sekitar mereka hanya terobsesi pada para heroine utama tersebut. 


Anehnya, mereka sama sekali tidak menunjukkan minat romantis pada gadis-gadis figuran lainnya. Bahkan jika ada gadis yang lebih imut daripada heroine utama, mereka akan melewatinya dengan wajah datar atau berbicara seperti teman biasa saja.


Melihat pemandangan ini, aku sempat meragukan kewarasan para lelaki di sini.


Kalian ini kenapa bisa berinteraksi senormal itu dengan gadis seimut dia? pikirku.


Namun, aku segera menyadari bahwa ini adalah kesempatan emas. Sebab, jika gadis-laki selain heroine utama hampir tidak populer, itu berarti aku punya peluang untuk berpacaran dengan gadis super cantik yang sangat sesuai dengan seleraku—tipe yang mustahil bisa kupacari di kehidupan sebelumnya.


Tidak mungkin aku melewatkan kesempatan ini.

Karena itulah, aku memutuskan untuk mengabaikan para heroine utama dan mencari "Heroine" idamanku sendiri. 


Lalu, setelah tiga setengah tahun berlalu, aku menemukan gadis yang luar biasa.


"...? Ada apa, Nakayama-kun? Apa ada sesuatu di wajahku?"


"Tidak ada apa-apa, kok. Aku cuma sedang memperhatikanmu saja."


Dia adalah Tanaka-san, teman sebangku yang satu kelas denganku mulai tahun ini.


Rambut cokelat halus yang panjang hingga ke pinggang. Mata besar berbentuk almon dengan sudut mata yang lembut. Bibir indah berwarna ceri. Dada yang penuh meski tertutup blazer. Pinggang yang ramping proporsional. Pinggul besar tipe "ibu yang subur". Serta paha yang berisi.


Secara keseluruhan, dia tampak lembut dan memancarkan atmosfer tenang—benar-benar perwujudan dari gadis idaman tertinggiku. Terlebih lagi, kepribadiannya pun sangat baik, tenang, dan serius.


Dia mengerjakan tugas yang diberikan dengan diam dan teliti, tidak mengeluh saat diminta menggantikan jadwal piket, dan akan mengajariku dengan lembut jika aku kesulitan belajar.


Tapi, terkadang dia juga punya sisi ceroboh; seperti membersihkan tempat yang sudah dia bersihkan, atau salah memperkirakan jarak hingga kepalanya terbentur sesuatu. Dia adalah gadis mempesona yang membuatku tidak bisa berpaling dalam berbagai arti.


"Apa-apaan itu. Menurutku tidak ada senangnya melihat orang sepertiku. Kalau mau melihat, lebih baik Haruno-san atau Fuyusora-san saja, mereka lebih direkomendasikan."

"Ah~ kalau mereka berdua terlalu berkilauan buatku."


"Apa itu artinya aku tidak cukup berkilau sampai tidak layak dilihat terus-menerus?"


"Bukan begitu. Tanaka-san juga sangat berkilauan sampai mataku rasanya mau terbakar kalau terus melihatmu."


"っ!?"


"Ah, sudah tidak kuat. Mataku mati terbakar~"


"Iih, Nakayama-kun bodoh! Jangan menggodaku!"


Sosoknya yang menggembungkan pipi sambil memukul-mukulku dengan pelan itu benar-benar seperti malaikat. Sampai-sampai aku berpikir, apa boleh ada makhluk seimut ini di dunia? 


Padahal begitu, saat aku mencoba berkata pada teman sekelas, "Tanaka-san itu hebat ya," mereka hanya memberikan reaksi yang ambigu seperti, "Ah... Tanaka-san ya. Dia memang orang baik, sih."


Benar-benar tidak bisa dimengerti.


Apa kalian masih sehat?! Dibanding si sapi perah bermulut tajam yang merepotkan, atau si adik angkat loli tipe ceria yang berbakti, Tanaka-san itu 100.000.000x lebih imut tahu! 


Benar-benar sangat f*ck!


………………………….


Huuft. Ya sudahlah, lupakan.


Pokoknya, selagi para laki-laki di sekolah ini sibuk memuja para heroine utama, aku pasti akan menjadikan Tanaka-san—gadis paling imut di dunia (secara subjektif)—sebagai pacarku.


Nah, aku punya satu pertanyaan lagi buat kalian para pembaca. Kira-kira apa yang harus kulakukan mulai dari sekarang untuk semakin mempererat hubungan kami?


Masalahnya, di kehidupan sebelumnya aku cuma main bareng laki-laki terus, bahkan belum pernah sekalipun pegangan tangan sama perempuan. Aku ini cherry boy (perjaka) tulen, jadi aku sama sekali tidak tahu cara memperdekat jarak dengan lawan jenis.


Mohon sarannya sesegera mungkin.


Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close