NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Isekai Rakuraku Mujinto Life Volume 4 Prologue

 Penerjemah: Flykitty

Proffreader: Flykitty


Prologue

Jika ditanya, "Kalau hanya boleh membawa satu benda ke pulau terpencil, apa yang akan kamu bawa?", kira-kira jawaban apa yang paling tepat?


Aku sendiri tidak tahu jawabannya. Namun, setidaknya mulai sekarang, berapa kali pun aku ditanya, jawabanku akan selalu sama.


— "Kemampuan Crafting."


Karena itulah jawaban yang kuberikan di dunia mimpi, aku benar-benar memperoleh kekuatan itu saat dipindahkan ke sebuah pulau terpencil di dunia lain.


Bersamaku ada Chiyu, teman masa kecil yang pendiam namun penyayang, yang memperoleh sihir penyembuhan; Shion, gadis cantik berpenampilan anggun, yang memperoleh kemampuan mengetahui kebohongan; Shouko, gadis gyaru yang ceria, yang memperoleh kemampuan memanggil (summon); Minori, ketua kelas yang serius dan bertanggung jawab, yang memperoleh sihir atribut; Roa, pelayan yang lembut dan kalem, yang memperoleh kemampuan mengetahui apa yang diinginkan orang lain; Serina, gadis penyendiri, yang memperoleh kemampuan menciptakan penghalang (barrier); Luminous-sensei, guru yang sangat peduli pada murid-muridnya, yang memperoleh sihir cahaya dan panas; Urume, gyaru berkulit gelap yang gemar menggoda orang lain, yang memperoleh kemampuan menyelesaikan riasan dalam sekejap; serta Miyao, anggota klub bola voli bertubuh tinggi, yang memperoleh kemampuan berubah wujud.


Bersama kesembilan wanita itu, aku, Kuno Sousuke, menjalani kehidupan di sebuah pulau terpencil di dunia lain.


Tujuan kami adalah kembali ke Bumi sambil tetap mempertahankan kemampuan serta ingatan yang kami peroleh di pulau terpencil ini.


Saat ini, hari kesembilan kehidupan kami di pulau terpencil.


Previous Chapter | ToC | Next Chapter

0

Post a Comment

close