NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Tenkou-saki no Seiso Karen na Bishoujo Volume 1 Afterword

Kata Penutup


Salam kenal, aku Hibari Yu! Atau lebih tepatnya, kucing maskot (dalam latar cerita) dari Hibari Yu, sebuah pemandian umum di suatu kota. Nyaa! Terima kasih banyak sudah membeli The Pure and Lovely Transfer Student Girl Was My Childhood Friend I Used to Play With Thinking She Was a Boy! Aku sangat senang bisa menghadirkan buku ini ke dunia.

Ini adalah sebuah cerita komedi romantis yang dipenuhi dengan berbagai hal yang aku "sukai". Meskipun bergenre komedi romantis, aku menulisnya dengan fokus yang kuat pada masa muda. Perasaan samar yang belum sepenuhnya menjadi cinta, kebingungan akibat perubahan selama bertahun-tahun terpisah, serta ikatan yang tak terbantahkan—menyenangkan sekaligus terasa manis-pahit dan membuat gemas. Itulah kisah masa muda bernuansa getir yang ingin kukemas. Bagaimana menurut kalian?

Ketika aku menunjukkan draf pertamanya kepada editor, beliau sempat berkomentar, mungkin karena aku terlalu fokus pada unsur masa mudanya, "Kurang greget komedi romantisnya!?" (tertawa).

Aku telah menaburkan berbagai hal kesukaanku di sekujur cerita ini. Hobiku, berkebun, adalah salah satunya. Berkebun itu seperti game merawat tanaman yang serius dan membutuhkan kerja keras, namun kepuasan saat melihat usaha kita berbuah manis sungguh tak tertandingi. Terong dan tomat bisa ditanam di dalam pot lho—sangat direkomendasikan! Nama-nama seperti Kirishima, Nikaido, Mitake, Murao, dan Takura mungkin terdengar akrab bagi pembaca yang jeli; semuanya adalah merek sake favoritku. Keahlian memasak Hayato yang praktis ala camilan juga merupakan hasil dari hobi dan kesukaanku. Teehee!

Kota dan pedesaan dalam cerita ini memiliki latar dunia nyata: kota besar mengadaptasi Tokyo, area pusat perbelanjaannya mengambil inspirasi dari Ikebukuro, sedangkan pedesaan Tsukino-se didasarkan pada desa-desa pegunungan di prefektur asal kediamanku di Prefektur Nara.

Kisah ini baru saja dimulai. Aku akan terus menggambarkan bagaimana Hayato dan Haruki meraba-raba langkah mereka bersama-sama, perubahan bertahap dalam diri mereka, serta lingkungan sekitar yang terus berkembang. Mohon terus dukung dan awasi perjalanan mereka ya.

Terima kasih kepada Editor K yang telah sabar menghadapi berbagai kerepotanku, kepada ilustrator Shiso atas karya seninya yang luar biasa indah, kepada semua pihak yang telah mendukungku, dan tentu saja kepada kalian, para pembaca, yang telah membaca sampai titik ini. Aku sangat mengharapkan dukungan kalian selanjutnya.

Ingin kita bertemu lagi? Kirimkan surat penggemar ya! Bingung mau menulis apa? Cukup tulis "Nyaa!" saja sudah kok!

Nyaa!

Hibari Yu


Previous Chapter | ToC

Post a Comment

Post a Comment

close