Sesi Curhat
Santai Paruh Kedua Bab 14 · Edisi Monster
Sesi Curhat
Santai Paruh Kedua Bab 14 · Edisi Monster
Orc Centaurus
( `ω´ )ゝ: “Halo—aku ork sapi, bukan kuda.”
Wolf-Orc
( `◇´ )ゝ: “Entah
sapi, kuda, atau babi… aku sih Wolf-Ork.”
Giant Orc
(:3」∠) : “Halo, aku Ork
Raksasa yang juga chimera. Sebenarnya, aku adiknya Ork Raksasa yang muncul di
paruh pertama.”
Orc Centaurus
(;゚Д゚) : “Hah? Serius? Maksudnya yang beneran serius itu?!”
Giant
Orc
(:3」∠) : “Iya.
Serius yang beneran serius.”
Orc
Hydra
( ・ ・ ・ ・ ・ ・ ・ ・ ・ ・ ・ ) : “Halo… aku terlahir karena orang tuaku
yang masih hidup malah kabur.”
Orc Serangga
(;´Д`) : “Tolong jangan bikin wajahmu makin ribet, dong.”
Orc Raksasa Berskala
(`・ω・´) : “Di sana pertarungannya
heroik dan mengagumkan, ya.”
Orc Serigala
(※◕ω◕) : “Ah—bos yang satu itu baunya
parah banget.”
Orc Centaurus
(※◕ω◕) : “Tapi justru setelah bau,
bosnya malah jadi kuat, lho.”
Orc Raksasa Berskala
( ´・ω・) : “Sedih….”
Orc Raksasa
(´;ω;`) : “Tolong hentikan itu.”
Orc Raksasa
Berskala
( ´・ω・) : “Padahal secara performa, dulu dia nyaris tak terkalahkan, tapi ya….”
Orc Serangga
(;´Д`) : “Yah, mungkin memang
lawannya yang terlalu buruk….”
Orc Serigala
( `◇´ )ゝ: “Kalau
melawan Jackal sih, sebenarnya dia bertarung dengan baik kok….”
Orc
Mobb-Cannon
( ー_ー) : “Ehm… setelah pertarungan selesai, aku
malah dibakar jadi daging panggang….”
Para Orc
(;´Д`) : “Oh…… gitu ya.”



Post a Comment