NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Chitose-kun wa Ramune Bin no Naka (Chiramune) Volume 2 Epilog

Epilog

Si Gadis


Ini adalah kisah tentang romansa sejati.

Kapan tepatnya momen ketika seseorang jatuh cinta?

Dalam kebanyakan kasus, hal itu dimulai dengan menemukan sesuatu yang kecil untuk dikagumi dari diri seseorang.

Mereka bisa berlari lebih cepat dariku. Mereka lebih tinggi. Mereka pandai tertawa di saat yang tepat. Ataukah karena mereka sangat mirip denganku.

Lalu, kau mulai lebih memperhatikan mereka dibandingkan orang lain.

Dan karena matamu tertuju pada mereka, kau ingin tahu lebih banyak tentang mereka. Kau ingin bicara dengan mereka. Kau ingin menjadi dekat dengan mereka. Mungkin, bahkan menyentuh mereka. Kenapa tidak?

Namun, jika kau butuh alasan untuk melangkah lebih jauh, maka kau harus memberi nama pada perasaan itu.

Sejujurnya, itu mungkin bukan cara yang tepat untuk melakukannya.

Rasa ketertarikan yang keliru pada seseorang mungkin akan berujung pada hasil yang keliru pula. Kau mungkin berakhir dengan saling melewatkan satu sama lain hanya karena selisih yang tipis. Berulang kali.

Namun, sama seperti seorang pahlawan yang perlu mengibarkan panji keadilan saat melawan penjahat, kau perlu menyematkan nama "cinta" yang memanjakan itu pada perasaanmu saat kau ingin berteriak kencang bahwa kau menyukai seseorang.

Kau bisa menatap bulan yang bersinar di langit jauh itu sesukamu, tapi itu tidak berarti kau akan bisa mencapainya.

Jika kau terus menyeret langkahmu, kelinci yang menari di permukaannya mungkin akan merasa bosan dan melompat pergi sebelum kau sempat bertindak.

Memaksakan perasaan kagum sepihakmu pada seseorang—itu bukanlah apa yang disebut sebagai langkah pertama.

Itu hanyalah narsisme, memanjakan diri dalam emosi yang pahit-manis.

Dan jika kau akhirnya menyakiti seseorang sebagai hasilnya, maka itu terasa jauh lebih benar.

Di dunia ini, beberapa orang tidak bisa bertindak tanpa menuangkan hal-hal tertentu ke dalam kata-kata terlebih dahulu. Kau perlu mengangkat pistol jika kau ingin memiliki kesempatan untuk menembak jatuh bulan itu.

Itulah sebabnya kau harus memberi nama pada perasaan yang tak terbendung itu. Nama itu adalah cinta.

...Dan dari sinilah semuanya dimulai. Kisah tentang romansa yang (pastinya) nyata ini.



Previous Chapter | ToC | End V2

0

Post a Comment

close