NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Kanojo no ane wa 2-shu-me no kanojo V1 Afterword

 Penerjemah: Taksaka

Proffreader: Manahan


Afterword


Dulu, dalam kata penutup novel ringan zaman dulu, sering sekali ada kalimat semacam, "Hei, kamu yang sedang baca gratisan di toko buku! Cepat bawa buku ini ke kasir!"


Saya adalah tipe orang yang jarang mengintip isi buku di toko demi menghindari spoiler, dan lebih suka membacanya dengan saksama setelah membeli. Karena saya baru membaca kalimat semacam itu justru setelah membelinya, saya sering merasa gusar—seolah-olah dituduh melakukan kesalahan yang tidak saya perbuat. 


Jadi, terlepas dari sebagus apa pun isi ceritanya, jika ada kata pengantar seperti itu, penilaian bintang di otak saya otomatis berkurang 0,5 poin. Namun, setelah berada di posisi sebagai penulis yang menulis kata pengantar sendiri, saya jadi bisa berempati dengan perasaan penulis kala itu yang berusaha sekuat tenaga meningkatkan angka penjualan. Sekarang, saya diam-diam mengembalikan setengah bintang yang dulu pernah saya kurangi itu.


Di masa sekarang, di mana cara membeli buku sudah sangat beragam melalui toko daring maupun buku elektronik, saya merasa kata pengantar semacam ini sudah menjadi spesies langka yang terancam punah. Jika dibilang ini hanyalah perubahan zaman, mungkin memang benar, tapi ini juga merupakan bagian dari budaya yang dibangun oleh para pendahulu. Rasanya sayang jika budaya ini berakhir di generasi saya. (Mungkin karena ada orang-orang plin-plan seperti saya inilah, kebiasaan yang sudah ketinggalan zaman jadi sulit hilang dari masyarakat).


Oleh karena itu, kamu yang sedang baca gratisan di toko buku! Cepat bawa buku ini ke kasir!


Bagi para pembaca yang sudah membeli buku ini, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya dari lubuk hati yang terdalam, jadi tolong jangan turunkan penilaian bintangnya, ya!


Berikut adalah ucapan terima kasih saya.


Kepada Uiri-sama yang bertanggung jawab atas ilustrasi. Terima kasih banyak telah memberikan rupa yang manis dan warna kepada karakter-karakter yang tadinya hanya berupa untaian kata. Saya yakin mereka juga merasa senang.


Kepada Editor A yang mendampingi saya. Terima kasih atas berbagai saran dan bimbingannya selama penulisan karya ini. Mohon bantuannya selalu untuk ke depannya.


Dan terakhir, kepada seluruh pembaca. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah membaca hingga sejauh ini.


Saya berharap kita bisa bertemu lagi.



Sanada Tenyu


Previous Chapter | ToC | 

0

Post a Comment

close