NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Make Heroine ga Oosugiru Volume 8.5 Chapter 9

Penerjemah: Flykitty

Proofreader: Flykitty

Jarak Menuju Dirimu Berapa Tahun Cahaya


Pelajaran jam ketiga berakhir, dan para murid kelas 2-C satu per satu berdiri dari kursinya. Mereka akan pindah ruang kelas untuk pelajaran berikutnya.

 

Setelah memastikan sebagian besar teman sekelasnya sudah keluar, barulah Komari mulai mempersiapkan pelajaran berikutnya.

 

Di sekitar Komari yang menyiapkan buku pelajaran dengan gerakan lambat, cahaya terang berkilauan mulai berputar-putar.

 

──Itu Himemiya Karen. Saat berdiri di samping meja Komari, Karen menunjukkan senyum tanpa beban.

 

"Komari-chan sendirian? Anna pergi ke mana ya?"

 

"Ueh... e, eh..."

 

Melihat Komari tampak tegang, Karen menurunkan tingkat kilau cahayanya.

 

"Oh begitu, Anna kan petugas piket hari ini, mungkin dia pergi duluan ya. Berarti tinggal kita berdua saja."

 

"Emm...."

 

Bukk. Komari berdiri sambil memeluk buku pelajarannya.

 

"Kalau begitu aku ikut──eh, tunggu dulu! Komari-chan, ayo pergi bareng!"

 

Karen berlari kecil mengejar Komari yang mencoba keluar kelas sendirian.

 

"Mumpung ada kesempatan, kita ngobrol yuk?"

 

Komari dengan cepat mengetik sesuatu di ponselnya, lalu memperlihatkan layar itu kepada Karen.

 

[Tapi, kita harus pergi ke ruang audio visual]

 

"Aku juga ke sana?!"

 

Bahkan Himemiya Karen versi 8K pun hanya mampu menanggapi sebatas itu. Karen menempelkan tangan ke dadanya lalu menarik napas dalam-dalam.

 

"Baiklah, sekarang kuis. Siapa nama lengkapku?"

 

"...?"

 

Kebingungan dengan kuis yang tiba-tiba, Komari mengetik di ponselnya.

 

[Himemiya Karen]

 

"Ya, benar. Namaku Himemiya Karen. Nama lengkap Komari-chan adalah Komari Chika──tapi."

 

Karen berdeham kecil.

 

"Makanan favorit Komari-chan apa?"

 

"E, eh..."

 

Kebingungan dengan pertanyaan mendadak itu, Komari mengetik di ponselnya.

 

[Tahu telur]

 

Mendengar jawaban itu, Karen menepukkan kedua tangannya.

 

"Kalau tahu telur, aku juga sering makan! Yang kubeli di Seijo Ishii waktu itu enak sekali, tapi Komari-chan paling suka yang dari mana?"

 

Komari ragu sejenak sebelum mengetik jawabannya.

 

[Aku cuma pernah makan yang paket isi tiga yang dijual di toko obat]

 

"...Ehm, begitu ya. Tahu telur memang semuanya enak ya."

 

Karen menurunkan lagi tingkat kilau cahayanya. ...Pembicaraan tidak berkembang sesuai harapannya.

 

Melihat Himemiya Karen sang heroine 8K yang sedang kebingungan, Komari dengan ragu menunjukkan layar ponselnya.

 

[Dari sini ke ruang audio visual tinggal 85 detik lagi. Tidak perlu memaksakan ngobrol]

 

Setelah memastikan Karen melihat layar itu, Komari mempercepat langkahnya, meninggalkan Karen.

 

Tanpa jeda, Karen segera mendekat dan kembali berjalan di sampingnya.

 

"Aku senang kok ngobrol dengan Komari-chan."

 

"............"

 

Di mata Komari terlihat jelas kewaspadaan yang tak bisa ia sembunyikan. Karen menerimanya dengan senyum dan melanjutkan berbicara dengan suara lembut.

 

"Aku tadi bertanya bukan karena memaksakan mencari topik. Kalau kita saling mengenal sedikit demi sedikit seperti ini, setiap hari kita bisa makin akrab, kan?"

 

Cahaya itu perlahan semakin terang. Dari kejauhan, BGM mulai terdengar mendekat.

 

"Tapi kalau aku membuatmu tidak nyaman, maaf ya. Aku sering dimarahi karena jarakku terlalu dekat."

 

Tok. Karen mengetuk kepalanya sendiri.

 

Komari yang sejak tadi diam saja mencoba menyentuh ponselnya──lalu memasukkannya kembali ke saku.

 

"A-aku juga... ngobrol itu... Aku, tidak membencinya."

 

Ia bergumam pelan seperti suara nyamuk, lalu menundukkan kepala dengan wajah merah padam.

 

...Imut. Karen menelan kata-kata yang hampir keluar dari mulutnya.

 

Seolah menimpa intro BGM yang tanpa sadar mulai mengalun, terdengar suara ceria yang santai.

 

"Hah, kalian berdua mau ke mana? Sebentar lagi pelajaran mulai loh."

 

Pemilik suara itu adalah Yanami Anna. Ia muncul sambil memakan roti anpan yang dibelinya di kantin.

 

"Anna, pelajaran berikutnya di ruang audio visual. Buku pelajaranmu bagaimana?"

 

"Hah? Memangnya begitu ya?"

 

Ia berkata sambil menggigit lagi rotinya.

 

"L-lagipula kamu kan petugas piket. Tidak apa-apa nggak pergi?"

 

"Ah, iya juga! Tolong bilangin ke sensei dengan baik ya!"

 

Sambil memasukkan sisa roti ke mulutnya, Yanami berlari kembali ke arah kelas. Melihat punggungnya menjauh, keduanya saling menatap sambil mengangkat bahu.

 

"Anna memang tidak berubah ya. Aku harus menjelaskannya dengan baik ke sensei."

 

"So, soal itu... kuserahkan padamu."

 

"Baik. Himemiya Karen menerima tugasnya!"

 

Karen tertawa dengan suara jernih seperti lonceng kecil, sementara Komari membalas dengan senyum kaku──




Previous Chapter | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close