NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Yuusha Party wo Oidasareta Kiyoubinbou: Party Jijou de Fuyojitsushi wo Yatteita Kenshi ~ Bannou e to Itaru Volume 8 Prolog

Prolog

Dunia Luar


──Apakah dunia ini memiliki ujung? Dahulu kala, ada seorang petualang yang memiliki pertanyaan seperti itu.

Di dunia tempat kita tinggal ini, terbentang sebuah daratan luas yang mencakup berbagai negara seperti Kadipaten Hitia, Kerajaan Nohitant, dan Kekaisaran Saubel.

Di sisi timur daratan tersebut, terletak sebuah pulau yang relatif besar.

Pulau itu terdiri dari satu negara bernama Kyokuto, yang memiliki budaya dan adat istiadat unik yang berbeda dari daratan utama.

Selain itu, terdapat beberapa pulau kecil di sekitar daratan utama, namun tidak ada yang cukup besar untuk membentuk sebuah negara; pulau-pulau itu hanyalah bagian dari suatu negara tertentu, atau pulau tak berpenghuni.

Itulah seluruh gambaran dunia yang diketahui oleh umat manusia, dan tidak ada yang tahu apa yang ada di luarnya.

Petualang tersebut bersama rekan-rekannya pergi melaut demi membuktikan dengan mata kepala sendiri tentang apa yang ada di luar daratan utama.

Berangkat dari Kerajaan Nohitant yang terletak di barat daya daratan, mereka terus melaju ke arah barat meski harus menerjang ombak yang ganas. Hasilnya, mereka tiba di Kyokuto──titik paling timur dari dunia ini.

Kelompok petualang itu membuktikannya dengan mempertaruhkan nyawa.

"Dunia tidak memiliki ujung, dan jika kau terus melaju ke barat, pada akhirnya kau akan sampai di ujung paling timur daratan."

"Dunia ini terdiri dari daratan yang luas, pulau Kyokuto, dan pulau-pulau kecil lainnya."

Sejak saat itu, hal tersebut menjadi pengetahuan umum yang wajar bagi orang-orang.

Namun, pengetahuan umum itu bisa dikatakan benar, sekaligus salah.

──Bagaimana jika sebenarnya, dunia masih terbentang luas di luar sana?

Beberapa ratus tahun yang lalu, pada masa yang kini disebut sebagai zaman dongeng, umat manusia bertarung melawan Dewa Jahat, dan pada akhirnya mereka melarikan diri hingga sampai ke dunia ini.

Saat itu, umat manusia memiliki ambisi besar untuk "suatu hari nanti kembali ke kampung halaman mereka".

Namun, keinginan itu terkubur bersama sejarah. Kini, hampir tidak ada lagi orang yang tahu bahwa ada dunia yang terbentang di luar daratan ini.

Secara kebetulan, aku berhasil mengetahui bahwa dunia masih terbentang luas di luar dunia ini.

Sejak hari itu, aku bermimpi untuk pergi ke dunia luar. Aku ingin menjelajahi dunia luar yang merupakan akar dari umat manusia──.




Illustrasi | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close