Interlude 1
"Hei! Apa putriku masih belum ditemukan juga?! Apa
tidak ada informasi apa pun soal Karen!"
Di sebuah kediaman mewah yang berdiri di atas lahan yang
sangat luas──.
"Ka-kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kami sudah
mencari bersama keluarga Ansarage dan keluarga Albrela, tapi sampai saat ini
masih belum ada laporan saksi mata di mana pun……"
"Padahal aku sudah menawarkan hadiah sebesar itu,
tapi apa maksudnya semua ini……"
Duke Digort tampak memegangi kepalanya sambil
tertunduk lesu.
"Tuan Digort……. Sebenarnya ini sulit untuk
diucapkan, tapi fakta bahwa tidak ada satu pun saksi mata meski kita sudah
mengerahkan seluruh kekuatan, itu artinya……"
"Ja-jangan bicara sembarangan! Dengar ya, cari
dia sampai ketemu! Aku butuh Karen!"
Suara bentakan menggema di dalam ruangan itu.
Tiba-tiba, pintu besar ruangan tersebut terbuka
dengan kencang.
"Tu-Tuan Besar! Mohon maaf atas kelancangan
saya……!"
"A-apa
yang terjadi tiba-tiba begini?"
"Baru
saja ada laporan dari penjaga gerbang bahwa Nona Karen telah terlihat!"
"Uhuk?!
Uhuk, uhuk."
Situasi
yang benar-benar terasa seperti pucuk dicinta ulam pun tiba.
Tidak,
ini lebih dari sekadar rumor, ini adalah laporan yang tidak bisa diabaikan
begitu saja.
"A-apa katamu?! Uhuk, a-apakah itu
benar?!"
Sang Duke sontak berdiri sambil terbatuk karena
terkejut.
"Tidak salah lagi! Dikabarkan bahwa Nona Nina
dan Nona Remy juga sedang bersama beliau!"
"Se-semuanya selamat……?! Ini…… adalah keajaiban……"
Padahal
sampai baru saja tadi tidak ada informasi sedikit pun.
Bukan
sekadar perkembangan cepat, tapi informasi kepulangan mereka ke kota ini
membuat kekhawatiran yang menumpuk selama ini menguap seketika.
Sang
Duke kembali terduduk di kursinya seolah seluruh tenaga di tubuhnya telah
hilang.
"Lalu……
ba-bagaimana caranya putriku bisa……"
"Menurut
laporan, seseorang yang mengenakan perlengkapan hitam legam pergi menyelamatkan
mereka seorang diri, dan mereka berhasil dievakuasi!"
"Perlengkapan?
Apa dia seorang Treasure Hunter?!"
"Mohon
maaf. Identitasnya masih belum diketahui……"
"Be-begitu
ya……. Maaf. Itu wajar saja."
"Dan,
ada satu informasi lagi yang sulit dipercaya──"
"Hm?"
"Saat
ini, Nona Karen sudah bisa berjalan sendiri, Nona Nina sudah bisa melihat, dan
Nona Remy juga sudah kembali sehat, katanya……"
"Hah?!
A-APA?!"
Suara sang Duke yang belum pernah terdengar setinggi itu sebelumnya, kini bergema ke seluruh penjuru kediaman.



Post a Comment