NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Yuusha-kei ni Shosu: Choubatsu Yuusha 9004-tai Keimu Kiroku Volume 7 Afterword

Kata Penutup


Halo, senang bertemu lagi dengan kalian. Saya Rocket Shokai di sini.

Saya sangat menyukai tipe penjahat yang menyerang sambil berteriak "Kehyah!".

Saya menyebut tipe penjahat seperti itu sebagai "Kehyalist". Kali ini, izinkan saya memperkenalkan hubungan antara para Kehyalist dengan hewan.

Menurut pemikiran saya, sejak zaman kuno, para pejuang yang ingin mengalahkan musuh sambil ber- "kehyah" telah menaruh perhatian pada kekuatan hewan.

Mereka pasti ingin mendapatkan kekuatan hewan yang melampaui manusia demi mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang masa lalu tersebut, saya akan memperkenalkan hewan-hewan yang paling cocok bagi seorang Kehyalist.

Bagi mereka yang bercita-cita menjadi Kehyalist, hal pertama yang pasti dilirik adalah "Ular".

Gerakan tubuh yang lentur dan aksi yang gesit. Belum lagi beberapa spesies memiliki racun dengan kemampuan menyerang yang tinggi.

Tidak berlebihan jika menyebut mereka sebagai pemburu alami yang bersembunyi di alam liar.

Tampaknya tak akan pernah ada habisnya jumlah Kehyalist yang ingin menyerang musuh sambil menggerakkan tubuh mereka secara meliuk-liuk seperti ular.

Selain itu, mungkin ini pengetahuan ilmiah yang jarang diketahui, tapi konon ular memiliki organ sensorik khusus yang disebut Pit Organ.

Dengan itu, mereka bisa mengenali suhu tubuh lawan dan menyerang bahkan dalam kegelapan total!

Pasti rasa kegembiraanmu tidak akan terbendung saat membayangkan dirimu meliuk-liuk di kegelapan, lalu menyerang sambil memekikkan suara aneh, "Shaaa!".

Kandidat kedua yang ingin saya ajukan adalah "Kelelawar".

Mereka juga memiliki kemampuan Echolocation untuk bertarung di kegelapan.

Ini adalah pilihan terbaik bagi tipe Kehyalist yang pokoknya ingin menyerang sambil memekik, atau singkatnya, asal bisa mengeluarkan suara aneh saja sudah cukup.

Bahkan, kamu bisa memasang sayap di kedua lengan, lalu terbang mengepak-ngepak di udara untuk menyergap target.

Saya tidak tahu serangan macam apa yang bisa dilakukan kalau kedua tangan sudah jadi sayap, tapi mari kita gantungkan harapan pada usaha masing-masing.

Sebagai kandidat ketiga, makhluk seperti "Bunglon" juga sangat luar biasa.

Sosok yang membaur dengan pemandangan sekitar sambil memutar-mutar bola matanya untuk mencari mangsa, bukankah itu sosok Kehyalist alami?

Bayangkanlah dirimu mengecat seluruh tubuh agar menyatu dengan lingkungan sekitar seperti mereka, lalu diam membeku menunggu target.

Saat waktunya tiba, kamu menjulurkan lidah sepanjang tiga meter untuk menyerang. Cobalah bayangkan dirimu yang seperti itu.

Sepertinya saya bisa melihat pemandangan di mana lidah yang terjulur itu malah ditangkap oleh musuh, lalu kamu diseret ke mana-mana.

Demikianlah perkenalan tiga "Kehyanimal" pilihan saya.

Bisa mendapatkan kesempatan seperti ini berkali-kali, apalagi menulis kisah para Punished Brave hingga Volume 7, benar-benar sebuah kehormatan bagi saya.

Saya tidak bisa berhenti merasa bersyukur karena kalian semua telah bersedia mengikuti perjalanan ini.

Sekali lagi, melalui kesempatan ini, saya ingin menyatakan komitmen saya untuk terus berusaha membalas budi kepada pihak editor, Mefisto-sensei, tim desain, dan terutama kepada para pembaca sekalian.

Sebagai penutup, terima kasih banyak.




Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close