NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Watashi Ni-banme no Kanojo de Ii kara Volume 1 Afterword



Kata Penutup


Halo para pembaca sekalian, saya Nishijo Yo sang penulis.

Terima kasih banyak telah menyempatkan diri untuk mengambil buku ini.

Nah, dalam karya ini, ada dua karakter utama wanita yang muncul. Hayasaka Akane dan Tachibana Hikari.

Sang protagonis, Kirishima, mengatakan di dalam cerita bahwa orang yang paling ia sukai adalah Tachibana, dan yang kedua adalah Hayasaka. Hal ini ia simpulkan setelah mengamati isi hatinya sendiri, namun penilaian itu murni miliknya pribadi.

Jujur saja, para pembaca sekalian lebih suka gadis yang mana?

Hayasaka Akane, yang selalu berkata, "Aku tidak akan lagi mengatakan hal-hal yang berat," namun cintanya terus terasa begitu berat.

Atau Tachibana Hikari, yang seperti sudah menjadi kebiasaannya selalu berkata, "Aku sih tidak masalah," padahal tingkahnya jelas sekali menandakan kalau itu benar-benar jadi masalah.

Kalau ditulis begini, mereka memang gadis-gadis yang cukup merepotkan, dan rasanya seperti pilihan yang sangat sulit.

Mungkin jawabannya akan berubah jika pertanyaannya diubah.

Mana yang ingin kamu jadikan pacar? Mana yang ingin kamu jadikan teman? Mana yang ingin kamu dukung?

Atau mungkin ada yang bilang, "Aku tidak pilih Hayasaka maupun Tachibana! Aku tim Sakai!"

Akhir-akhir ini, saya jadi ingin mendengar pendapat dari para pembaca sekalian.

Jawaban yang mengatakan "Aku suka keduanya" pun sangat sah-sah saja. Kirishima memang membuat peringkat, tapi mengingat bagaimana dia terus merasa tertekan oleh tekanan dari para gadis itu, sangat diragukan apakah dia benar-benar bisa memilih dengan tegas.

Omong-omong, penulis sendiri belum memikirkan bagaimana akhir dari cerita ini.

Hal ini dikarenakan tema dari karya ini adalah mencari bentuk cinta yang orisinal tanpa terpaku pada citra masyarakat atau stereotip yang ada. Jadi, Kirishima, Hayasaka, dan Tachibana haruslah melalui proses trial and error mereka sendiri dan mencapai akhir cerita tersebut dengan usaha mereka sendiri.

Dalam penulisan karya ini, saya dan editor yang bertanggung jawab telah sepakat untuk menyerahkan akhir ceritanya pada tindakan dan suasana hati para karakternya, serta bagaimana perasaan mereka berubah seiring waktu.

Mereka adalah karakter yang sedikit canggung, namun saya akan sangat senang jika Anda semua bersedia mengawasi bagaimana nasib mereka nanti.

Selanjutnya, ucapan terima kasih. Kepada editor yang bertanggung jawab, seluruh staf Dengeki Bunko, pihak bagian koreksi, pihak toko buku yang telah memajang buku ini, serta semua pihak yang terlibat dalam penerbitan “Watashi, Nibanme no Kanojo de ii kara.” (Aku Tak Masalah Menjadi Kekasih Keduamu), terima kasih banyak. Saya sangat berterima kasih.

Kepada Re-take-sensei, terima kasih banyak untuk ilustrasinya yang luar biasa. Saya jarang meminta hal-hal di luar naskah kepada editor, tetapi kali ini saya secara khusus berkata, "Jika mereka bisa menerima tawaran pekerjaan ini, saya ingin Re-take-sensei yang mengerjakannya."

Ilustrasi yang dihasilkan jauh melebihi imajinasi saya, dan saya sangat berterima kasih. Saya berharap bisa terus bekerja sama untuk memeriahkan karya ini ke depannya. Mohon dukungannya selalu.

Terakhir, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca sekalian.

Saya akan terus berupaya sekuat tenaga dalam menulis agar dapat terus menghibur Anda semua, meski hanya sedikit.




Previous Chapter | ToC 

0

Post a Comment

close