Penerjemah: Chesky Aseka
Proffreader: Chesky Aseka
Afterword
Perkenalkan, saya Kubo Tadashi.
Terima kasih banyak telah mengambil dan membaca Water Magician.
Karya ini adalah kisah tentang Ryo, yang bereinkarnasi sebagai seorang penyihir dengan atribut air. Volume pertama ini merupakan bagian yang bisa disebut sebagai prolog dari prolog—awal dari perjalanan panjang Ryo. Saya akan sangat senang jika Anda menikmati bagaimana dunia Ryo perlahan meluas dan berubah seiring berjalannya waktu.
Tokoh utama kita adalah Ryo, dengan Abel sebagai tokoh pendamping, serta berbagai karakter lain—rekan-rekan, musuh, dan mereka yang tak dapat digolongkan ke salah satu pihak... Semua itu berkumpul dalam kisah yang dimulai di jilid pertama ini. Awalnya, volume pertama ini direncanakan hanya sekitar 160.000 huruf, termasuk cerita sampingannya.
Namun, berbagai hal terjadi... Dan akhirnya jumlah hurufnya membengkak menjadi 230.000!
Cukup tebal, memang. Tapi justru karena itu, saya yakin para pembaca akan mendapatkan pengalaman membaca yang lebih memuaskan dan penuh isi.
Kisah ini termasuk dalam kategori yang sering disebut “reinkarnasi ke dunia lain.”
Terkadang saya melihat pertanyaan seperti, “Mengapa harus membuat kisah reinkarnasi ke dunia lain? Bukankah cukup membuat fantasi dunia lain saja?”
Memang benar, di seluruh dunia telah lahir begitu banyak kisah fantasi dengan dunia yang berbeda.
Berbagai penulis telah menciptakannya, dan para pembaca di seluruh penjuru dunia telah menjadikannya bagian dari sejarah panjang sastra manusia, hingga kini berdiri sebagai salah satu genre yang bersinar cemerlang.
Lalu, apa keunggulan, atau bahkan makna keberadaan dari fantasi reinkarnasi dunia lain jika dibandingkan dengan fantasi dunia lain biasa?
Saya pribadi percaya bahwa sebuah novel menjadi menarik ketika mampu menggabungkan unsur fiksi dan nonfiksi. Bagian nonfiksi itu bisa diisi dengan pengetahuan atau wawasan dunia modern—dunia kita, Bumi—lalu dipadukan dengan elemen fiksi berupa dunia fantasi... Dan menurut saya, di sanalah kekuatan sejati dari kisah reinkarnasi dunia lain.
Apakah karya ini berhasil melakukan perpaduan itu? Terus terang, saya sendiri tidak tahu.
Sebab, yang menentukan berhasil atau tidaknya bukanlah penulis, melainkan para pembaca.
Jika pada akhirnya Anda merasa kisah ini menarik, menyenangkan, dan memberikan kepuasan membaca, maka mungkin saya boleh mengatakan bahwa percobaan untuk memadukan keduanya ini telah berhasil.
Pada akhirnya, kalimat “sangat menarik” adalah hadiah terbaik bagi seorang penulis... Di zaman mana pun, di dunia mana pun.
Rujukan Karakter: Ryo
Nama: Mihara Ryo
Usia: 19 Tahun
Tinggi: 175 cm
Profil: Seorang pemudan yang bereinkarnasi dari Bumi ke Phi. Setelah reinkarnasi, dia dianugerahi sihir atribut air dan ciri tersembunyi yakni tidak menua. Karena sifat ini, dia berusia 19 tahun selamanya. Dia mengambil jurusan Sejarah Barat saat kuliah. Dia senang berkomedi. Dia kadang sering bingung, karena tidak sadar dirinya tidak menua selama hampir 20 tahun.
Ciri: Bakat untuk sihir atribut air, tidak menua.
Perlengkapan: [Pedang Raja Peri Murasame] Gagangnya sekitar 24 cm. Biasanya berbentuk seperti pisau panjang, pedang ini dapat diubah dengan sihir menjadi pedang ramping. [Jubah Raja Peri] Jubah pemberian Dullahan ketika dia meninggalkan Hutan Rondo. Jubah ini cukup kuat untuk menahan Tombak Angin milik Leonore. [Kantung Rempah-Rempah] Dibuat sendiri oleh Ryo. Berisi garam dan lada hitam.
“Pedangmu itu pedang es, bukan?”
“Ya, pedang ini Murasame. Aku tidak akan memberikannya padamu, Abel.”
“Aku tidak bilang aku mau pedangmu...”
“Yah, kamu aja mungkin ga bisa bikin pedang.”
“Iya, iya! Aku kan ga bisa pakai sihir!”
Rujukan Karakter: Abel dan Dullahan
Nama: Abel
Usia: 26 Tahun
Tinggi: 190 cm
Profil: Seorang petualang peringkat B yang berafiliasi di kota Lung. Seorang ahli pedang. Pemimpin kelompok Pedang Merah. Kadang-kadang dia blak-blakan, tapi dia orang yang penyayang dan perhatian terhadap teman-temannya. Dia sebenarnya suka membaca. Sepertinya dia menyembunyikan sesuatu dari Ryo...
Ciri: [Jurus] Teknik yang bisa digunakan oleh beberapa petarung jarak dekat yang profesional. Hanya sedikit orang yang bisa menggunakannya, dan penelitian lebih lanjut belum berkembang pesat. [Jurus Pedang] Konsep yang lebih maju daripada Jurus, teknik yang hanya bisa digunakan oleh ahli pedang.
Perlengkapan: [Pedang Sihir] Pedang misterius yang terkadang memancarkan sinar merah padam.
“Pedang yang kamu bawa itu, pedang sihir kan?”
“Ah, mulai berisik dia.”
“Ayo kita sparing dengan Murasame! Kita lihat siapa yang menang!”
“Tidak... Bahkan kalau aku melawanmu, aku akan melawan sihir dan itu tidak adil... Gak ada untungnya buat aku.”
Nama: Dullahan
Usia: Ratusan ribu tahun
Tinggi: 185 cm
Profil: Penampilannya kesatria tanpa kepala, tapi sebenarnya dia adalah Raja Peri Air. Menurut Lewin, Dullahan cenderung punya rasa ingin tahu yang berlebih. Dia juga peduli terhadap muridnya, seperti saat dia memberi hadiah berupa Murasame dan jubah untuk Ryo.





Post a Comment