Sesi Curhat
Santai Paruh Pertama Bab 15 · Edisi Monster
Kelompok Bajak
Laut Dread Sea
(:3」∠) : “Jarahan yang
kami undang sendiri ternyata berubah jadi bencana yang keterlaluan.”
Paus Hiu
(Whale Shark)
(;´Ð”`) : “Aku jadi
kayak pisang yang kelindas…”
Pasukan
Pengejar Pertama
┗(・ε・)┛ : “Sebenarnya
rencananya, kami mau menangkap Yang Mulia Kanselir Gelap dan Putri Salju di
tempat yang pas, lalu menjadikan Kanselir Gelap sandera (pura-pura sih), dan
memeras rahasia dari mereka.”
Yamabushi
(:3」∠) : “Sebetulnya aku
cuma yamabushi palsu, tapi ya… itu sama sekali nggak berpengaruh, aku tetap
dibereskan.”
Monster Laut
ヽ(´Ï‰`)ノ: “Kukira bisa berurusan dengan mereka di Tanjung Lipat, eh malah disergap
tiba-tiba dari udara.”
Monster
Raksasa Penyerang Desa
(・ω・`) : “Kupikir aku bakal mati, tapi tiba-tiba malah dimulai sesi
barbeque. Padahal aku sudah menahan diri dan cuma makan ternak di hari tertentu
saja…”
Monster Laut
(:3」∠) : “Tak terduga tapi
rasional.”
Monster
Raksasa Penyerang Desa
┐(´Îµ`)┌ : “Kalau
menyerang sembarangan, pasukan penakluk skala besar pasti datang. Jadi kalau
bisa bikin mereka terima dengan alasan ‘ternak’, itu yang paling minim kerugian
(buatku).”
Yamabushi yang
Mengamuk di Kota
( ゚д゚) : “Aku tiba-tiba ditusuk dan dikubur.”
Pasukan
Pengejar Kedua
(:3」∠) : “Aku
langsung dibunuh.”
Paus
Hiu (Whale Shark)
(o´∀`) : “Kali ini manusia banyak banget,
ya.”
Iblis
(;´Ð”`) : “Padahal
aku sudah disegel pakai magic item dan itu seharusnya sempurna…”
Paus
Hiu (mata penuh kebencian)
(●`ω´●) : “Soalnya lawannya itu kayak
senjata legendaris yang masih hidup…”
Iblis
(;´Ð”`) : “Jangan
lihat aku pakai tatapan kosong kayak gitu, dong!”
Paus
Hiu
(●`ω´●) : “Soalnya memang begitu.”
Putri Salju
Σ(゚Д゚) : “Oi, kenapa aku ikut muncul di
sini?!”
Iblis
ヽ(`ε´) : “Ya karena kamu menantang Rex bertarung, kan?”
Putri
Salju
Σ(゚Д゚) : “Volume 10 itu isinya
monster sedikit banget, tahu?!”
Para
Monster
(o´∀`) : “Maaf yaa~”



Post a Comment