Chapter 165
Orc Emperor
"Bukti
perburuannya di sebelah sini—!"
"Untuk
material hasil jagal, harap dibawa ke sini—!"
Di dataran yang
jauh dari kota, Elma-san dan staf Serikat Petualang lainnya berteriak dengan
suara lantang.
Mereka datang
sebagai petugas loket lapangan untuk menilai material dari para Orc yang telah
kujagal dengan bantuan para petualang lain di tempat.
Alasannya
sederhana: material dari sekitar dua puluh ribu Orc tidak akan mungkin muat di
tempat penjagalan gedung Serikat Petualang.
Karena itu,
diputuskan untuk melakukan penilaian di tempat dan langsung mengangkutnya ke
gudang Serikat Pedagang atau ke toko-toko.
"Wah,
melihat pemandangan ini, aku benar-benar bersyukur telah menyewa para petualang
itu."
"Benar juga,
kalau cuma kita saja, entah butuh berapa hari untuk menyelesaikannya."
"Dan
sementara itu, Orc yang kita kalahkan akan membusuk..."
"Mungkin
mereka malah sudah berubah menjadi Undead di tempat," gumam Norb-san.
"Dua puluh
ribu Undead Orc... musuh yang sangat ingin kuhindari dengan segenap
tenagaku," tambah Mina-san.
"""""Setuju,
setuju."""""
Kami
memperhatikan lokasi penjagalan Orc dari tempat yang agak jauh. Berada terlalu
dekat akan sangat menyiksa karena bau darah dan isi perut dari dua puluh ribu
Orc.
"Sebagai
klien, rasanya luar biasa ya tidak perlu membantu pekerjaan itu sama
sekali~"
"Benar
sekali~"
"Mogumogu-mogumogu."
Di bawah kaki
kami yang sedang bersantai, terdengar suara Mofumofu yang sedang memakan daging
Orc.
"Damai
sekali, ya."
"Yah, aku
agak ragu apakah pemandangan ini bisa disebut damai..."
"Boribori-bakibaki,
gefuu."
Mofumofu
menghabiskan semuanya sampai ke tulang-tulangnya dengan bersih dan mengeluarkan
suara puas. Bicara soal itu, makannya banyak sekali ya, Mofumofu.
Sementara itu, Aug-san
pergi melapor ke Tuan Baron mengenai pembasmian dua puluh ribu Orc tersebut.
Padahal tujuan
awal hari ini adalah pengintaian, tapi karena terjadi pertempuran skala besar
yang tidak terduga, dia harus melapor dengan benar.
Punggung Aug-san
saat menuju kediaman Baron benar-benar memancarkan aura seorang ksatria.
Tepat saat itu,
terdengar sorakan dari arah para petualang yang sedang melakukan penjagalan.
"Ada apa
ya?"
Saat aku
memiringkan kepala keheranan, Elma-san datang menghampiri kami dengan wajah
tegang.
"Rex-san, bisakah Anda ikut saya sebentar?"
"Apa terjadi
sesuatu?"
"Ya, kami
menemukan 'tangkapan besar'."
Heh, tangkapan besar? Apa mungkin Orc General atau Orc
Wizard?
"Ayo kita
lihat juga!"
"Eeeh, aku
lebih baik di sini saja."
"Aku juga
lewat. Nanti bau darahnya nempel."
"Karena
tercium bau uang, aku ikut."
"Kalau
begitu aku juga ikut. Ini
pertama kalinya aku melihat spesies tingkat tinggi dari Orc secara
langsung."
Liliera-san,
Jairo-kun, dan Meguri-san ikut denganku, sementara Mina-san dan Norb-san
menunggu di sini.
"Baiklah,
kalau begitu mari kita pergi."
◆
"Ini
adalah..."
Tempat
Elma-san membawa kami berada tepat di tengah-tengah kumpulan Orc tadi. Di sana
terdapat beberapa Orc yang tubuhnya lebih besar dari yang lain atau mengenakan
perlengkapan yang lebih bagus. Jelas sekali ini adalah grup inti dari kawanan
tersebut.
Namun, di
sana terdapat satu sosok yang membuat Orc-Orc lain terlihat kecil. Tinggi
badannya sekitar 5 meter, dengan anggota tubuh besar seperti batang pohon.
Mengenakan jubah yang terbuat dari kulit monster dan mahkota dari tengkorak
monster yang telah diolah, penampilannya benar-benar layak disebut sebagai
seorang raja.
"Orc
Emperor."
Ya, yang
terkapar di sana adalah kaisar para Orc, Orc Emperor. Ini adalah penguasa Orc
yang sangat kuat, melampaui Orc King, yang sangat jarang lahir ketika
sebuah kawanan Orc menjadi sangat besar.
"Orc
Emperor... baru pertama kali aku melihatnya."
"Jadi
itu Orc Emperor... aku belum pernah melihat Orc seperti itu seumur
hidupku."
Para
petualang di sekitar mengeluarkan suara gentar saat melihat Orc Emperor. Ya,
aku mengerti perasaan mereka. Aku pun baru pertama kali melihat individu
seperti ini.
"Seperti
yang Anda lihat, ini adalah Orc Emperor. Karena Orc Emperor adalah pemimpin
yang memimpin Kekaisaran Orc, Serikat Petualang menilai bahwa kawanan ini
memang sebuah Kekaisaran Orc. Dan dengan dibasminya kawanan ini, kami
menyatakan tugas penyelidikan Kekaisaran Orc yang diberikan kepada Rex-san dan
tim telah selesai."
Mendengar
perkataan Elma-san, aku baru ingat kalau tugas kali ini sebenarnya adalah
penyelidikan.
""""...""""
"""AH!!
BENAR JUGA!!"""
"Kami
benar-benar terkejut, karena kami tidak menyangka kalian tidak hanya
menyelesaikan penyelidikan dengan begitu cepat, tapi bahkan membasmi seluruh
Kekaisaran Orc sendirian," ujar Elma-san jujur.
Memang,
aku pun tidak menyangka kawanan yang kebetulan kami temukan adalah pasukan inti
dari Orc Emperor yang asli. Tapi, untuk ukuran pasukan inti Orc Emperor,
rasanya jumlahnya agak sedikit ya...
"Namun,
berkat itu, kota terhindar dari serangan kawanan Orc Emperor. Terima kasih,
Rex-san."
"Tidak
masalah, itu sudah tugas kami."
Yah, dari sini ke
Kota Togai hanya butuh sekitar tiga jam, jadi jika penemuan kawanan ini
terlambat sedikit saja, mungkin akan terjadi hal yang gawat. Soal itu, aku
hanya bisa bilang kalau waktunya benar-benar tepat.
"Tentu saja,
pembelian material para Orc termasuk Orc Emperor akan dibayarkan di luar
imbalan tugas. Dengan individu sehebat ini, silakan nantikan harga pembeliannya
ya."
"Baik, aku
akan menantikannya!"
"Hebat, Kak!
Pekerjaan kita sudah selesai!" Jairo-kun tampak kegirangan karena tugas
selesai dengan mudah.
"Benar juga,
jujur aku juga terkejut ini selesai begitu cepat."
"Tapi, aku
sebenarnya ingin bertarung dengan Orc Emperor itu. Dengan tubuh sebesar itu,
dia pasti sangat kuat," ujar Jairo-kun menyesal karena tidak bisa
bertarung dengannya.
Namun...
"Tidak,
kalau boleh jujur, Orc Emperor yang ini termasuk kelas teri."
""
Eh?""
Elma-san dan
Jairo-kun memiringkan kepala mendengar perkataanku.
"Kelas
teri? Makhluk ini?"
"Ini
kan gede banget? Lengannya
saja tebal sekali, kan?"
Lho?
Jangan-jangan Elma-san juga baru pertama kali melihat Orc Emperor?
"Orc Emperor
yang asli jauh lebih besar dari ini. Setidaknya dua kali lipat ukurannya."
""DUA
KALI LIPAT!?""
"Iya, karena
dia adalah individu yang memimpin setidaknya puluhan ribu Orc. Justru karena
dia cukup kuat untuk mengalahkan seluruh kawanan sendirian, dia bisa bertahta
sebagai Kaisar. Orc Emperor yang asli adalah monster dengan kekuatan fisik dan
daya tahan yang luar biasa. Jika bertarung secara normal, dia adalah lawan
merepotkan yang staminanya bisa bertahan hingga puluhan jam."
""PULUHAN
JAM!?""
Ya, Orc Emperor
itu gaya bertarungnya benar-benar satu lawan satu selama staminanya masih ada,
dan dengan sihir penguat tubuh yang aktif secara insting serta zirah otot,
kekuatan fisik dan pertahanannya luar biasa. Bisa dibilang dia adalah zirah
otot yang hidup.
"Mungkin Orc
Emperor ini adalah individu muda yang baru saja lahir. Pengikutnya pun cuma dua
puluh ribu ekor."
""CUMA
DUA PULUH RIBU!?""
Kalau dipikir
seperti itu, masuk akal kenapa kawanannya hanya berjumlah dua puluh ribu.
Orc Emperor yang
asli akan memimpin jumlah Orc yang secara harfiah layak disebut sebuah
kekaisaran. Justru fakta bahwa individu sekecil ini bisa bertahta sebagai raja
di puncak kawanan lebih mengejutkan bagiku.
Karena itu, saat
dikatakan tugas selesai hanya dengan mengalahkan Kekaisaran Orc skala kecil
seperti ini, aku merasa kurang ada rasa pencapaian. Aku jadi ragu apakah ini
benar-benar sudah berakhir.
Ah, mungkin janji
harga pembelian yang tinggi itu juga merupakan bentuk terima kasih karena
kerusakan berhasil ditekan seminimal mungkin?
Dengan skala Kota
Togai, jika diserang oleh Kekaisaran Orc pada umumnya, pertahanannya pasti akan
sangat sulit. Meskipun Aug-san dan yang lainnya hebat, perbedaan jumlah akan
sangat merepotkan.
Serikat Petualang
ternyata benar-benar memperhatikan hal-hal seperti itu.
Klien-klien
bangsawan di kehidupanku yang dulu, meskipun aku berjuang keras agar kerusakan
tidak meluas, mereka tidak tahu seberapa besar usahaku.
Mereka malah
bilang hal-hal seperti, "Lawan selevel ini kok lama sekali
selesainya?" atau "Karena monster ini bisa dikalahkan dengan mudah,
berarti tidak seberapa hebat," lalu mereka memotong imbalanku.
Kalau
dipikir-pikir, Serikat Petualang benar-benar organisasi yang baik karena mau
menilai berbagai faktor!
"Apa
ini?"
Tiba-tiba, para
petualang yang sedang menjagal Orc Emperor berseru.
"Ada
apa?"
"Tidak,
senjata yang dibawa Orc Emperor ini sangat kotor, jadi kami minta penyihir
mencucinya dengan sihir air. Tapi sepertinya ini bukan senjata biasa."
Bukan senjata
biasa? Apa maksudnya? Saat aku pergi melihat senjata Orc Emperor tersebut,
Meguri-san sudah berada di sana, menelitinya seolah-olah ingin memakannya.
"Rex, lihat
ini!"
Atas desakan
Meguri-san, aku melihat senjata Orc Emperor itu.
"Ini
adalah..."
Senjata Orc
Emperor adalah sebuah senjata kasar tanpa hiasan. Rasanya benar-benar seperti
alat perang yang hanya memiliki fungsi yang diperlukan untuk bertarung, namun
uniknya, pada bagian pelindung tangan (tsuba) tertanam sebuah permata
raksasa.
"Wuih,
permata gede banget! Ini pasti laku mahal kan, Kak!?" Jairo-kun
bersemangat membayangkan uang yang akan didapat, tapi tatapan Meguri-san yang
melihat benda yang sama bukanlah tatapan orang yang melihat barang berharga
biasa.
Terlebih lagi,
untuk sebuah permata yang dipasang sebagai hiasan, desain senjatanya terlalu
kasar.
"Bukan, ini justru... Scan Echo."
Aku menyentuh senjata Orc Emperor dan mengaktifkan sihir
analisis. Kemudian, aku merasakan aliran Mana yang teratur dari dalamnya.
"...Ini adalah Magic Item."
""""MAGIC ITEM!?""""
"Sudah kuduga!"
Di tengah keterkejutan semua orang, hanya Meguri-san yang
tampaknya sudah menduga bahwa ini adalah Magic Item.
"Untuk sebuah hiasan, pedangnya terlalu kasar, dan
meskipun tidak menggunakan penguat elemen, aku merasakan sedikit Mana dari
senjata ini, jadi aku pikir memang begitu!"
Luar biasa Meguri-san. Sebagai seorang pencuri, dia memang
punya mata yang jeli untuk menilai barang. Mungkin kemampuan estetikanya juga terasah karena pernah menjadi pemeran
pengganti Tuan Putri Aidra.
"Monster
memiliki Magic Item..."
"Mungkin
mereka adalah monster yang tinggal di suatu reruntuhan kuno."
"Kalau
begitu, di arah datangnya kawanan ini mungkin masih ada reruntuhan kuno yang
belum ditemukan!"
""""OOOOHH!!""""
Mendengar
kemungkinan adanya reruntuhan kuno baru, para petualang menjadi heboh.
"Karena
ancaman Kekaisaran Orc sudah lewat, mungkin untuk sementara waktu pencarian
reruntuhan akan dimulai."
Mendengar
perkataan Elma-san, jantungku sedikit berdebar. Pencarian reruntuhan, ya.
Mungkin setelah menerima imbalan, tidak ada salahnya jika kami juga mencoba
mencari reruntuhan.
◆
Beberapa hari
kemudian, ada laporan bahwa imbalan pembasmian Kekaisaran Orc sudah siap, jadi
kami datang ke Serikat Petualang.
Penilaian memakan
waktu lama karena jumlah Orc yang dibasmi sangat banyak. Kemudian, dipandu oleh
Elma-san, kami masuk ke ruang khusus yang pernah kami datangi sebelumnya.
"Terima
kasih telah menunggu. Ini adalah imbalan penyelidikan Kekaisaran Orc untuk
kalian semua, sebesar 120 keping koin emas."
Pertama-tama,
imbalan penyelidikan dibayarkan kepada semua orang.
"Imbalan
penyelidikan ini tidak hanya mencakup imbalan normal, tapi juga termasuk bonus
penemuan dini."
"Bonus?"
"Ya, untuk
imbalan pengintaian normal ini adalah jumlah yang luar biasa besar, tapi
mengingat lawannya adalah kawanan dua puluh ribu Orc, diputuskan untuk menambah
jumlah imbalannya."
Berarti jika
dibagi rata, satu orang mendapat 20 keping koin emas.
"Selain itu,
karena kalian telah menghancurkan Kekaisaran Orc, ada imbalan tambahan. Tapi
yang ini bukan dari Serikat, melainkan dari Tuan Baron."
"Dari Tuan
Baron?"
Kenapa Tuan Baron
memberikan imbalan tambahan untuk permintaan dari Serikat Petualang!?
"Awalnya
permintaan kami adalah permintaan dari negara. Namun, dengan adanya kawanan
besar dua puluh ribu Orc, ini adalah situasi kritis bagi pertahanan wilayah.
Jadi, ini adalah tanda terima kasih dari Tuan Baron karena kalian telah
melindungi wilayah sebagai pengganti pasukan ksatria. Ini adalah sebesar 1.000
keping koin emas."
Wah, ada juga ya
penguasa yang baik hati sampai memberikan imbalan tambahan seperti itu.
Atau mungkin
penguasa di zaman sekarang memang banyak yang bangsawan baik seperti Tuan Baron
di kota ini?
Kalau benar
begitu, syukurlah.
"Kita harus
menolak bagian ini. Kan yang mengalahkan mereka adalah Rex-san," ujar Liliera-san.
Mereka berniat menolak imbalan tersebut karena merasa tidak ikut bertarung.
"Dapat 1.000
keping emas lagi ya, Kak!"
"Tapi kalau
mengalahkan dua puluh ribu Orc cuma dapat 1.000 keping emas, rasanya lebih
efisien melawan Naga ya~"
"Dua puluh
ribu itu jumlahnya terlalu banyak sih," tambah Norb-san.
Memang benar,
dengan harga yang sama, melawan satu ekor Naga jauh lebih mudah dalam hal
penjagalan dan pengumpulan material.
"Lagipula teman-teman, menurutku aneh menjadikan Naga
sebagai perbandingan..." Elma-san menyela.
"""""HAH!?"""""
"Gawat, belakangan ini aku terlalu lama bersama Rex,
jadi seleraku mulai kacau."
"Bahaya ya,
hampir saja kita jadi sama seperti Rex-san."
"Eh, kalian
jahat sekali. Green Dragon dan Kekaisaran Orc kecil kali ini kan
kekuatannya tidak jauh berbeda. Memang sih, usaha penjagalannya lebih repot
Kekaisaran Orc."
""""""BUKAN
ITU MASALAHNYA!""""""
Eeeh? Jadi di
mana masalahnya?
"Ehem... selanjutnya adalah imbalan pembasmian Orc
Emperor. Karena Orc Emperor ini adalah monster Rank S, seperti biasa, harga
pembeliannya akan ditentukan melalui lelang."
"Ah, dilelang lagi ya." Bicara soal itu, ternyata
Orc Emperor itu Rank S.
"Pada dasarnya material monster Rank S itu terlalu
berharga, jadi umum untuk melelangnya. Sebenarnya, pembelian material monster
Rank S sendiri bukanlah hal yang sering terjadi. Selain itu, individu tingkat
tinggi yang menyertai Orc Emperor seperti Orc General dan Orc Wizard,
serta Magic Sword milik Orc Emperor juga rencananya akan dilelang. Imbalan yang
diberikan kali ini adalah dari Orc Rank B, Rank C, dan di bawahnya yang
kondisinya buruk. Meski begitu, karena jumlahnya dua puluh ribu ekor, jumlahnya
lumayan besar. Totalnya adalah 2.850 keping koin emas. Ini adalah jumlah
setelah dipotong biaya penjagalan para petualang."
"Totalnya
sekitar 3.000 keping koin emas ya. Bagi Rex-san, ini mungkin cuma
selevel uang jajan," celetuk Mina-san.
"...Koin emas sekitar 3.000 keping dianggap uang
jajan... yah, bagi Rex-san yang sudah menjadi Rank S mungkin memang begitu...
padahal itu hampir menyamai anggaran tahunan Serikat kami," Elma-san
menatap kosong ke kejauhan. Entah kenapa.
"Eeeh, lalu... benar juga. Begitu harga ketok palu
lelang sudah dipastikan, Serikat akan menghubungi kalian kembali. Sampai saat
itu, silakan habiskan waktu kalian dengan bebas. Namun, karena mungkin ada
sisa-sisa dari Kekaisaran Orc yang terlewat, kami akan sangat terbantu jika
kalian bisa tetap tinggal di kota ini untuk sementara waktu."
"Baiklah, Elma-san."
Aku memasukkan imbalan itu ke dalam Magic Bag dan keluar
dari ruang khusus.
"OOOH! Bocah Naga sudah keluar—!"
Begitu kembali ke
aula Serikat, para petualang yang memenuhi kantin Serikat bersorak.
"Terima
kasih ya! Berkat
kalian dompet kami jadi tebal—!"
"Hahahaha,
ini pertama kalinya seumur hidup aku menjagal Orc sebanyak itu!"
"Jadi
begini ya aksi hebat petualang Rank S!"
"Benar-benar
mengejutkan!"
Sepertinya
mereka semua adalah para petualang yang membantuku menjagal Orc setelah
menerima permintaanku.
"Hei
Bocah Naga, kali ini kamu untung besar juga kan—?"
"Tentu
saja, kalau mengalahkan dua puluh ribu Orc pasti jumlahnya gila-gilaan!"
"Apalagi
ada Orc Emperor-nya juga!"
"Bocah
Naga! Bagaimana caramu
mengalahkan Kekaisaran Orc? Beritahu kami dong!"
"Benar,
benar! Cerita hebat adalah teman minum yang paling pas!"
Para petualang
bertanya dengan penuh rasa penasaran tentang bagaimana aku mengalahkan
Kekaisaran Orc. Ngomong-ngomong, jam segini kalian sudah mulai minum!?
"Tidak,
tidak, aku tidak menggunakan cara yang sehebat itu, kok."
"Fufufu,
kalian pasti ingin tahu kan~"
Jairo-kun
menyelip di sampingku dan maju ke depan.
"Dengarkan
dan terkejutlah! Kakak mengalahkan para Orc itu hanya dengan satu serangan
sihir saja!"
"Tunggu,
Jairo-kun!?"
"""""OOOHH!
SERIUS!?"""""
"Sihir Kakak
itu luar biasa sekali!"
"Ayo ke sini dan ceritakan lebih detail, Bocah!"
"Bukan bocah, panggil aku Jairo!"
Jairo-kun dengan
cepat berbaur di antara para petualang dan mulai menceritakan saat aku membasmi
Kekaisaran Orc.
"Sihir yang
turun dari langit memusnahkan Orc yang sebanyak itu dalam sekejap, aku
benar-benar terkejut! Tapi kehebatan Kakak bukan cuma itu! Ternyata tubuh Orc
yang dikalahkan sihir Kakak itu tidak punya luka yang berlebihan, benar-benar
mengejutkan!"
"Ah, aku
lihat, aku lihat! Mayat-mayat Orc itu benar-benar tidak ada lukanya. Bagaimana
caranya mengalahkan Orc yang tangguh tanpa luka seperti itu?"
"Itu
karena..."
Gawat, kalau aku
masuk ke sana, aku pasti akan dipaksa menjelaskan sendiri.
Lagipula,
mendengar pencapaian sendiri diceritakan oleh orang lain itu rasanya sangat
memalukan!
Lebih baik aku
serahkan ini pada Jairo-kun dan kami kembali ke penginapan!
"Eeeh, aku
mau kembali ke penginapan, bagaimana dengan yang lain?"
Meskipun aku
ingin segera kabur dari tempat ini secepat mungkin, aku harus memastikan
rencana yang lain.
"Hmm, aku
sudah bosan jalan-jalan tidak jelas di kota, mungkin aku akan mengambil
permintaan yang mudah."
"Ah, ide
bagus. Kali ini kita kan tidak melakukan apa-apa."
Liliera-san dan
yang lainnya sepertinya akan mencari permintaan tugas. Berarti hari ini kami
akan bergerak terpisah.
Saat kami sedang
membicarakan rencana selanjutnya, tiba-tiba pintu masuk Serikat terbuka dengan
suara keras.
Orang-orang
yang masuk adalah para petualang dengan kondisi babak belur. Kondisi mereka
sangat buruk, seolah-olah baru saja bertarung sampai detik ini.
"Hei,
kalian babak belur sekali? Apa terjadi sesuatu?"
Tanpa
menjawab pertanyaan petualang yang terkejut tadi, mereka berteriak dengan napas
tersengal-sengal.
"Ga-gawat... O-Orc..."
Orc? Apa mungkin
seperti kekhawatiran Elma-san, ada sisa-sisa dari Kekaisaran Orc? Tapi, untuk
sisa-sisa saja perlengkapan mereka terlalu hancur lebur. Jika hanya sisa-sisa,
seharusnya kondisinya tidak akan separah itu.
Namun, kata-kata
selanjutnya yang diucapkan para petualang itu adalah sesuatu yang tidak pernah
kami duga sama sekali.
"Orc
menyerang dari langit sambil terbangg!!!!"
""""""...""""""
...Hmm?
Orc menyerang... sambil terbang?
""""""... HAAAHH?""""""



Post a Comment