Epilog
"Aduh, aduh,
aku tidak menyangka Amakusa-san bisa sampai ke tahap ini dengan kekuatannya
sendiri~"
Kokubyakuin Seira
menyunggingkan senyum tipis sambil memandangi Kanade yang hampir menangis
setelah memamerkan bokongnya di depan ketiga gadis itu.
"Tapi ya,
jika masalah mendasarnya tidak diselesaikan, sepertinya ini adalah batas
kemampuannya~"
Benar. Hanya
karena dikelilingi oleh gadis-gadis yang menyukainya dan hatinya sedikit goyah,
bukan berarti masalah yang dipikul Kanade akan selesai begitu saja.
Menghilangkan PILIHAN
hanya untuk sesaat seperti tadi adalah batas maksimal yang bisa ia lakukan
sekarang.
Selama sesuatu
yang mengerak jauh di dalam lubuk hatinya tidak disingkirkan, kutukan itu tidak
akan pernah bisa terhapus sepenuhnya.
"Sepertinya
sudah hampir waktunya untuk memberikan obat bius yang keras ya~"
Seira menarik
ujung bibirnya membentuk seringai, lalu mengucapkan kata-kata itu dengan
perlahan.
"Tentang
sosok wanita itu... yang menjadi penyebab kenapa Amakusa-san tidak bisa
lagi merasakan cinta."
[①
Bersambung ② To Be Continued...]
Previous Chapter | ToC | End V5



Post a Comment