NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Yuusha-kei ni Shosu: Choubatsu Yuusha 9004-tai Keimu Kiroku Volume 5 Afterword

Kata Penutup


Salam sejahtera. Saya Rocket Shokai.

Saya sangat menyukai tipe penjahat yang menyerang sambil berteriak "Kehyah—!". Saya menyebut tipe penjahat seperti ini sebagai 'Kehyalist'. Kali ini, izinkan saya memperkenalkan penelitian saya mengenai 'Kehyalist' tipe Hiu.

Hiu sangat terkenal karena wilayah operasinya tidak lagi terbatas di pantai musim panas saja, melainkan sudah meluas hingga ke langit bahkan luar angkasa.

Menurut penelitian saya, dengan sedikit sentuhan tambahan, seekor hiu bisa menjadi Kehyalist terhormat yang menyerang korbannya yang malang dengan penuh gaya.

Jika suatu saat Anda tidak sengaja berubah menjadi seekor hiu, saya harap catatan ini bisa menjadi referensi yang berguna.

 

Penyerang tipe hiu bisa dikatakan sebagai sosok klasik yang sudah menjadi "petinggi" di industri film monster. Namun, peran ini sebenarnya sulit karena memiliki banyak kelemahan.

Masalah fatalnya adalah karena mereka berada di dalam air, mereka tidak bisa tertawa "kehya-kehya" sambil melontarkan dialog kelas teri.

Selain itu, sifat alami mereka yang mendekat diam-diam lalu menyerang tiba-tiba justru berisiko membuat serangan kejutan itu berhasil.

Oleh karena itu, saat mendekati mangsa, saya menyarankan Anda untuk berkreasi dengan cara memperlihatkan sirip punggung. Cobalah memancarkan cahaya warna-warni ala gaming yang mencolok, sambil menyiarkan pesan melalui speaker bawah air dengan volume maksimal yang menyatakan bahwa "Tidak ada tempat lari bagi kalian!".

Hal ini akan meningkatkan kesan penjahat kelas tiga secara drastis.

Selain itu, pemilihan metode serangan juga penting untuk menciptakan nuansa 'Kehya' yang lebih otentik. Meskipun cara menyerang khas hiu adalah menggigit, menaruh racun pelumpuh di taring Anda patut dipertimbangkan.

Tentu saja, yang terbaik adalah menjelaskan efek racun tersebut panjang lebar sebelumnya. Ucapkanlah orasi seperti: "Ini adalah racun mematikan di mana hanya satu miligram saja bisa membuat seekor Mamut (contoh hewan fiktif yang sudah punah) pingsan seketika! Begitu digigit, kau tidak akan bisa lari! Serius, ini benar!".

Dengan begitu, korban akan berpikir: (Kalau digigit hiu sih biasanya langsung mati, dan kalau sudah digigit di dalam air memang hampir mustahil lari, jadi racun itu sebenarnya tidak ada gunanya, ya).

Lebih jauh lagi, hiu yang biasanya terlihat kejam karena tidak bisa bicara, akan kehilangan kesan misteriusnya jika berbicara dengan lancar seperti ini. Hal ini justru akan meningkatkan perasaan korban bahwa "Sepertinya aku masih bisa selamat...".

Ketakutan utama dari hiu adalah serangan mendadak dan kengerian karena tidak bisa diajak negosiasi, namun hasil penelitian terbaru saya menunjukkan bahwa semua itu bisa dihancurkan melalui upaya-upaya di atas.

 

Akhir kata, saya merasa sangat bahagia bisa menulis hingga volume ke-5 ini, sekaligus bisa menjabarkan preferensi saya mengenai arah makhluk penjahat kelas tiga yang saya sukai. Terima kasih banyak.

Melalui kesempatan ini, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada pihak editor, Mefisto-sensei selaku ilustrator, tim desain, dan yang terpenting, kepada Anda semua para pembaca sekalian.




Previous Chapter | ToC | End V5

0

Post a Comment

close