NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Tensei Shitara dai Nana Ouji dattanode Volume 10 Afterword


Kata Penutup

Terima kasih banyak karena telah membeli volume kesepuluh Si Pangeran Ketujuh ini.

Akhirnya, kita berhasil mencapai volume kesepuluh, ya. Adaptasi anime musim kedua juga akan segera dimulai, dan sepertinya ada banyak merchandise yang mulai dirilis.

Di antara semuanya, yang paling membuatku senang tentu saja adalah figur! Rasanya saat karakter kita dijadikan figur, karya tersebut baru benar-benar terasa seperti seri yang populer. Sungguh.

Dan saat ini, sebagian besar produk yang dikomersialkan adalah sosok Sylpha.

Yah, dia memang selalu menempati peringkat pertama dalam jajak pendapat popularitas, dan di versi komik pun jatah tampilnya sangat banyak, jadi itu hal yang wajar.

Aku jadi sedikit penasaran bagaimana hasilnya jika pemungutan suara itu dilakukan khusus untuk versi novel aslinya.

Mungkin dia tetap akan jadi nomor satu karena pengaruh dari versi komiknya, sih.

Saat ini figurnya aku pajang di rak buku. Apa sebaiknya aku mulai memikirkan cara untuk menangani debunya, ya?

Melihat figur memang menyenangkan, tapi merchandise lainnya juga memiliki kualitas yang cukup mumpuni.

Pertama adalah bantal kursi. Benda ini sangat pas untuk dijadikan sandaran punggung.

Lalu ada bantal peluk (dakimakura). Ini juga memberikan rasa nyaman saat tidur karena memberikan sensasi dekapan yang pas.

Hanya saja, kalau sudah punya beberapa buah termasuk sarung bantalnya, rasanya jadi agak repot juga menaruhnya (tertawa).

Lalu kaus, yah sesekali kupakai juga sih saat berjalan-jalan. Sepertinya aku harus berhati-hati agar tidak dianggap sebagai orang yang mencurigakan.

Ada juga pouch, terkadang kugunakan sebagai wadah barang-barang kecil. Padahal sebenarnya aku bukan tipe orang yang suka memakai barang seperti itu.

Terakhir adalah gantungan kunci. Benda ini memang yang paling mudah digunakan. Aku memasangnya di kunci sepeda, mobil, hingga kunci rumah.

Omong-omong, hampir semuanya kuseragamkan dengan gambar Sylpha. Entah kenapa, kalau menggunakan karakter lain, rasanya ada yang kurang pas.

Hmm, apa mungkin ini yang disebut dengan efek paparan semata (mere-exposure effect)?

Yah, meskipun kata pengantar kali ini tidak terlalu berhubungan dengan isi cerita, aku akan terus berusaha keras untuk volume kesebelas dan seterusnya.

Mohon dukungannya selalu untuk ke depannya.


Kenkyo na Circle



Previous Chapter | ToC

0

Post a Comment

close