NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Ore no Nounai Sentakushi ga - Gakuen Rabukome o Zenryoku de Jama Shite Iru (Noucome) Volume 3 Interlude 1

Interlude

Kisah Tentang Sebuah Kemungkinan — Bagian 1


"Kwek-kwe-kwe-kwe-kwek!"

Pekikan anehku yang memekakkan telinga bergema di sekitar sini. Ya, aku adalah Iblis. Inkarnasi kejahatan yang memiliki Mana luar biasa dan mampu mengendalikan kekuatan di luar nalar manusia dengan sesuka hati. Tapi...

Plat-plet! Plat-plet-plet!

Suara tubuhku yang menggelepar sendiri malah ikut bergema. Ya, aku adalah seekor Ikan. Aku tahu kalian pasti bingung dengan apa yang kukatakan, tapi keduanya adalah kebenaran.

Saat ini, aku memiliki kekuatan Iblis yang unik, tiada banding, dan sangat dalam, tapi penampilanku... seekor ikan. Meskipun aku bisa berbicara, tubuh yang tidak memiliki anggota gerak ini tidak punya cara untuk mengeluarkan Mana yang tersembunyi di dalam ke dunia luar.

Tunggu sebentar?

Kalau begitu, bukankah aku cuma sekadar ikan yang bisa bicara—Tidak, bukan begitu. Hakikatku adalah Iblis yang luar biasa keji. Singkatnya, aku adalah Iblis, dan juga Ikan. Bukan salah satu, tapi keduanya adalah aku.

Akuma de sakana (Iblis sekaligus ikan). Akumade sakana (Hanyalah seekor ikan). A-ku-ma-de-sa-ka-na.

Hm? Entah kenapa, aku merasa memori dari kehidupanku yang sebelumnya—yang seharusnya sudah disegel—seperti tergelitik... Sial, aku tidak bisa mengingatnya.

Yah, dipikirkan pun tidak ada gunanya. Aku memutuskan untuk mencoba melompat sekali lagi demi menyemangati diri sendiri.

Plat! Plat-plet-plet-plakkk!!

Sip, lompatan yang luar biasa bahkan menurut standarku sendiri. Memang tidak salah lagi, ini aku. Hebatnya seorang Iblis. Dan hebatnya seekor Ikan.

Ngomong-ngomong, kalau tidak ada orang yang lewat di jalan ini dan membawaku ke tempat berair dalam waktu dekat, aku bisa mati kekeringan... Gimana, ya?



Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close