NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Ore no Nounai Sentakushi ga - Gakuen Rabukome o Zenryoku de Jama Shite Iru (Noucome) Volume 2 Interlude 4

Interlude 4

Bicara Soal Sebuah Kemungkinan — Bagian 4


──Eh, rahasianya? Enggak, enggak, enggak ada yang sehebat itu, kok.

──Bukan begitu, beneran deh, bukannya aku mau sembunyi-sembunyi. Aku cuma mencoba untuk selalu tampil apa adanya, nggak ada hal spesial yang aku lakuin.

──Tapi ya kalau... kalau memang harus dibilang, mungkin rahasianya adalah 'Cinta'.

──Habisnya, kalau aku dengar cerita dari yang lain, mereka cuma bisa mengeluh. Katanya rambut itu merepotkanlah, sampah dapur itu baunya busuklah, pokoknya penuh keluhan dan sama sekali nggak ada 'Cinta'. Padahal, apa pun yang datang, kalau kita menghadapinya dengan 'Cinta' sambil bilang 'Terima kasih atas kerja kerasnya' atau 'Kamu sudah berjuang dengan baik', semuanya pasti bakal mengalir dengan perasaan lega. Kalau sudah begitu, nggak akan ada lagi yang namanya lendir atau penyumbatan.

──Sebenarnya gara-gara masalah prinsip ini, dulu aku pernah berdebat hebat. Sampai sekarang pun hubungan aku sama dia masih punya celah yang dalam... Yah, namanya juga kami ini 'Lubang Pembuangan'.

──Iya, itu barusan pun (permainan kata), emangnya kenapa?



Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close