NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Saikyou Degarashi Ouji no An’yaku Teii Arasoi V10 Chapter 2

 Penerjemah: Chesky Aseka

Proffreader: Chesky Aseka


Chapter 2

Rapat Investigasi

Bagian 1

Akhirnya hari sidang investigasi itu tiba. 

Aku dipanggil ke ruang dewan yang terletak di lantai atas markas pusat Guild, Babel, untuk menghadiri sidang tersebut. 

Karena segala persiapan sudah dilakukan, aku langsung menuju ruang dewan dengan teleportasi. 

“Wah, wah. Sepertinya semua sudah berkumpul. Apa aku terlambat?” 

“Tidak, kamu datang tepat waktu, Silver.” 

Yang menjawab adalah pria berambut pirang. 

Tubuhnya agak gemuk dan dia memakai kacamata, dan di balik lensa itu matanya tampak menyipit dengan senyum samar. 

Pria itu duduk di sisi paling jauh dari tempatku, tepat di kepala meja bundar, bernama Trossin. 

Dialah Guild Master, pemimpin tertinggi para petualang, sekaligus Ketua Dewan. 

Di sebelah kanannya duduk Wakil Guild Master, Clyde. Sementara di sebelah kirinya ada pria jangkung yang sangat kurus, wajahnya pucat dan tidak sehat, dan kini menatapku seolah aku ini masalah berjalan. 

Dialah Kepala Pengawas, orang yang memeriksa seluruh guild di benua sekaligus menjaga ketertiban guild. Dan dialah yang mengusulkan sidang investigasi terhadapku. Namanya Pittman. Dia sering disebut-sebut sebagai kaki tangan Trossin, dan menjadi rahasia umum bahwa posisinya sekarang adalah karena Trossin. 

Anggota dewan lainnya adalah Kepala Administrasi, yang mengurusi urusan internal; Kepala Urusan Luar Negeri, yang berhubungan dengan negara-negara lain; dan Kepala Markas Pusat, yang mengawasi keseluruhan pusat. 

Totalnya, ada enam orang yang membentuk Dewan Guild. 

Dan dari enam orang itu, lima orang menyetujui untuk melakukan investigasi terhadapku. 

Kenapa? 

Karena Trossin, orang paling berpengaruh di guild, mendukung investigasi itu. Tidak banyak yang berani menentangnya. Clyde mungkin satu-satunya. 

Clyde naik dari petualang lapangan hingga mencapai posisinya sekarang, karena kecerdasannya dan kemampuannya bekerja setara dengan staf guild. 

Guild adalah organisasi raksasa. Semakin naik jabatan, semakin diperlukan kemampuan manajemen yang berbeda dari kerja lapangan. Karena itu, semua anggota dewan selain Clyde berasal dari staf guild. 

Bukan berarti mereka tak pernah ke lapangan, tapi mereka jelas jauh dari sana. 

Lalu apakah para petualang lapangan bisa mengurus guild? Jawabannya tidak. Itulah sebabnya staf guild yang naik jabatan tidak pernah dipersoalkan. 

Nyatanya, meski para anggota dewan kebanyakan berasal dari staf guild, guild selalu dikelola dengan baik. Setiap generasi dewan pun selalu menghormati para petualang SS, puncak tertinggi para petualang, dan tidak pernah memperlakukan mereka dengan semena-mena. Karena itu demi kebaikan guild. 

Tapi Trossin berbeda. Dia memang punya kemampuan sebagai pemimpin puncak organisasi sebesar Guild Petualang yang memiliki cabang di seluruh benua. 

Buktinya, sejak dia menjabat, jumlah cabang bertambah dan pengaruh guild meningkat. 

Itu adalah prestasinya. Namun saat menjadi Guild Master, dia menyingkirkan siapa pun yang tidak mau mengikutinya ke posisi-posisi tak penting. Dari situ sudah terlihat jelas, Trossin tidak menerima penentang. 

Karena itu, bagi Trossin, para petualang SS adalah keberadaan yang tidak bisa dia toleransi. 

“Karena Silver sudah tiba, mari kita mulai investigasinya.” 

Duduk berhadapan langsung dengan Trossin, aku mendengarkan Pittman berbicara. 

Pittman kemudian meminta persetujuan dari anggota dewan lain. 

Clyde mengangkat tangan. 

“Boleh bicara sebentar?” 

“Ada apa, Wakil Guild Master?” 

“Masih belum terlambat. Bagaimana kalau kita batalkan investigasi ini?” 

“Masih mengulang hal itu? Ini sudah diputuskan.” 

“Belum pernah ada yang menginvestigasi petualang SS. Kalau kita lakukan, keseimbangan antara dewan dan para petualang SS akan runtuh.” 

Para anggota dewan mengernyitkan wajah mendengar itu. 

Tentu saja mereka juga punya kekhawatiran yang sama. 

Namun.

“Clyde, menurutku justru aturan yang selama ini ada itulah yang aneh.” 

“Apa maksudnya, Guild Master?” 

“Guild diatur oleh dewan. Tapi dewan bahkan tidak bisa mengatakan apa pun pada petualang SS? Bukankah itu aneh?” 

“Petualang SS berbeda dari petualang lain, Guild Master.” 

“Aku paham. Tapi mereka tetap petualang. Selama aku menjadi Guild Master, kebiasaan konyol tidak menyentuh petualang SS itu akan kuhentikan.” 

Sambil mengatakan itu, Trossin mengarahkan pandangannya padaku. 

Aku tahu pasti apa yang dia inginkan. 

Dia ingin melakukan investigasi, menyalahkan tindakanku, lalu menggunakan itu sebagai alasan untuk membatasi kekuasaanku dan ruang gerakku. 

Dan aku hanya permulaan. Setelah membuatku jadi contoh, dia pasti akan mencoba menempatkan semua petualang SS di bawah kendali dewan. 

Tapi Trossin tidak mengerti. 

Petualang SS itu adalah orang-orang yang tidak mau tunduk pada organisasi mana pun. Itulah kenapa sistem petualang SS dibuat agar orang-orang seperti itu tetap bisa dimanfaatkan sebagai kekuatan. 

Bahwa para petualang SS tidak berada di bawah dewan, itu bukan kebetulan. Meski mereka disebut petualang, petualang SS berada di kategori tersendiri. 

Mereka bertindak saat diminta, tapi selain itu bebas bergerak. Dan semua dewan sepanjang sejarah menerimanya. Mereka tahu bahwa patuh pada permintaan saja sudah merupakan bentuk kompromi dari para petualang SS. 

Trossin bilang dia mengerti, tapi pemahamannya dangkal. 

“Silver. Sebelum investigasi dimulai, apa ada yang ingin kamu sampaikan?” 

“Aku ingin memastikan alasan kenapa kalian melakukan ini. Tidak apa, ‘kan?” 

“Tentu. Pittman.” 

“Baik! Petualang SS Silver menunjukkan keterlibatan berlebihan dengan Kekaisaran Adrasia. Saat pemberontakan oleh Pangeran Ketiga Gordon Lakes Ardler, Silver menumbangkan dua ekor Naga Suci yang dikerahkan oleh Persatuan Kerajaan Egret. Lebih jauh lagi, dia memanfaatkan situasi itu untuk menyerang dengan sihir jarak jauh ke arah pasukan Kerajaan Perlan dan pasukan Negara Bagian Cornix yang bergerak di dekat perbatasan, sehingga menghentikan laju mereka. Ini adalah tindakan yang sangat berlebihan. Oleh karena itu, investigasi ini dinilai layak!” 

Seolah telah menyampaikan semuanya, Pittman melirik Trossin, lalu menatapku tajam. 

Sebagai Kepala Pengawas, dia sering berkelana ke banyak cabang guild, dan dia juga yang menerima banyak laporan tentang masalah-masalah para petualang SS.

Mungkin inilah penyebab rasa permusuhannya terhadap petualang SS lebih besar daripada anggota dewan lain. 

Ya, mereka memang tidak punya akal sehat. Tingkat kerusakan yang mereka timbulkan jauh lebih parah daripada aku. 

“Dengar, Silver. Puas dengan penjelasannya?”

“Apa aku terlihat puas? Sama sekali tidak. Justru aku ingin bertanya balik. Menurut kalian, apa yang seharusnya kulakukan saat itu?” 

“Kamu seharusnya menghubungi markas pusat dan menunggu keputusan kami.” 

“Hmph... Selama itu, banyak orang akan mati.” 

“Itu adalah pengorbanan yang tak terhindarkan. Petualang SS setara dengan satu pasukan. Jika kamu ikut campur, pihak yang kamu bantu pasti menang. Seperti tindakanmu kali ini. Jika itu terus berlanjut, Guild Petualang akan kehilangan kepercayaan dari negara-negara. Karena itu tindakanmu tidak bisa dibiarkan. Guild harus selalu netral.” 

“Selalu netral, ya? Kalau begitu bukankah tindakanku justru tepat? Guild menyetujui untuk mengeluarkan naga-naga Persatuan Kerajaan dari daftar target penaklukan, menjadikannya Naga Suci Pelindung semata agar mereka fokus melindungi negaranya sendiri. Namun mereka malah digunakan untuk invasi. Karena itu aku menaklukkannya, dan menahan laju pasukan yang memanfaatkan kekacauan itu. Ada masalah dengan itu? Aku justru menjaga nama baik guild.” 

“Masalahnya adalah keputusan itu tidak boleh dibuat oleh satu orang sepertimu. Lagi pula, Naga Suci Pelindung itu belum menyerang Kekaisaran.” 

“Begitu mereka melintasi perbatasan, itu sama saja dengan menyerang.” 

“Menurut Persatuan Kerajaan, Naga Suci itu hanya terlalu bersemangat dan tak sengaja masuk ke wilayah Kekaisaran. Itu murni kecelakaan. Para Kesatria Naga juga mengatakan mereka telah mengembalikan kesadaran sang naga. Jadi, kamulah yang memprovokasi Naga Suci yang tidak berniat menyerang.” 

“Kalau mereka tak bisa mengendalikan naga mereka sendiri, itu salah Persatuan Kerajaan. Tugas petualang adalah menyingkirkan ancaman sebelum membesar.” 

“Sekalipun begitu, kamu tetap telah menaklukkan naga yang telah dinyatakan tidak untuk ditaklukkan oleh guild. Dan akibatnya, Kekaisaran diuntungkan besar-besaran. Dampaknya terhadap situasi politik seluruh benua sangat signifikan. Dunia bisa saja mengira guild berpihak pada Kekaisaran.” 

“Jangan membuatku tertawa. Kenapa tidak jujur saja? Ada tekanan dari negara-negara lain, dan kalian menyerah pada tekanan itu. Benar begitu?” 

Mendengar perkataanku, alis Trossin sedikit terangkat. 

Pittman menatapku dengan tatapan seolah ingin membunuhku. 

Para anggota dewan lainnya tampak gelisah. 

Mungkin sikap tenangku membuat mereka merasa tidak nyaman. 

“Baiklah. Alasan kalian sudah kuterima. Boleh kalau aku memanggil pembelaku? Nona Fine, duta Kekaisaran.” 

“Tidak masalah. Kekaisaran pasti punya pendapat sendiri.” 

Trossin memberi izin. 

Mendapatkan persetujuan itu, aku membuka gerbang teleportasi di belakangku. 

Dari sana, Fine pun muncul. 

Namun itu bukan akhir dari kejutan. 

“Aduh, akhirnya tiba juga giliranku?” 

“Tch. Persediaan minumanku habis, jadi mood-ku jelek.” 

“Padahal baumu masih alkohol, Jack. Kamu pasti minum banyak semalam, kan?” 

“Bacot. Itu belum bisa dibilang minum. Iya, kan, Kakek?” 

“Betul sekali. Yang begitu belum bisa disebut minum. Meski aku tak ingat apa pun. Wahahaha!” 

“Sudah cukup sandiwaranya. Cepat kita selesaikan ini.” 

Setelah Fine, Egor dan yang lainnya keluar dari gerbang sambil bercakap-cakap tak jelas, lalu mereka duduk di kursi-kursi sekitar meja bundar. 

Para anggota dewan ternganga melihat itu. 

Tentu saja. Dalam pandangan Dewan, petualang SS tidak mungkin bekerja sama. Kenyataannya memang begitu, mereka masing-masing punya kebiasaan aneh dan jarang mau berurusan satu sama lain. Karena itulah mereka diberi otoritas setara dewan, mereka tidak akan pernah berkumpul dan melakukan sesuatu bersama. 

Namun kali ini mereka berkumpul. 

Setelah semuanya duduk, No Name membuka mulutnya. 

“Muncul tiba-tiba memang kurang sopan. Aku, petualang SS No Name, akan ikut dalam sidang investigasi terhadap Silver.” 

“Petualang SS Liena juga ikut~”

“Petualang SS Egor pun ikut dalam sidang ini.” 

“Serius harus ngomong begini? Ya sudah. Petualang SS Jack. Aku ikut sidang investigasi ini. Bersyukurlah, aku bahkan menahan diri untuk tidak minum pagi ini.” 

Begitu semua selesai memperkenalkan diri, para anggota dewan kehilangan ekspresi mereka. 

Aku menyandarkan kedua siku di meja bundar dan berkata kepada mereka, “Semua sudah lengkap. Silakan mulai investigasinya.” 

Melihat wajah Trossin yang jelas-jelas menegang, aku menyeringai kecil di balik topengku.


Bagian 2

“K-Kalian! Untuk apa datang ke sini!?” 

Orang pertama yang bersuara adalah Pittman.

Meski jawabannya sudah jelas, dia tetap bertanya, mungkin karena ingin lari dari kenyataan. 

“Bukannya sudah kami bilang barusan? Kami datang untuk ikut dalam investigasi terhadap Silver.” 

“Aku tidak pernah memanggil kalian!” 

“Kalau tidak dipanggil, kami tidak boleh datang begitu saja?” 

“Tentu saja tidak! Dewan Guild bukan tempat bermain!” 

“Oh? Begitu, ya? Kupikir ini hanya permainan, soalnya kalian kelihatannya tidak sadar bahwa petualang SS punya hak hadir dan hak suara dalam dewan.” 

“A-Apa...?” 

Pittman terdiam membeku.

Melihat reaksinya, dia benar-benar tidak tahu, rupanya. 

Ya, wajar saja, pengetahuan yang jarang berguna memang mudah dilupakan. 

“Itu benar, Kepala Pengawas Pittman.” 

“A-Aku tahu! H-Hanya saja aku terkejut karena mereka yang tahu! Jangan meremehkanku! Tentu saja aku tahu!” 

“Kalau begitu bagus.” 

Setelah ditegur Clyde, wajah Pittman memerah dan dia buru-buru menegaskan bahwad ia mengetahui aturan itu. 

Clyde pun tidak menekan lebih jauh. Karena memang tidak perlu. 

Jujur saja, sejak lima petualang SS sekaligus muncul, para anggota dewan ini sebenarnya sudah kalah. 

“Sebagai petualang SS, kami tertarik pada investigasi terhadap sesama petualang SS. Jadi kami semua akan ikut. Silakan mulai.” 

“Aku tidak akan mengganggu. Aku hanya ingin mendengarkan. Kalau pembahasanmu masuk akal, aku takkan bilang apa pun.” 

“Aku juga nggak berniat ikut campur. Lagian aku pun nggak tertarik.” 

“Kalau tidak tertarik, jangan datang! Cepat pergi!” 

“Hah? Kenapa aku harus ikut kata-katamu? Cepat mulai saja. Kalau Silver memang salah sebagai petualang, hukum dia. Bukannya itu tujuan dari investigasi ini? Ada kami atau tidak, harusnya tetap sama, kan?” 

“Uh...” 

Ditatap Jack, Pittman memalingkan wajahnya. 

Tidak adil menyebutnya pengecut. Sedikit sekali orang yang bisa bicara tatap muka dengan Jack tanpa gemetar. 

Dalam keheningan itu, Trossin yang sejak tadi diam, akhirnya berbicara. 

“Petualang SS sekalian, terima kasih sudah berkumpul. Melihat kalian bersama seperti ini, pemandangannya sungguh luar biasa. Namun kami tidak menyangka kalian semua datang. Maaf, tapi hari ini kami hanya berencana melakukan pertanyaan kecil saja. Sidang investigasi ini akan berlangsung lama. Mohon dimaklumi.” 

Trossin tersenyum setelah mengatakan itu. 

Ah, jadi ini taktik memperpanjang waktu, ya. 

Memang strategi yang efektif. Di seluruh benua, hanya ada lima petualang SS. 

Mereka tersebar untuk merespons ancaman di berbagai wilayah. Bahkan dua di antaranya begitu sulit dilacak sehingga praktis yang bisa diandalkan guild hanya tiga orang. 

Lima petualang SS berada lama di satu tempat sudah cukup untuk mengacaukan keseimbangan benua. 

Karena itulah kami tidak boleh berkumpul terlalu lama. 

Namun. 

“Tidak. Kami tidak akan menyetujinya. Selesaikan hari ini juga.” 

“Jangan konyol, Lienares.” 

“Menurutmu aku tidak masuk akal? Justru sebaliknya. Kalian punya waktu sejak lama. Dokumen dan datanya sudah siap, bukan?” 

“Tentu saja. Namun kami tidak bisa fokus hanya untuk investigasi ini.” 

“Itu sebabnya aku bilang selesaikan hari ini. Atau ada alasan lain mengapa kalian tidak bisa selesaikan hari ini?” 

“Dengar, Lienares. Investigasi terhadap petualang SS belum pernah terjadi sebelumnya. Ini kasus yang harus ditangani dengan sangat hati-hati. Mengambil keputusan buru-buru hari ini sangat berbahaya, kamu tidak berpikir begitu?” 

“Tidak. Bagaimana menurutmu, Fine?” 

Lienares tersenyum tipis lalu melirik ke arah Fine yang berdiri di belakangku. 

Dia bisa saja memojokkan Trossin sendirian, tapi sengaja menyerahkan umpan pada Fine. 

Fine pun tidak gentar. Dengan tenang dia mengangguk. 

“Ya. Sebagai duta Kekaisaran, saya juga meminta agar sidang investigasi ini segera diselesaikan. Karena dasar dari investigasinya adalah dugaan bahwa tindakan Tuan Silver memihak Kekaisaran, maka membiarkan ini berlarut-larut akan menyulitkan Kekaisaran dalam menggunakan petualang. Kami perlu batasan yang jelas dan sikap resmi guild sesegera mungkin.” 

“Itu hanya pendapat pihak Kekaisaran, Duta Fine. Tidak ada alasan bagi kami untuk menyesuaikan diri dengan Kekaisaran.” 

“Oh. Jadi maksud Anda, guild meremehkan stabilitas benua?” 

“...Apa maksudnya?” 

“Sesuai ucapan saya. Ketika hubungan antara kekuatan besar dan petualang SS sedang dipertanyakan, Anda justru menundanya. Itu berarti menunda stabilitas benua. Jika tidak diselesaikan sekarang, guild secara tidak langsung membiarkan kesan bahwa mereka membenarkan tindakan Tuan Silver.” 

“Tidakkah itu anggapan yang berlebihan?” 

“Tidak. Selama tidak ada keputusan, dunia bebas menafsirkannya demikian. Jika Anda sengaja menundanya, maka masalah serupa di kemudian hari pun akan dibiarkan. Sebaliknya, keputusan cepat akan menegaskan sikap guild pada seluruh benua. Mengapa tidak dilakukan saja? Jika itu bukan meremehkan stabilitas, lalu apa?” 

Trossin terdiam mendengarnya. 

Jika status keduanya setara, mungkin dia bisa membalas. Namun saat ini Fine berada pada posisi yang jauh lebih menguntungkan. 

Terutama karena... 

“Namun, aku juga memahami sudut pandang Guild Master. Jika berbeda pendapat, bagaimana dewan akan mengambil keputusan?” 

“Kamu bukan anggota dewan.” 

“Kami ingin kesimpulan yang cepat. Jadi alasan itu tidak berlaku.” 

“...Jika berbeda pendapat, kami akan mempertimbangkannya hingga matang.” 

“Wakil Guild Master. Ada tanggapan?” 

Fine melempar pertanyaan pada Clyde. 

Clyde mengangkat bahu sebelum menjawab.

“Kalau terjadi perbedaan pendapat, kita pertimbangkan matang-matang atau lakukan voting mayoritas.” 

“Kalau begitu, kita pakai voting saja. Lebih cepat dan praktis. Jadi, siapa yang mau sidang dilakukan segera, angkat tangan.” 

Lienares tidak memberi Trossin kesempatan menyela dan langsung meminta semua orang mengacungkan tangan. 

Yang mengangkat tangan adalah lima petualang peringkat SS ditambah Clyde, total enam orang. 

Hasil voting mayoritas pun ditetapkan. 

“Sudah diputuskan.” 

“Jangan bercanda! Kalau kalian masih menjalankan tanggung jawab sebagai petualang peringkat SS, mungkin masih bisa kupahami, tapi akhir-akhir ini kami bahkan tak tahu Egor dan Jack itu berada di mana! Mana mungkin orang seperti itu punya hak suara!” 

“Kalau begitu, harusnya kalian sudah mencabut gelar SS mereka sejak awal. Sudah terlambat kalau baru protes sekarang, ‘kan?” 

“Apa katamu!?” 

“Sudahlah, mulai saja sidangnya. Itu satu-satunya pilihan yang kalian punya.” 

“Tidak, tidak juga.” 

Trossin menyela dan membantah Jack.

Dia mengalihkan pandangannya padaku. 

“Silver. Kamu adalah pihak yang akan disidang. Suaramu tidak sah. Dan jika jumlah suara berimbang, Ketua yang mengambil keputusan.” 

“Kalau begitu, suara Ketua juga harusnya tidak sah.” 

“Sayangnya, tidak ada aturan seperti itu. Sekarang, siapa yang menganggap sidang harus dilakukan dengan pertimbangan, silakan angkat tangan.” 

Trossin mendorong mereka untuk mengacungkan tangan sambil mendengus mengejek. 

Mendengar itu, Lienares mengeluarkan suara dari dasar perutnya, lantang tetapi terkendali. 

“Dengar baik-baik, para anggota dewan. Para petualang mempertaruhkan nyawa di garis depan. Dan kalian, staf guild, adalah pihak yang mendukung kami. Untuk itu kami tidak mempersoalkan peran kalian dalam pengelolaan guild. Tapi kalau kami yang mempertaruhkan nyawa ini membasmi monster, lalu kalian mengadakan sidang investigasi hanya karena itu, maka kalian juga harus siap. Nyawa kalian, nyawa rakyat. Kalian mempertanyakan keputusan orang yang bertindak dengan mempertaruhkan semua itu—jadi, kalian juga harus mempertaruhkan nyawa, oke?” 

Tatapan Lienares menyapu seluruh anggota dewan tanpa pengecualian. 

Kepala Markas Pusat, Kepala Administrasi, dan Kepala Urusan Luar Negeri—yang semula hendak mengangkat tangan—secara refleks menghentikan gerakan mereka. 

Trossin menatap mereka tajam, memaksa, namun Lienares membentaknya. 

“Berhenti mengubah rencana dan cepat hadapi kami!! Jangan remehkan para petualang! Kami ini bukan orang yang sabar!” 

“Akhir-akhir ini aku kurang olahraga, bisa-bisa aku mengayunkan pedang hanya karena bosan, nih.” 

“Udah lama aku nggak latihan. Kalau mau, bangunan besar juga nggak masalah, ‘kan? Kelihatan lebih seru.” 

“Kalau tidak cepat dimulai, aku pulang. Urusan beres-beres setelah itu terserah kalian.” 

Mengharap No Name menghentikan ketegangan yang makin memuncak, Trossin menatapnya, tapi No Name justru menepis harapan itu. 

Ucapan itu menjadi penentu. 

Kepala Markas Pusat, Kepala Administrasi, dan Kepala Urusan Luar Negeri memilih abstain. 

“Sepertinya suara mayoritas sudah jelas. Kalau begitu, silakan mulai. Aku juga bukannya punya banyak waktu. Lekaslah, Guild Master.” 

Melihat sikapku yang tenang dan santai, Trossin dan Pittman langsung terlihat berkedut di pipi mereka pada saat yang bersamaan.


Bagian 3

“Kalau begitu... Aku menyatakan sidang investigasi terhadap Silver dimulai.” 

Pittman melirik ke arah Trossin, memastikan anggukannya sebelum membuka sidang. 

Sepertinya dia menyadari bahwa upaya mengulur waktu sudah tak ada gunanya. 

Kalau semuanya akan dipaksa lewat voting mayoritas, lebih baik segera dimulai. 

“Dalam sidang ini, kita akan meninjau satu per satu tindakan Silver.” 

Pittman mulai membacakan dokumen yang jelas sudah dipersiapkan sejak awal. 

Jika dari sidang ini tindakanku dianggap tidak pantas sebagai petualang peringkat SS, kemungkinan besar akan ada sanksi. Melalui sanksi itulah Trossin dan kelompoknya ingin membatasi gerak-gerikku. 

“Pertama-tama, seperti yang kalian ketahui, di Kekaisaran Adrasia saat ini tengah berlangsung perebutan takhta. Pemenangnya akan menjadi Kaisar berikutnya, menjadi Putra Mahkota. Sebagai salah satu dari tiga negara adidaya benua dan penguasa kawasan tengah, perebutan takhta Kekaisaran memiliki dampak besar bagi seluruh benua. Karena itu, Guild Petualang pun memperhatikan situasi ini secara khusus. Dalam keadaan seperti itu, Silver terlihat memihak salah satu kandidat, Yang Mulia Pangeran Kedelapan, Leonard Lakes Ardler. Sebagai bukti...” 

“Aku mengakuinya.” 

Sebelum Pittman menyebutkan deretan bukti panjang lebar, aku sudah mengiyakan dengan tenang. 

Tak menyangka aku akan mengakui begitu cepat, Pittman membeku dengan mulut menganga. Melihat itu, Trossin berdeham keras, memberi isyarat agar dia melanjutkan. 

“B-Baik, jadi, Silver! Meskipun berstatus petualang peringkat SS, kamu benar-benar terlibat dalam konflik politik berskala besar, benar begitu!?” 

“Aku sudah bilang itu benar.” 

“Itu adalah pelanggaran yang jelas! Petualang peringkat SS memiliki kekuatan setara pasukan militer, bahkan menjadi simbol para petualang! Jika petualang lain melakukan itu mungkin masih dapat dimaklumi, tapi seorang petualang SS yang memihak sebuah faksi bisa membuat netralitas guild dan para petualang diragukan! Ini sungguh tindakan gegabah!!” 

Pittman menuangkan semuanya dalam satu tarikan. 

Aku hanya mengangkat bahu. 

Tidak ada gunanya berbohong. Dalam situasi seperti ini, satu kebohongan akan memanggil kebohongan berikutnya. Lebih lagi, posisi yang menguntungkan ada di pihakku, tidak ada alasan untuk menutupi apa pun. 

Dilihat dari berbagai sudut pandang, sudah jelas aku terlibat dengan Leo. Dan Pittman pasti memegang bukti-buktinya. Satu per satu mungkin tak terlihat besar, tapi jika dikumpulkan, itu bisa jadi bahan analisis yang kuat. 

Jika hasil akhirnya tetap menilai aku memihaknya, mengakuinya adalah pilihan paling masuk akal. 

“Silver, apakah kamu punya pembelaan?” 

Clyde bertanya dengan nada sedikit cemas. 

Aku mengangguk pelan. 

“Pertama, sebagai fakta, aku memang memiliki hubungan kerja sama dengan Pangeran Leonard. Melalui Nona Fine yang ada di sini, kami telah beberapa kali melakukan pertukaran informasi.” 

“Benar. Itu memang benar.” 

“Kalau begitu, masalahnya sudah jelas! Silver! Kamu telah melakukan hal yang tidak boleh dilakukan seorang petualang peringkat SS!!” 

“Vampir.” 

Pittman masih memukul-mukul kesimpulannya, namun aku memotongnya dengan satu kata. 

Para anggota dewan saling memandang bingung, tak mengerti maksudku. 

Melihat reaksi itu, aku tersenyum kecil dan melanjutkan. 

“Naga Laut, iblis, Kura-Kura Roh, Naga Suci. Kalian tahu apa maksudnya?” 

“Kamu bicara tentang monster yang kamu kalahkan!? Apa kamu ingin pelanggaranmu diampuni hanya karena prestasimu itu!? Jangan bermimpi!” 

“Ya, itu memang monster-monster berperingkat tinggi yang kubasmi. Tapi bukankah kalian merasa ada yang janggal?” 

“Apa yang janggal!?” 

“Bahwa bahkan untuk seorang peringkat SS sekalipun, bertemu begitu banyak monster berperingkat tinggi dalam waktu sesingkat itu adalah hal yang tidak biasa?” 

Aku mengangguk menjawab perkataan Clyde. 

Para anggota dewan tampak tersentak, seolah baru menyadari sesuatu. 

Mungkin mereka sudah mati rasa karena belakangan ini kemunculan monster berperingkat tinggi terlalu sering. 

“Pada dasarnya, wilayah Kekaisaran Adrasia adalah daerah yang nyaris tidak memiliki monster berperingkat tinggi. Kalau pun muncul, itu biasanya monster yang lolos dari penanggulangan di luar wilayah, dengan kata lain, monster yang berpindah dari tempat lain. Monster yang kusebutkan tadi, kalau muncul sekali saja dalam setahun di Kekaisaran, itu sudah akan jadi berita besar. Meski untuk Naga Laut, memang kejadiannya ada di wilayah laut milik Kadipaten, tapi Kekaisaran Adrasia tetap terlibat.” 

“Lalu? Apa karena banyak monster lalu itu membenarkanmu ikut campur dalam konflik politik!?” 

“Itu poinnya. Ya, kemunculan monster-monster itu mulai meningkat sejak perebutan takhta benar-benar dimulai. Lebih tepatnya, sejak Pangeran Kedelapan Leonard menyatakan diri sebagai kandidat. Terdengar janggal, tapi Pangeran Leonard yang menjadi titik temu dari monster-monster itu.” 

Dan tentu saja, itu bukan kebetulan. Sebagian besar waktu, aku dan Leo bergerak bersama. Bahkan sebagai Silver, aku sering turun tangan ketika Leo dalam keadaan bahaya. 

Namun dalam kurun waktu singkat ini, kejadian-kejadian yang menimpa Leo sudah melampaui batas wajar. Kenapa dia selalu terlibat? 

Karena dia seorang kandidat penerus takhta. 

“Kemunculan monster berperingkat tinggi belakangan ini jelas memiliki keterkaitan dengan perebutan takhta. Naga Laut mungkin kasus khusus, tapi aneh juga kalau segelnya kebetulan rusak tepat saat Leo dikirim ke laut. Lalu Kura-Kura Roh? Apakah itu juga kebetulan?” 

“Siapa yang tahu ya. Mereka itu semacam bencana alam. Tapi orang-orang bodoh yang memprovokasi dan merusak penghalang itu, mungkin memang ada tangan kotor yang bermain.” 

“Sekalipun kita abaikan kasus itu, tetap saja ini semua tidak normal. Dan karena situasinya seperti itu, aku terus sibuk menanggulanginya. Aku juga butuh waktu untuk memulihkan energi sihir. Karena itu, aku butuh informasi yang akurat. Leo, sebagai kandidat pewaris takhta yang selalu menjadi pusat kekacauan, adalah sumber informasi itu. Demi informasi itu aku memang memihaknya, tapi, lebih baik begitu daripada Kekaisaran jatuh ke dalam kekacauan tak terelakkan.” 

Kemunculan monster berperingkat tinggi jelas terhubung dengan perebutan takhta, dan sebagian besar berkaitan langsung dengan Leo. Maka dari itu, menerima informasi dari Leo adalah keharusan. Dan jika sebagai gantinya aku harus memihaknya, itu adalah konsekuensi yang tidak bisa dihindari. 

Dengan alur itu, aku melanjutkan pembicaraan. 

Pittman hanya terdiam.

Sepertinya dia bingung dari mana harus menyanggah.

Trossin meliriknya sekilas, lalu menyelipkan komentar. 

“Silver. Dengan kemampuanmu, bukankah tanpa informasi sekalipun kamu masih bisa menangani masalahnya? Memang benar mungkin tidak akan sampai menjadi kekacauan besar, namun tetap saja, keterlibatanmu dalam perebutan takhta telah mengubah sejarah Kekaisaran Adrasia. Dengan campur tanganmu, Pangeran Leonard semakin dekat pada posisi Kaisar.” 

“Jika Pangeran Leonard mendekat ke takhta, itu berarti para kandidat lain semakin menjauh darinya. Menurutku itu justru baik untuk stabilitas benua. Lagipula, dua kandidat perebut takhta terlibat dalam pemanggilan iblis. Iblis itu muncul karena seorang gadis pengguna sihir bawaan kehilangan kendali. Dan organisasi yang menculik gadis itu terhubung dengan Putri Zandra. Sementara eksperimen untuk memicu itu, yang melibatkan anak-anak pemilik sihir bawaan, melibatkan faksi garis keras dalam militer Kekaisaran. Pemimpinnya tak lain adalah Pangeran Gordon. Seharusnya kamu memujiku karena sudah mencegah orang-orang seperti itu mendekati takhta.” 

Bahkan para anggota dewan tidak mengetahui seluk-beluk kerahasiaan internal Kekaisaran. 

Jika digali lebih dalam, sangat mudah terlihat bahwa para kandidat selain Leo justru jauh lebih berbahaya. 

Dan kalau itu sudah jelas, keberpihakanku pada Leo akan dianggap sebagai pilihan yang tak terelakkan. 

Namun. 

“Walaupun demikian, bukan berarti campur tanganmu dalam politik bisa dibenarkan. Kamu seharusnya menghubungi Guild dan meminta bantuan.” 

“Kalau aku meminta bantuan, kalian akan menanggapinya?” 

“Sudah tentu.” 

“Begitukah. Tapi sayang, aku tidak percaya pada kalian. Kalau kalian mengirimkan orang yang hanya menjadi beban, itu cuma membuat pekerjaanku semakin merepotkan.” 

“Jangan bawa perasaan ke sini.” 

“Ini bukan soal perasaan. Ini fakta. Pertama, saat insiden Kura-Kura Roh, kalian mencoba menyingkirkanku dari penanganan. Jika Dewan ini benar-benar memahami situasi internal Kekaisaran dan mampu membagi kekuatan dengan tepat, kalian tidak mungkin melakukan itu. Kenyataannya, Kura-Kura Roh berhasil ditaklukkan berkat diriku, Kakek Egor, sang Pahlawan, dan Putri Pertapa. Kalau yang turun tangan adalah para peringkat S, kira-kira apa yang akan terjadi...?” 

“Kami semua sudah mati, dan wilayah utara Kekaisaran luluh lantak. Fakta bahwa kerusakan hanya sampai mengubah medan itu berkat Silver dan karena dia mengumpulkan para ahli ke garis depan.” 

Kata-kata Egor menjadi pukulan telak. 

Dalam insiden itu, kesalahan Dewan terlalu jelas.

Semakin mereka menyudutkanku, semakin tampak kelemahan mereka sendiri. 

Trossin, yang cepat membaca situasi, buru-buru mengubah arah pembicaraan. 

“Aku mengerti. Memang ada kelalaian dari pihak kami. Untuk itu, kami meminta maaf. Dan aku juga memahami alasanmu tidak menghubungi guild serta mencoba menyelesaikannya sendiri. Dengan demikian, keterlibatanmu dalam perebutan takhta kami anggap tidak bermasalah.” 

Dia menutup topik itu sebelum terluka terlalu dalam. 

Tapi...

Sayangnya, ada hal yang mereka lupakan. Di ruangan ini ada perwakilan Kekaisaran. 

“Tunggu sebentar. Mengenai hal itu, sebagai Duta Besar Kekaisaran, ada sesuatu yang ingin kutanyakan pada Dewan.” 

Belum selesai. Masih jauh dari selesai.


Bagian 4

“Duta Besar Fine. Kami akui, pemahaman kami mengenai kondisi internal Kekaisaran kurang mendalam. Namun mohon dipahami bahwa hal itu juga disebabkan oleh perebutan takhta di negara Anda. Bahkan bila kami mengawasinya, ada kalanya informasi tidak sampai kepada kami.” 

“Saya tidak akan mengeluh soal itu. Saya juga tidak akan menyalahkan Anda dengan mengatakan bahwa Kekaisaran telah Anda biarkan dalam bahaya. Pada akhirnya, dua petualang peringkat SS yang tergabung dalam guild membantu bekerja sama, dan berkat itu Kura-Kura Roh berhasil ditaklukkan. Lagipula, penaklukan Kura-Kura Roh pada dasarnya merupakan operasi gabungan antara Kekaisaran dan guild. Saya tidak berniat menuntut pertanggungjawaban guild.” 

“Saya menghargai itu. Lalu, apa yang ingin Anda tanyakan?” 

“Ini mengenai pemilihan para petualang peringkat S yang dikirim ke Kekaisaran. Karena ada upacara peringatan dan kemudian pemberontakan, kami tidak sempat menyampaikan protes... Namun, sebenarnya apa niat dari pemilihan itu?” 

“Niat? Kami memilih mereka berdasarkan kemampuan.” 

Trossin menjawab dengan santai. Ekspresinya seakan berkata bahwa dia bisa dengan mudah menepis pertanyaan gadis muda seperti Fine. 

Tapi apa benar semudah itu? 

“Kalau begitu bagaimana dengan perilaku mereka? Dari sekian banyak petualang yang bisa dikirim ke Kekaisaran, dua kelompok justru berasal dari Kekaisaran Suci. Sulit untuk tidak melihat ada unsur kesengajaan di sana.” 

“Pada waktu itu, para petualang peringkat S yang sedang bebas tugas dan bisa menjalankan misi memang kebanyakan berada di wilayah Kekaisaran Suci. Mereka tak ada hubungannya dengan Kekaisaran Suci.” 

“Namun keduanya menimbulkan masalah. Grom Soldat mengabaikan instruksi untuk berkumpul di ibu kota dan malah menyerang Kura-Kura Roh tanpa izin, sehingga mempercepat kebangkitannya. Dan Ignart bekerja sama dengan Grimoire, ikut terlibat dalam konspirasi terhadap Kekaisaran. Tolong beri saya penjelasan yang layak.” 

Dalam pertempuran melawan Kura-Kura Roh, Dewan benar-benar mencatat banyak sekali kesalahan. 

Sebagai Duta Besar Kekaisaran, Fine bisa saja mempersoalkannya kapan pun, namun dia sengaja menunggu saat ini, karena inilah waktu yang paling efektif. 

Tentu saja Dewan Guild tahu soal ini. 

Dan dari raut wajah mereka, terlihat jelas mereka sadar Fine akhirnya menusuk ke titik itu. 

“...Memang ada tanggung jawab dalam penunjukan itu. Namun mereka adalah petualang independen. Tindakan sepihak mereka murni keputusan mereka sendiri.” 

“Jadi Dewan Guild sama sekali tidak terlibat? Kebangkitan Kura-Kura Roh dipercepat, Kekaisaran terpaksa mengambil tindakan darurat. Yang menyelesaikan keadaan adalah teleportasi milik Tuan Silver. Lalu organisasi Grimoire yang didukung Ignart memasang penghalang di dalam wilayah Kekaisaran Adrasia dan mengancam nyawa Paduka Kaisar. Apakah Dewan sudah mengetahui semua ini?” 

“Tentu, kami mengetahuinya. Kami sangat menyesalkan...” 

“Jika kalian mengetahuinya, bagaimana bisa Anda tetap melakukan sidang terhadap Tuan Silver? Yang menahan bencana itu adalah beliau. Para petualang pilihan Dewan-lah yang membawa kerugian bagi Kekaisaran. Tetapi petualang yang menghentikan kerugian itu justru disidang. Bagi saya, Dewan tidak tampak adil. Sikap Anda lebih terlihat seperti menginginkan pelemahan Kekaisaran.” 

“Tidak begitu. Kami netral.” 

“Kalau begitu, tunjukkan buktinya. Dari tindakan-tindakan Anda, saya tidak merasakan adanya netralitas. Saya bahkan merasa Anda bersekongkol dengan negara lain untuk menjatuhkan Kekaisaran.” 

Dengan kata-kata, mengaku netral memang mudah. 

Tetapi ketika dimintai bukti itu lain cerita. 

Fine pasti tahu itu dengan sangat baik. 

Dia memanfaatkan momentum ini setelah intervensi Silver pada perebutan takhta dinyatakan tidak bersalah. Dewan tidak bisa lagi menyerang dari titik tersebut. 

Dan bila mereka mencoba mengalihkan kesalahan, Dewan justru akan diposisikan sebagai pihak yang bersalah. 

“Bukti, ya... Selama bertahun-tahun, kami tidak memihak negara mana pun dan telah berkontribusi pada stabilitas benua. Apakah itu tidak cukup?” 

“Tidak cukup. Itu prestasi para pendahulu Anda, bukan Dewan yang sekarang. Yang saya tanyakan adalah bukti bahwa Dewan saat ini benar-benar netral. Jika Anda tidak bisa memberi jawaban yang memuaskan, saya akan membawa masalah ini pulang ke Kekaisaran.” 

“Itu...!” 

Pittman tak kuasa menahan diri. 

Apa yang Fine katakan berarti Kekaisaran akan menindak masalah ini secara resmi.

Di bawah nama Kaisar, sebuah sidang akan dibuka, dan mereka akan mengambil langkah terhadap Guild Petualang. 

“Seperti yang Anda tahu, Kekaisaran sedang berada dalam kondisi perang saudara dan juga berperang dengan beberapa negara. Untuk saat ini kami tidak bisa melakukan apa pun. Tetapi... Jangan sekali-kali meremehkan Militer Kekaisaran, yang terkuat di benua ini. Bila Anda menganggap kami takkan bisa berbuat apa-apa, maka setelah semuanya berakhir, Andalah yang akan menyesal.” 

Seluruh anggota dewan, termasuk Trossin, bergetar sekejap. 

Tentu Trossin tak menyangka, lawan yang diremehkannya sebagai “gadis kecil” ternyata memiliki kemampuan di atas perkiraan. 

Kekeliruan ini mungkin bermula dari pertemuan berkali-kali antara Fine dan para anggota dewan sebelum penyelidikan digelar. Interaksi itulah yang menciptakan kesan Fine tak lebih dari gadis biasa. 

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, Fine sama sekali tidak menunjukkan kartu andalannya, hanya mengandalkan persuasi verbal. Hal ini membuat para anggota dewan beranggapan dia hanyalah putri bangsawan yang dipilih semata karena kepercayaan Kaisar. 

Mereka tidak menduga Fine menyembunyikan kemampuan sebenarnya, sehingga sama sekali tidak menyiapkan tindakan pencegahan. 

Bagi Kekaisaran, penyelidikan terhadap diriku adalah masalah serius. Sudah selayaknya mereka berusaha membatalkannya. Tentu saja, para anggota dewan memahami keinginan ini. 

Mereka mengira Fine akan membuka kartu selama negosiasi pendahuluan. Ketika Fine tidak melakukannya, mereka pun menganggapnya sebagai pihak yang tidak perlu diperhitungkan. 

Sungguh penilaian yang dangkal. 

Andai Fine bertindak sebagai Duta Besar Kekaisaran dengan segenap kemampuannya, justru Dewan Guild yang akan menjadi sasaran penyelidikan.

“Duta Besar Fine. Anda tampak agak emosional. Tolong tenangkan diri.” 

“Saya sangat tenang. Bila saya diizinkan bersikap emosional, saya sudah melontarkan jauh lebih banyak keluhan kepada Anda.” 

Fine menampilkan senyum lembut. 

Melihat itu, Jack mengangkat bahu dan melirikku. 

“Serem banget anak gadis ini, ya? Jauh beda dari gambaran yang aku punya tentang Putri Camar Biru.” 

“Memangnya kenapa? Bukankah dia luar biasa? Bunga yang cantik selalu punya duri. Semakin tajam durinya, semakin bersinar bunganya. Seperti aku!!” 

“Wahahaha!! Jangan bikin kakek ini ketawa!” 

“Egoor? Ada bagian yang lucu dari kalimatku barusan?” 

“Semuanya! Orang yang seluruh tubuhnya jadi duri jangan sok bicara tentang bunga!”

“Aduh! Sungguh keterlaluan!” 

“Haa... Masih berlanjutkah ini? Menurutku hasilnya sudah terlihat, kan?” 

Mulai bosan, para petualang peringkat SS pun ikut-ikut buka mulut.

Yah, sejak awal mereka memang tidak diperlukan dalam negosiasi ini.

Alasan mereka dibawa lengkap hanyalah untuk menutup jalan Dewan, menghalangi mereka untuk mengerahkan petualang peringkat SS melawan yang selevel. 

Dengan ini, Dewan memasuki sidang dalam posisi yang sangat tidak menguntungkan.

Dalam hal kekuatan, mereka jelas tidak bisa menang.

Dan Fine menggunakan kekuatan itu sebagai tekanan, mendorong negosiasi ke arah yang menguntungkannya. 

Lalu dia mengucapkan kata-kata yang menentukan. 

“Para anggota dewan. Saya tidak mengira semuanya bisa berjalan hanya dengan kata-kata manis. Karena itu, bila Anda bisa mengonfirmasi satu hal, saya akan mundur.” 

“...Apa yang ingin Anda konfirmasi?” 

“Sederhana saja. Sidang investigasi ini diadakan karena Anda tunduk pada tekanan negara lain, bukan? Jika Anda mengakui itu, saya tidak akan memperbesar masalah. Bagaimana?” 

Itu adalah tuntutan yang bisa mengguncang akar dari seluruh sidang investigasi terhadapku. 

Fine tetap tersenyum, seperti biasa, namun dari senyum itu terasa tekanan yang sulit dijelaskan.

Jarang sekali dia terlihat benar-benar marah seperti ini.


Bagian 5

Jadi, bagaimana Trossin akan menanggapinya?

Tekanan dari negara lain memang sudah jadi rahasia umum. Namun mengakuinya sebagai Dewan akan menjadi pukulan mematikan.

Jika mereka mengakuinya, maka sidang terhadapku otomatis tidak sah, dan netralitas Dewan akan dipertanyakan. 

Namun jika tidak mengakuinya, Kekaisaran akan memperbesar masalah ini. Mungkin sekarang mereka tak bisa berbuat apa-apa, tetapi begitu keadaan stabil, serangan yang datang bisa tak terbayangkan. 

Dua pilihan tanpa jalan keluar. Mana pun yang dipilih, hasilnya neraka.

Faktanya saja sudah memperlihatkan betapa besar amarah Fine. 

Fine hampir tidak pernah menekan seseorang sampai ke titik tanpa jalan keluar. Dia selalu menyisakan satu celah untuk mundur. Namun kali ini, tidak ada celah itu. 

Sekarang, bagaimana Trossin, sang Guild Master, menghindari dua pilihan penuh amarah itu? 

“Duta Besar Fine... mengatakan hal seperti itu secara tiba-tiba membuat kami kesulitan.” 

“Sayangnya, ini adalah benih yang ditanam oleh Dewan sendiri. Jika benar itu hanya tekanan dari negara lain, Kekaisaran tidak berniat mengeluh. Namun bila bukan begitu, maka tanggung jawab Dewan sangatlah berat.” 

Dengan sejarah panjang dan reputasi Guild Petualang yang selama ini dijaga, mereka tidak boleh mengakui hal ini. Selama bertahun-tahun mereka telah menyatakan diri netral di hadapan seluruh negara di benua.

Mengakuinya berarti kehilangan kepercayaan itu, dan kepercayaan tidak bisa dipulihkan dalam waktu singkat. 

Namun bila tidak mengakuinya, masalah akan membesar. Apa pun tindakan Kekaisaran nanti, anggota dewan yang menyebabkan semua ini tak akan lolos dari tanggung jawab. 

Kebanggaan Guild Petualang, atau keselamatan Dewan Guild?

Fine tidak peduli ke mana arah keputusan itu jatuh. 

Trossin menggigit bibir tipis-tipis, lalu menatap Pittman dengan tajam. 

“Pittman. Kudengar akhir-akhir ini kamu sering bertemu dengan para duta besar negara lain?” 

“Eh? A-Aku...”

Pittman bungkam.

Urusan dengan negara lain adalah wilayah Kepala Urusan Luar Negeri. Jika Pittman melakukannya diam-diam, itu berarti pertemuan rahasia, yang mustahil Trossin tidak mengetahuinya. 

Ini...

“Duta Besar Fine. Saya bersumpah tidak menerima tekanan dari negara mana pun. Namun... Kepala Pengawas Pittman, yang memimpin sidang ini, mungkin saja menerima tekanan.” 

“Apa!?” 

“Ketika kutanya beberapa waktu lalu, dia bilang sidang ini diperlukan... Tapi bagaimana kebenarannya? Apa benar dia melakukannya karena tekanan?” 

Kadal yang memutus ekornya sendiri.

Faktanya, hanya dengan menunjuk Pittman sebagai pemimpin sidang, Trossin sudah menyiapkan opsi ini.

Jika semuanya mulai mengarah buruk, Pittman akan menjadi kambing hitam. 

Sebagai orang yang naik ke kursi Guild Master melalui permainan politik, pengelolaan risiko seperti ini memang sudah keahliannya.

Benar-benar jenius dalam menyelamatkan diri. 

Namun cara seperti itu adalah hal yang paling dibenci Fine. 

Ketika kulirik ke arahnya, matanya jelas penuh amarah.

Pasti dia sedang mempertimbangkan apa yang akan dia lakukan selanjutnya. 

“Jawab! Pittman!” 

“A-Anu, s-saya...!”

Pittman gelagapan, mencari pertolongan. Namun tidak ada satu pun yang akan menolongnya. Selama ini dia mengandalkan bayang-bayang Trossin dan bertindak sewenang-wenang.

Wajar saja tidak ada simpati untuknya. 

Dan pada akhirnya, setelah gelisah dan ketakutan, dia menatapku. 

“A-Aku minta maaf! Tekanan dari Persatuan Kerajaan, setelah kamu membunuh Naga Suci, sangat berat...!!”

“Jadi begitu! Itu berarti memang ada tekanan! Ini masalah besar! Namun... tak kusangka penaklukan Naga Suci berimbas sejauh ini...”

Trossin melirik ke arahku.

Dia ingin menyeretku ke dalam kesalahan ini juga. 

Namun menyalahkanku atas insiden Naga Suci adalah hal yang mustahil. 

“Satu hal ingin kutanya, Guild Master.” 

“Apa itu?” 

“Menurutmu, apakah membunuh Naga Suci itu sebuah kesalahan?” 

“...Pada akhirnya, ya.” 

“Kalau begitu, biar kutanya pada semua petualang peringkat SS di sini. Bila kalian berada di posisiku saat itu, apa yang akan kalian lakukan? Tetap membiarkannya? Atau membunuhnya?” 

Ada dua alasan aku mengumpulkan mereka semua.

Pertama, untuk mencegah Dewan menurunkan petualang SS sebagai tandingan.

Kedua, untuk menangani masalah Naga Suci. 

Dewan sangat mempermasalahkan hal ini.

Karena guild sudah memutuskan untuk tidak membunuh Naga Suci tersebut. Saat aku membunuhnya, itu dianggap penghinaan terhadap keputusan Dewan.

Mereka tidak akan membiarkan masalah itu merusak reputasi mereka begitu saja. 

Tentu saja aku sudah tahu itu, karena itu aku mengumpulkan mereka di sini.

Aku juga tahu jawaban mereka. 

“...Membunuhnya.”

Jawaban mereka kompak, setelah jeda singkat. 

Wajah Trossin berubah seperti orang yang mengunyah serangga hidup-hidup.

Hari ini ekspresinya benar-benar sibuk. 

“Awalnya, bukankah Dewan yang menghapus Naga Suci itu dari daftar target, karena mereka menyebutnya Naga Suci Pelindung Persatuan Kerajaan? Dan Naga Suci itu kemudian digunakan Persatuan Kerajaan untuk menyerang negara lain. Bukankah itu kesalahan Dewan?” 

“Persatuan Kerajaan tidak berniat menggunakannya untuk invasi.” 

“Niat itu tidak penting, Guild Master. Yang kubicarakan adalah hasilnya. Kamu sendiri baru saja bicara soal hasil akhirnya buruk, bukan? Begitu melewati perbatasan, itu sudah invasi. Benar begitu?” 

“Benar. Kalau semua bisa dibereskan dengan itu tidak disengaja, maka tak perlu ada batasan.” 

“Harusnya langsung dibunuh sejak awal. Karena naga-naga itu, berapa banyak kapal tenggelam di sekitar wilayah Persatuan Kerajaan? Yang marah karena naga dibunuh cuma Persatuan Kerajaan sendiri.” 

“Tapi, Dewan memberikan syarat, selama Persatuan Kerajaan hanya memakainya untuk pertahanan diri.” 

Di tengah hujan kecaman, No Name menyuarakan sesuatu yang terdengar seperti pembelaan samar. 

Trossin pun langsung mengangguk cepat, setuju dengan semangat. 

“Benar! Tepat sekali! Siapa sangka Persatuan Kerajaan akan melanggar itu...” 

“Mereka pasti mengira tidak masalah. Karena mereka tahu Dewan saat ini takkan berani menentang. Itu bukti nyata kalian sedang diremehkan.” 

“Apa...?” 

“Sederhananya, Dewan Guild sudah dipandang rendah. Seharusnya kalian menegur Persatuan Kerajaan dengan keras, tapi kalian justru tunduk pada tekanan mereka, itu sudah menjadi bukti nyata.” 

“P-Pittman yang...!!” 

“Tidak menegur, tidak memberi sanksi, tidak berbuat apa pun. Itu sama saja dengan tunduk pada tekanan, Guild Master.”

Kalimat No Name membuat bahu Trosin bergetar karena marah.

Dia pasti percaya bahwa di antara para petualang peringkat SS, No Name berpihak padanya. 

“...Aku sudah banyak memberi kemudahan padamu, No Name.” 

“Aku berterima kasih. Aku juga ingin menjaga hubungan baik kita. Tapi kamu membuat pilihan yang salah.” 

“Pilihan yang salah?” 

“Ya. Kamu telah menjadikan mereka musuhmu. Dan jangan mengandalkan aku sebagai alat penahan. Melawan empat orang sendirian? Tidak, terima kasih. Tak sudi aku memikul beban sebesar itu. Aku mau turun dari kapal yang hendak tenggelam.” 

“...Kamu...!” 

Trossin menatap para petualang peringkat SS dengan tajam.

Namun mereka semua membalas tatapan itu tanpa gentar. 

Tak menduga akan dibalas seperti itu, Trossin sampai jatuh dari kursinya. 

Melihatnya, aku mendengus kecil dan mengajukan usulan. 

“Dewan yang telah tunduk pada tekanan negara asing dan kehilangan pengaruh tidak mungkin mampu mengelola Guild Petualang dengan layak. Sebagai petualang peringkat SS, aku mengusulkan pembubaran Dewan Guild.” 

Dewan Guild ditentukan oleh Guild Master.

Satu-satunya anggota tetap adalah Guild Master dan Wakil Guild Master.

Selebihnya bisa siapa saja yang diinginkan Guild Master, bahkan kepala cabang dari wilayah terpencil sekalipun. 

Tapi karena sulit melakukan komunikasi jarak jauh dengan para kepala cabang, biasanya yang dipilih adalah kepala-kepala departemen di markas pusat. Karena alasan itu, susunan dasarnya jarang berubah. 

Lalu apa artinya dibubarkan? 

Masa jabatan Guild Master adalah tiga tahun. Setelah itu, pemilihan dimulai. Petualang dengan peringkat tertentu ke atas dan staf guild berhak memilih.

Jika Guild Master berganti, Dewan pun ikut berganti. 

Dengan kata lain, yang kuminta adalah pemberhentian Guild Master. 

Trossin berdiri dan menatapku tajam. 

“...Apa alasan bagiku untuk menerima itu? Masih ada lebih dari satu tahun masa jabatanku tersisa!” 

“Bagaimana kalau semua petualang peringkat SS berkehendak? Yang setuju, angkat tangan.” 

Begitu kata-kataku selesai, semuanya mengangkat tangan. 

Bahkan seorang Guild Master tak bisa mengabaikan itu.


Bagian 6

“...Baiklah. Tapi hanya Dewan yang dibubarkan. Aku tidak akan mengundurkan diri.” 

“Kamu masih belum mengeti? Anggota dewan yang kamu pilih melakukan kesalahan besar dan tidak bisa dipercaya. Kami tidak akan membiarkan kamu tetap menjabat. Tidak menyuruhmu mundur secara langsung adalah bentuk kebaikan terakhir kami.” 

“Jangan bercanda...! Kalau setiap kali para petualang peringkat SS mengeluh lalu Dewan Guild dibubarkan, kami harus terus-menerus membaca wajah kalian! Aku tidak akan membuat preseden seperti itu!” 

“Kalau bicara preseden, membiarkan Dewan Guild yang diremehkan negara lain tetap berdiri justru lebih buruk. Baik negara maupun organisasi, mereka bisa menjaga netralitas karena mereka cukup kuat untuk dihormati. Karena orang mengakui kekuatannya, tak ada yang berani ikut campur. Sekarang itu runtuh. Karena itulah Dewan Guild ini harus dibubarkan. Kalau kamu menolak, aku akan memilih jalur kekuatan.” 

“Memang begitulah petualang! Tidak pilih cara! Silver! Kalau kamu berniat pakai kekuatan, aku juga punya caraku sendiri!” 

“Aku tak akan menggunakan kekuatan. Aku hanya akan menyebarkan pada seluruh petualang di benua ini bahwa para petualang peringkat SS tidak mendukung Guild Master. Hanya itu sudah cukup menjatuhkan kedudukanmu. Kamu mau itu terjadi?” 

Jika para petualang peringkat SS—puncak para petualang—semuanya menyatakan tidak mendukung Guild Master, maka meski masa jabatannya tersisa, dia pasti akan diturunkan. 

Trossin mengerutkan alis mendengar caraku berbicara. 

“Jadi... kali ini kalian tidak berniat menyampaikan itu ke para petualang?” 

“Dari kami tidak. Secara resmi, cukup katakan bahwa Kepala Pengawas Pittman menerima tekanan dari negara lain. Sebagai tanggung jawab, Dewan Guild dibubarkan dan Guild Master mengundurkan diri. Kalau kamu ingin mencalon lagi, silakan.” 

“...Apa maksud dari semua ini?” 

“Petualang peringkat SS bergerak sesuka hati. Orang-orang seperti itu tidak boleh jadi pihak yang menentukan siapa yang duduk di puncak guild. Yang menentukan adalah seluruh petualang dan staf. Tapi karena situasinya mendadak, kita tak mungkin melibatkan seluruh cabang. Mungkin yang paling masuk akal adalah pemilihan sederhana di kalangan petualang dan staf markas pusat.” 

Menjatuhkan Trossin sepenuhnya sekarang mudah saja.

Tapi kalau itu dilakukan, para petualang peringkat SS akan berada “di atas” Dewan Guild selamanya. 

Sekumpulan orang-orang bebas itu tidak mungkin memimpin dengan stabil.

Sekarang masih aman karena ada aku. Tapi jika tidak ada aku, itu hanya akan menimbulkan kekacauan. 

Yang benar adalah tetap mempertahankan hubungan seperti sediakala. Dewan Guild menghormati para petualang peringkat SS, dan para petualang peringkat SS mengikuti keputusan Dewan Guild. 

Karena itu nasib Trossin harus diserahkan pada para petualang dan staf.

Pittman adalah tangan kanan Trossin, dan karena Pittman melakukan kesalahan besar, posisi Trossin jelas dirugikan. Jika dalam kondisi itu dia tetap terpilih kembali, maka itu memang keinginan mereka. 

“Apakah ini berarti keputusan bersama para petualang SS?” 

“Tidak masalah bagiku. Bagaimanapun, yang dipermainkan lewat penyelidikan konyol ini adalah Silver. Aku akan mengikuti keputusannya. Meski, untukku sih terlalu lunak.” 

“Setuju juga.” 

“Aku sih nggak ngerti kenapa orang ini nggak langsung diusir aja, tapi terserah.” 

“Aku juga tidak keberatan.” 

Setelah semua setuju, Trossin mengerutkan wajahnya sebelum akhirnya bicara. 

“Baiklah... Kalau begitu Dewan Guild dibubarkan, dan aku mengundurkan diri sebagai Guild Master. Lalu kita adakan pemilihan ulang. Puas?” 

“Tidak ada masalah. Urusan detail biar Guild Master berikutnya yang atur.” 

Aku menyandarkan tubuh pada sandaran kursi.

Jari-jariku mengetuk meja bundar, aku bertanya pada Trossin. 

“Tapi, Guild Master, bagaimana rasanya sekarang? Tak pernah terpikir kamu akan dipaksa mundur, bukan?” 

Aku sengaja memilih kata-kata yang memancing. 

Trossin tertawa kecil lewat hidung. 

“Kamu benar-benar menilai Clyde sangat tinggi, ya. Nada bicaramu seolah kamu yakin dia Guild Master berikutnya.” 

“Tentu saja.” 

“Naif sekali... Kamu tahu bagaimana aku jadi Guild Master? Aku dipilih lewat pemilihan. Dengan dukungan para petualang dan staf. Kalau sekarang akan ada pemilihan lagi, akulah yang menang.” 

“Kamu yakin semudah itu?” 

“Sangat yakin. Kamu kira para petualang dan staf punya pemikiran sedalam dirimu?” 

“Apa maksudmu?” 

Aku menatapnya, dan Trossin tersenyum dengan nada meremehkan.

Melihat itu, Fine yang duduk di sampingku spontan mengernyit. 

“Petualang itu kebanyakan bodoh. Begitu pula banyak staf yang mendukung mereka. Mereka berapi-api oleh idealisme, rela mempertaruhkan nyawa demi rakyat, dan menanggung pekerjaan berat tiap hari. Bagiku, itu hanyalah kebodohan.” 

“Tidak kusangka kata-kata seperti itu keluar dari mulut Guild Master.” 

“Aku tidak pernah bekerja demi rakyat. Tapi aku tetap menjadi Guild Master. Kenapa? Karena mereka yang memilih tak bisa menilai manusia dengan benar. Ucapkan beberapa kata indah dan sodorkan sedikit keuntungan, mereka akan berpihak padaku. Dulu juga begitu.” 

“...Petualang memang banyak yang bodoh. Menghabiskan uang harian untuk mabuk-mabukan, wanita, lalu menyesal. Hidup mengandalkan emosi. Kadang aku heran apa mereka benar-benar pernah berpikir. Tapi... aku menyukai para petualang seperti itu.” 

Kebanyakan petualang tidak bisa menjadi apa pun selain petualang.

Mereka punya kemampuan, tapi tak bisa jadi kesatria karena tak cocok dengan disiplin. 

Sedikit saja salah langkah, mereka bisa jadi kriminal. Namun mereka memilih memakai kekuatan mereka demi rakyat. 

Banyak yang mungkin tidak punya pilihan lain. Tidak semua punya idealisme tentang “demi rakyat”. 

Ada yang menjadi petualang hanya karena itulah satu-satunya cara untuk hidup. 

Tapi mereka tetap menikmati hidup mereka.

Hidup sesuka hati, menghasilkan uang dengan kemampuan sendiri.

Betapa membahagiakannya itu. 

“Waktu Naga Laut muncul di Kadipaten... suara Sang Putri menggema ke seluruh cabang. Petualang di cabang ibu kota merasa frustrasi karena tidak bisa membantu. Menurutku, itulah bentuk asli seorang petualang. Menanggapi suara mereka yang minta tolong. Bodoh, tak berpikir panjang, tapi aku menghargai mereka. Hari itu, para petualang di seluruh benua mabuk karena frustrasi saat mendengar suara Sang Putri. Mereka itu ideal bagiku. Mau itu Guild Master atau Kaisar Kekaisaran sekalipun, aku tak akan memaafkan mereka yang menghina para petualang.” 

“Kedengarannya mulia! Semua orang pasti memujinya! Tapi manusia tidak hidup dari idealisme saja, dan tidak semua manusia sebaik itu! Sodorkan uang, mereka memilihku! Mereka ingin hasil nyata! Aku telah memperbesar guild! Banyak petualang mendapat keuntungan karena itu! Selama aku memberi keuntungan, mereka akan mendukungku! Itulah petualang! Apa salahnya kalau aku menghina mereka!?” 

“Hm, benar-benar orang jahat, ya.” 

“Benar.” 

Sahut Lienares dan Egor dengan nada tak percaya.

Jack mengernyit kesal, sementara No Name duduk dengan tenang tanpa berkata apa-apa.

Trossin, yang mengira kata-kata barusan ditujukan padanya, tertawa terbahak-bahak. 

“Katakan sesukamu! Aku akan terpilih lagi! Dan saat itu terjadi, para petualang peringkat SS pasti akan kutundukkan di bawah Dewan Guil! Jangan pikir kalian bisa bertindak semaunya seperti dulu! Aku tidak akan memaafkan siapa pun yang menentangku!” 

“Guild Master... Seandainya kamu menjadi pemimpin sebuah perusahaan dagang, kamu pasti orang yang luar biasa.” 

Clyde mengatakan itu pada Trossin.

Dan aku sependapat dengannya. 

Trossin memang punya sifat seorang pedagang. Namun sifat itu tidak cocok dengan para petualang. 

“Tapi, seorang Guild Master Guild Petualang bukanlah pedagang. Jika hanya memikirkan keuntungan diri sendiri, mustahil bisa memimpin para petualang yang tersebar di seluruh benua. Sejak kemunculan Raja Iblis, peran para petualang menjadi semakin penting. Tidak terikat negara mana pun dan membasmi monster, kitalah penyeimbang benua ini. Untuk melanjutkannya, sebuah prinsip besar harus dijunjung. Dan justru Guild Master-lah yang paling tidak boleh melupakan prinsip itu.” 

“Jangan sok mengajari aku! Alasanku membiarkanmu tetap berada di posisimu adalah karena para petualang sangat mempercayaimu! Tapi sekarang kamu sudah menentangku, berarti kamu tidak lagi berguna! Kalau kamu mau mengibarkan bendera idealisme dan ikut pemilihan, lakukan saja! Tapi jangan kira kamu bisa menang! Pada akhirnya ini hanya soal mengumpulkan suara! Dengan uang dan koneksi, kemenangan mudah saja!” 

Trossin mengucapkan itu tanpa ragu sedikit pun. 

Fine terlihat hendak membuka mulut, tampak seperti sudah tidak bisa menahan diri. 

Namun aku menahannya dengan sebuah gerakan tangan. 

Tidak perlu mengatakan hal yang tidak penting. 

Pada dasarnya, hanya ada satu hal yang perlu dikatakan pada Trossin. 

Dan para petualang peringkat SS mengatakannya dalam satu suara yang bulat. 

“Jangan meremehkan para petualang.”


Begitu kata-kata itu terucap, terdengar suara langkah-langkah terburu-buru dari luar. 

Kemudian pintu terbuka dengan keras. 

“Guild Master! Ini gawat!” 

“Apa!? Ada monster muncul!?” 

“Bukan itu! Para petualang di markas pusat sedang ribut, menuntut untuk bertemu Guild Master! Bahkan para staf ikut bergabung...” 

“Apa!? Apa maksud semua ini!?”

“Masalahnya... sejak tadi suara Guild Master bergema ke seluruh markas...” 

Pasti dia bawahan favoritnya Trossin.

Di wajahnya tergambar keputusasaan.

Wajar saja. Trossin baru saja menutup masa depannya sendiri. 

Perlahan, Trossin menatapku.

Melihat tatapan itu, aku menyeringai kecil di balik topeng. 

“...Ini ulahmu...?” 

“Maaf. Dengan sedikit gerakan saja, aku bisa mengaktifkan sihir yang membawa suara lewat angin.” 

Sambil berkata begitu, aku mengetuk meja bundar dengan ujung jariku.

Aku sengaja mengatakan hal yang memancing agar Trossin sendiri yang mengencangkan jerat di lehernya.

Dan dia benar-benar meledak dengan sangat menghibur. 

Para petualang peringkat SS tentu menyadarinya. Karena itu Egor dan Lienares hanya bisa menghela napas, menyebutku orang jahat, sementara Jack tampak kesal dengan metode yang memutar. 

“J-Janjimu berbeda! Sekarang seluruh markas tahu bahwa Silver tidak mendukungku!” 

“Yang kami janjikan hanyalah tidak memberi tahu dari pihak kami. Aku hanya berbicara soal kecintaanku pada para petualang. Selain itu, semua adalah kata-kata Guild Master sendiri, bukan?” 

“Kamu kira alasan konyol seperti itu bisa diterima!?” 

“Tentu saja bisa. Kamu sendiri yang bilang, kan? Bahwa tidak semua orang itu baik dan sempurna. Tepat sekali. Menurut mereka, aku ini tidak punya akal sehat. Jadi menyebarkan kata-kata orang lain, ya bisa saja kulakukan. Maafkan aku, Guild Master. Rupanya aku memang tidak sopan.” 

Saat aku mengucapkannya, Trossin menegang menahan frustasi. Sementara para petualang peringkat SS, Clyde, dan Fine serempak menghela napas panjang.


Bagian 7

Para anggota dewan, termasuk Trossin, pergi keluar ruangan untuk menenangkan keadaan.

Yang tersisa hanya para petualang peringkat SS, Clyde, dan Fine. 

“Kalau sampai kita kalah, aku tidak bertanggung jawab, ya?” 

“Tak masalah. Cara Guild Master memimpin sudah memicu banyak penolakan dan ketidakpuasan. Setelah kejadian ini, tak akan ada yang memilihnya.” 

“Kalau begitu aku lega. Ada gunanya juga mengumpulkan seluruh petualang SS.” 

“Aku berutang banyak. Maaf sudah merepotkan kalian semua.” 

“Betul itu. Jangan ada lain kali, ya, Clyde?” 

“Aku tahu.” 

Clyde mengangguk pada Jack.

Dalam pemilihan Guild Master, Clyde adalah kandidat terkuat. Banyak yang bahkan memilih tidak maju kalau Clyde ikut serta. Setinggi itu Clyde dihormati.

Sebagai mantan petualang yang memahami langsung kondisi lapangan, hingga duduk di kursi dewan pun dia tetap memprioritaskan realita di medan.

Untuk posisi Guild Master, dia memang sangat cocok. 

“Apa kamu akan mengganti anggota dewan?” 

“Tak akan banyak berubah. Mereka adalah kepala masing-masing departemen. Mereka tetap diperlukan di Dewan Guild.” 

“Padahal mereka itu penjilat Guild Master.” 

“Itu pun salah satu bentuk strategi. Mereka melakukan apa yang mereka bisa. Mereka hanya berusaha melindungi bawahan mereka. Banyak yang diturunkan pangkatnya oleh Guild Master.” 

“Yah, kalau menurutmu tak masalah, aku tidak akan ikut campur.” 

Lienares bergumam begitu, lalu mengakhiri pembicaraan.

Di wajahnya terlihat jelas bahwa dia tidak menyukainya, tapi kalau itu keputusan Clyde, dia memilih tidak memperpanjangnya. 

“Clyde. Maaf, tenggorokan kering, nih.” 

“Akan segera kusediakan, Kakek Egor.” 

“Kalau sudah selesai, aku pulang.” 

“Ah, terima kasih. No Name. Tak kusangka kamu ikut membantu Silver.” 

“Aku hanya berpihak pada yang menguntungkan. Tak perlu berterima kasih.” 

“Tidak, Anda sangat membantu! Terima kasih banyak, No Name!” 

“Saya tidak melakukan apa pun yang layak menerima ucapan terima kasih, Nona Fine.” 

“Tapi Anda menyelamatkan keadaan! Berkat itu Tuan Silver bisa lebih mudah melanjutkan pembicaraan!” 

“Itu... aku hanya tak ingin acara ini berlarut.” 

Luar biasa. Mereka jadi akur.

Bahkan No Name bisa mengobrol dengan seseorang hanya dalam beberapa hari? Fine memang hebat. 

Saat aku terkagum-kagum, Clyde mengajukan sebuah usulan. 

“Silver. Kalau aku jadi Guild Master, aku ingin membuat satu sistem baru.” 

“Sistem? Sistem seperti apa?” 

“Sistem Petualang Peringkat SS. Jika seluruh petualang SS menyetujui, mereka dapat membubarkan Dewan. Agar kejadian merepotkan seperti ini tidak terulang.” 

“Kalau kamu ingin membuatnya, aku tak menghalangimu, tapi itu tidak terlalu berguna.” 

“Aku tahu. Yang bisa mengumpulkan petualang SS dari seluruh benua hanya kamu. Selama ada kamu, sistem itu kuat. Kalau tidak? Pengaruhnya kecil. Tapi tetap penting agar Dewan Guild mengingat bahwa ada batasan atas kekuasaan mereka.” 

“Terserah kamu. Ada atau tidak ada sistem itu, para petualang SS tetap tidak berubah. Hidup semaunya, dan menghajar siapa pun yang menghalangi. Itu saja.” 

Clyde hanya bisa tertawa kecil.

Di masa aktifnya sebagai petualang peringkat S, Clyde telah menjelajahi berbagai penjuru dan kerap dibuat pusing oleh tingkah aneh para petualang SS. Karena pengalamannya itulah, dialah orang yang paling memahami karakter petualang SS di dalam Guild Petualang. 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa petualang SS hampir tak pernah mau membantu dalam urusan politik. Clyde pasti paham bahwa kali ini adalah kasus yang istimewa. 

Justru itulah dia mengusulkan pembuatan sistem baru

Agar di masa depan, Dewan Guild akan selalu mengerti jika keadaan darurat seperti ini terulang. 

Sungguh usaha yang tak mudah. 

“Clyde, tehnya mana?” 

“Maaf, sebentar lagi.” 

“Kakek Egor. Jangan suruh Wakil Guild Master membuatkan teh.” 

“Tenggorokanku kering. Lagipula, dulu dia yang membuatkan teh, kan? Waktu masih anak bawang.” 

“Kapan tepatnya Wakil Guild Master jadi anak bawang itu...? Sungguh, hanya kamu yang hidup di waktu yang berbeda begitu.” 

“Sudahlah, teh saja. Teh!” 

“Aku mau arak.” 

“Aku pulang.” 

Mereka semua benar-benar seenaknya.

Kalau dibandingkan mereka, aku memang paling normal.

Sambil memikirkan itu, aku bersiap membuka portal untuk memulangkan semuanya. 

Namun persiapan itu terhenti.

Karena pintu tiba-tiba terbuka. 

“Wakil Guild Master!! Keadaan darurat!!” 

“Ada apa? Guild Master membuat masalah lagi?” 

“Tidak, kekacauan itu belum selesai... Di wilayah barat Kekaisaran Suci, saat penggalian sebuah dungeon baru, dungeon itu runtuh. Laporan menyebutkan... seekor naga keluar dari reruntuhan...” 

Seorang wanita muda masuk.

Mungkin dia baru menerima laporan lewat komunikasi jarak jauh.

Dalam situasi kacau begini pun dia tetap bekerja dengan disiplin. 

Sayangnya karena panik, dia hanya fokus pada Clyde. 

“Pasukan Kekaisaran Suci yang mencoba menghadang kalah total! Naga itu kini bergerak menuju kota terbesar di wilayah barat, Karelia! Para petualang di sekitar tidak mampu melawannya! Seluruh cabang Kekaisaran Suci meminta pengiriman petualang SS!” 

“Di Kekaisaran Suci muncul naga. Keluar dari dungeon pula. Bisa jadi artefak berbahaya... Apakah informasi rinci diperlukan?” 

“Tak perlu. Dengan yang ada di sini, sudah cukup.” 

Aku pun membuka gerbang menuju Karelia di barat Kekaisaran Suci. 

“Aku saja sudah lebih dari cukup.” 

“Jangan begitu, No Name. Dari tadi duduk terus, aku bosan juga.”

“Aku juga bosan. Tenang saja, aku akan menyerahkan serangan terakhir padamu.” 

“Aku cuma mau pergi minum. Karelia terkenal dengan minumannya, ‘kan? Urusan melawan naga kuserahkan pada kalian.” 

Alasannya berbeda-beda. 

Namun pada akhirnya, semua petualang peringkat SS berdiri dari kursinya. 

Saat itu, barulah wanita muda yang datang untuk melapor menyadari siapa saja yang ada di ruangan itu, dan tubuhnya mulai bergetar. 

“S-Semuanya... ada di sini...” 

“Sebagai Wakil Guild Master, aku mengizinkan seluruh petualang peringkat SS untuk ikut turun tangan. Tapi... karena kita berangkat dengan kekuatan berlebih, pastikan kerusakan ditekan seminimal mungkin. Jangan sampai merusak medan tempur, mengerti?” 

“Itu tergantung monsternya.” 

“Aduh, aku ini payah kalau harus menahan kekuatan.” 

“Aku juga tidak lihai menahan diri.” 

“Aku pun sama.” 

“Aku akan mencoba menahan diri. Tapi serangan terakhir akan jadi milikku.” 

“...”

Clyde memandang kami dengan penuh kekhawatiran. 

Sementara itu, Fine menundukkan kepala dengan tenang. 

“Hati-hati di jalan, semua.” 

Sambil mengangkat tangan sekilas pada Fine, kami pun melangkah masuk ke gerbang teleportasi.


Previous Chapter | ToC | Next Chapter

0

Post a Comment

close