NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Yarikonda Otome Gēmu no Akuyaku Mobu desu ga ⁓ Danzai wa Iya na no de Mattō ni Ikimasu Volume 8 Side Story 2

Cerita Sampingan 2

Pergerakan Awal Kitsune-jin

Pada hari itu, di ruang kerja kediaman keluarga Grandork, pemimpin suku Kitsune-jin, terlihat Elba, Gareth, dan Malbus berkumpul mengelilingi meja.

"Elba. Mengenai 'masalah pembebasan budak' kali ini, setiap suku telah sepakat untuk menyerahkan mandat sepenuhnya kepada keluarga Grandork kita. Dengan ini, tidak akan ada yang berani menghalangi meski kita berselisih dengan Baldia."

"Seperti yang diharapkan dari Ayah. Malbus, bagaimana laporan dari Rapha yang menyusup ke Baldia?"

Elba mengalihkan pandangannya sembari tetap menopang dagu.

"Menurut laporan Kakak, pengumpulan informasi yang Kakak instruksikan selama beberapa bulan terakhir telah selesai. Verifikasi terhadap informasi yang didapat dari Robe pun sudah tuntas."

"Begitu ya. Untuk ukuran Rapha, sepertinya memakan waktu cukup lama, bukan?"

"Benar. Kakak bilang, penjagaan di dalam wilayah Baldia ternyata jauh lebih ketat dari bayangan, sehingga ia terpaksa harus bergerak dengan sangat hati-hati. Selain itu, sepertinya ada seekor 'kucing' yang merepotkan di kediaman keluarga Baldia, sehingga ia tidak bisa menyusup ke sana. Kabarnya, ia akan segera pulang membawa oleh-oleh."

"Hoh, oleh-oleh ya……"

Sudut bibir Elba melengkung membentuk senyuman penuh arti.

Selama beberapa bulan terakhir, demi melancarkan serangan ke Baldia, Elba dan yang lainnya telah melakukan lobi-lobi kepada para tokoh berpengaruh di dalam maupun luar negeri, menggunakan koneksi yang mereka dapatkan dari perdagangan budak.

Di saat yang sama, mereka mengirim Rapha yang mahir menggunakan Illusion Magic (Kajutsu) ke Baldia untuk memastikan pengumpulan informasi terkini di lapangan tidak terlewatkan.

"Lalu, bagaimana dengan penyelidikan yang kuinstruksikan saat Amon dan Sitri pergi ke Baldia?"

"Ini laporannya."

Saat menelaah dokumen yang disodorkan Malbus, Elba bergumam pelan.

"Fufu, ternyata cukup banyak orang berbakat yang berkumpul di bawah Amon, ya."

"Umu. Aku juga sudah melihat dokumen itu. Sepertinya orang-orang yang menentang kebijakan kita mulai berkumpul di pihak Amon."

Seperti yang dikatakan Gareth, dokumen tersebut berisi deretan nama orang-orang yang bersimpati pada idealisme yang diusung oleh Amon.

"Kakak. Apa yang akan kau lakukan terhadap mereka dan Amon?"

"Yah, ada sesuatu yang sedang kupikirkan. Tenang saja, Amon dan orang-orang ini pasti akan berguna bagi Kitsune-jin. Mereka adalah orang-orang yang sangat peduli pada masa depan suku. Aku yakin mereka pasti mau bekerja sama……"

Setelah jeda sejenak, Elba menyeringai angkuh.

"Emas dan waktu sudah dicurahkan dengan cukup…… Begitu Rapha kembali, kita akan mulai bergerak."

Gareth dan Malbus mengangguk sembari tertawa sinis.

Di saat yang hampir bersamaan, ada sekelompok orang yang sedang mengawasi sebuah bengkel kerja di wilayah Baldia secara sembunyi-sembunyi dari kejauhan.

Kelompok tersebut sebagian besar terdiri dari wanita Kitsune-jin, dan di sana terlihat sosok wanita menawan dengan rambut putih indah yang berkibar.

Wanita berambut putih itu melihat sekelilingnya, lalu tersenyum tipis.

"Nah, tugas kita kali ini akan selesai setelah membebaskan sesama ras kita yang bekerja sebagai budak di bengkel itu dan membawa mereka pulang ke negara kita. Kalian semua mengerti, kan?"

"Baik, Nona Rapha."

Para anggota Kitsune-jin di sekelilingnya membungkuk patuh.

Di bawah perintah Elba, Rapha telah menyusup ke wilayah Baldia sejak beberapa bulan lalu untuk melakukan berbagai investigasi dan pengumpulan informasi, mulai dari kondisi kota, lokasi bengkel, hingga kediaman keluarga Baldia.

Normalnya, ini adalah misi yang sangat sulit. Namun, Kitsune-jin yang dipimpin Rapha adalah kumpulan mereka yang mampu menggunakan Illusion Magic, sihir untuk mengubah wujud menjadi orang lain.

Karena itulah, meski penjagaan di wilayah Baldia sangat ketat, mereka tetap bisa menyelesaikan misi tersebut.

Walau begitu, tetap saja prosesnya memakan waktu yang cukup lama.

"Omong-omong, Amon dan Sitri pasti ada di kota Baldia, kan?"

Rapha bergumam seolah baru teringat sesuatu.

"Benar. Saat ini, mereka berdua pasti sedang menikmati wisata bersama 'Nona Rapha' tiruan."

"Begitu ya. Fufu, Baldia memang menyenangkan, tapi aku tidak menemukan pertemuan yang menarik di sini."

Mendengar jawaban itu, ia menyipitkan matanya dengan misterius dan tertawa kegirangan.




Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close