NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

10-nen-buri Ni Saikai Shita Kusogaki Wa Seijun Bishoujo Jk Volume 2 Afterword

Kata Penutup


Pada volume pertama, aku mengekspresikan aliran waktu sepuluh tahun melalui tema "kesenjangan". Tema untuk volume kedua ini adalah "kenangan".

Kenangan masa lalu yang menyenangkan dan kenyataan bahwa kita tidak bisa lagi kembali ke sana.

Ingin rasanya kembali menjadi anak-anak. Itu pastilah mimpi yang pernah dibayangkan oleh siapa pun setidaknya sekali.

Asaka yang menjadikan kenangan sebagai tempat bersandar hatinya, menolak pertemuan kembali dengan Yuu agar kenangan indah itu tidak ternoda.

Di volume pertama, aku menggambarkan kesenjangan Miya akibat pertumbuhannya, tetapi Asaka, baik maupun buruk, sama sekali tidak tumbuh. Tidak, jika ingin mengatakannya dengan lebih tepat, Asaka menolak untuk tumbuh namun tidak bisa melawan aliran waktu, dan terus hidup menghadap ke belakang (masa lalu) demi memalingkan wajah dari kenyataan.

Meskipun berjalan mundur, depan (masa depan) tidak akan terlihat, dan masa lalu yang ingin dicapai pun hanya akan semakin menjauh. Keabnormalan seperti itulah yang mungkin membuat hati Asaka semakin terobsesi dengan kenangan.

Namun, begitulah Asaka. Karena bertemu kembali dengan Yuu, ketergantungannya pada kenangan telah sepenuhnya tergantikan menjadi ketergantungan pada Yuu.

Dari satu titik ekstrem ke titik ekstrem lainnya. Ini adalah momen lahirnya seorang heroine yandere.

Yah, karena Yuu sudah bilang dia boleh melakukan apa pun sesukanya, dia sudah memegang kata-kata itu. Mau bagaimana lagi.

Sebagai catatan tambahan, mengenai ucapan ibunya yang menjadi pemicu Asaka terbelenggu pada kenangan, serta situasi perawatan kakeknya, itu hanyalah pemahaman Asaka yang saat itu masih anak-anak kelas lima SD. Memang benar ibunya Asaka mengatakan hal itu kepada kakeknya, namun masih banyak hal yang belum diceritakan mengenai keadaan, proses, maupun nuansa yang berujung pada kejadian tersebut.

Yah, mengenai keadaan keluarga Gendouji di sekitar masalah ini, aku akan menceritakannya lagi suatu saat nanti jika ada kesempatan yang tepat.

Nah, dengan volume ini, pengenalan tokoh utama dan para heroine utama telah selesai. Ini adalah kisah komedi romantis yang dijalin oleh tiga orang "bocah nakal" yang telah tumbuh dewasa bersama Yuu.

Nantikanlah liburan musim panas yang akan mereka habiskan berempat!

Terakhir, aku ingin meminjam kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Editor Pertama Y, yang menjadi alasan cerita ini dapat diterbitkan sebagai sebuah buku. Terima kasih banyak karena telah menemukan para "bocah nakal" ini.

Suatu hari di bulan Februari 2023,

Kansai Yuuki



Epilog | ToC

0

Post a Comment

close