NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Nido Tensei shita Shounen wa S-Rank Boukensha Toshite Heion ni Sugosu ~Zense ga Kenja de Eiyuu Datta Boku wa Raise dewa Jimi ni Ikiru~ Volume 8 Chapter 12

Chapter 149

Liburan Elegan Si Mofumofu


Mofumofu

Aku adalah raja para monster. Saat ini, aku sedang menikmati liburan di tempat putri dari raja para manusia. Tidak, serius, di sini yang terbaik! Habisnya, Majikan tidak ada di sini!

Sarang gadis ini empuk dan sangat nyaman untuk tidur, lalu semua yang disajikan pun lezat!

Khufufu, putri dari raja ras lain sampai berlutut melayaniku sendiri, ini adalah bukti bahwa aku adalah raja yang agung! Ahhh, di sini yang terbaik.

Beruntung sekali aku bisa menyembunyikan hawa keberadaanku dan diam-diam tetap di sini saat Majikan pulang.

Tapi, bukan berarti aku hanya terlena dengan makanan manis saja.

Sarang ini memang nyaman, tapi kalau boleh menyebutkan satu masalah, itu adalah banyaknya kroco-kroco yang merangkak di sekitar sini untuk mengincar pemberontakan.

Sepertinya para manusia juga mengincar putri raja demi memenangkan persaingan melawan raja mereka sendiri.

"※※※※※※※!!"

Oh, mereka menyerang. Tapi terlalu lemah.

"※※※※※※※!?"

Fuhahahaha, cakar setingkat itu tidak akan mempan padaku. Tapi aku selalu berpikir, cakar manusia itu panjang dan tipis sekali ya. Kalau begitu kan bisa patah dengan mudah?

"※※※※※※※!!"

Oh, kali ini sihir ya. Tapi payah, payah sekali. Tanpa perlu bersusah payah bertahan pun, sihir itu bahkan tidak sanggup melukai buluku.

"※※※※※※※!?"

Hmm? Sudah selesai? Aduh-aduh, ini bahkan tidak bisa dijadikan penghilang bosan. Apa boleh buat, ayo kita akhiri dengan cepat.

Tei! Pukulan kaki depan dariku.

"※※※※※※※!?"

Kroco yang terkena seranganku terpental menghantam dinding, lalu kehilangan kesadaran dan merosot begitu saja. Hop! Musuh berikutnya, tendangan kaki belakang dariku.

"※※※※※※※!?"

Kroco yang terkena serangan berikutnya menembus langit-langit, lalu tergantung di sana seperti buah pohon. Hahaha, lemah, lemah sekali.

Sungguh, seharusnya mereka menantang raja dengan kekuatan murni, tapi karena mengandalkan cara-cara picik, jadinya begini.

Tapi nasib kalian memang buruk. Di sini sudah menjadi wilayah kekuasaanku.

Aku tidak akan memberi ampun kepada siapa pun yang memasuki wilayah kekuasaan sang raja dengan niat jahat. Bisa dikatakan dengan lembut, matilah kalian.

"※※※※"

Saat putri raja manusia menepuk kaki depannya, seorang pelayan perempuan datang membawakan makanan. Hmm? Bau gadis ini baru pertama kali kuhirup.

Apa dia anggota baru di kawanan ini? Fumu, tampaknya dia sudah merangkak naik dalam hierarki kawanan hingga mendapatkan posisi sebagai pelayan. Baiklah, akan kuizinkan kau mengurusku. Jadi jangan gemetar seperti itu.

"※※※※……"

Gadis manusia itu menyodorkan makanan di hadapanku. Umu, makanan hari ini pun terlihat lezat! Kalau begitu, selamat makannn!

Mogumogu...

"※※※※"

Fufufu, putri raja manusia itu sedang memperhatikan suasana hatiku.

"……※※※"

Gadis pelayan itu pun sepertinya penasaran dengan reaksiku, dia menatapku dengan tajam sambil gemetar. Aduh-aduh, kalau dipelototi sampai seperti itu, aku jadi sedikit malu, tahu?

...Guh!?

Saat itulah, aku merasakan sensasi hebat seolah-olah ada sesuatu yang mengamuk dengan liar di dalam tubuhku.

"※※※※※※※!?"

I-ini adalah... racun!? Masakan ini, ada racun di dalamnya!!

"……※!!"

...Ini SUPER LEZATTT!! Lezat, lezat, lezat! Benar-benar lezat!

Dagingnya memang enak, tapi racun ini memberikan rangsangan yang kompleks pada cita rasa dagingnya!

Mungkin ini adalah campuran dari berbagai macam racun! Nasi beracun ini sangat pedas dan nikmat!

"※※※……!?"

Hmm?

 Kenapa kau menatapku dengan pandangan seperti sedang melihat sesuatu yang mengerikan, wahai gadis pelayan?

Racun itu semacam bumbu untuk membuat makanan ala manusia jadi lebih enak, kan?

Ah, begitu ya, karena kau sudah memuaskan sang raja, aku harus memberimu penghargaan. Tadi itu lezat, wahai gadis pelayan.

Puk-puk dengan kaki depan.

"※!? ……※※※"

...Ah, dia pingsan. Fumu, sepertinya dia pingsan karena terlalu terharu setelah menerima penghargaan langsung dariku yang merupakan seorang raja.

 Keagunganku yang terlalu luar biasa ini memang terkadang merepotkan.

Tapi ya ampun, sarang raja manusia ini memang bagus! Makanannya enak dan teman bermain (kroco-kroco) juga banyak, jadi makanan setelah olahraga terasa sangat nikmat! Tanpa sadar aku jadi makan terlalu banyak!

Wah, hidup tanpa Majikan benar-benar santai sekali! Soalnya, kalau Majikan ada, baru makan sedikit lebih banyak saja dia langsung memotong jatah makanku.

Lalu dia akan menyuruhku melakukan olahraga yang seperti di neraka. Benar-benar deh, dia pikir aku yang merupakan raja para monster ini siapa sih.

Tapi di sini berbeda! Di sini aku benar-benar bisa bertahta sebagai raja para monster yang sesungguhnya!

Oleh karena itu, aku mau pergi makan camilan ah. Fufuffu, putri raja manusia itu menyodorkan sesuatu yang manis padaku. Bagus, bagus, lakukanlah tugasmu dengan baik.

"※※※※※"

Saat itulah, di tengah sarang yang tenang ini, bergema sebuah suara mengerikan yang seperti angin di tengah musim dingin. ...J-jangan-jangan suara barusan adalah.

"※※※※※"

GEEEHHH!? Majikan!? Kenapaaa!? Kenapa Majikan ada di siniii!?

Hmm? Ada boneka yang mulai bergerak? Apa? Kalian berdua mau pergi ke suatu tempat? Eh? Aku juga?

...Ah, iya. Saya mengerti.

Selamat tinggal, hari-hariku yang tenang...



Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close