NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Ore no Nounai Sentakushi ga - Gakuen Rabukome o Zenryoku de Jama Shite Iru (Noucome) Volume 2 Interlude 1

Interlude 1

Bicara Soal Sebuah Kemungkinan — Bagian 1


Kejadian yang benar-benar mustahil baru saja terjadi.

Di depanku, ada seorang kakak perempuan cantik tipe anggun berambut hitam. Di sebelah kanan, ada gadis Amerika berambut pirang yang imut. Dan di sebelah kiri, ada gadis cantik berambut merah muda yang energik, seolah-olah dia baru saja melompat keluar dari dunia anime.

Aku baru saja ditembak oleh mereka bertiga secara bersamaan!

Ditambah lagi... belum selesai sampai di situ. Entah kenapa, mereka semua memakai baju renang, semuanya punya dada besar, dan mereka semua sedang menekan aset berharga mereka itu ke tubuhku dengan sekuat tenaga. Tentu saja, lengkap dengan senyuman paling manis yang pernah ada.

Serius, nih...? Hal... hal seindah ini benar-benar terjadi dalam hidupku...?

Syukurlah... aku benar-benar bersyukur karena tidak kalah dari Selection dan terus berjuang menjalani hidup sekuat tenaga. Benar-benar syukurlah!

Tanpa disadari, air mata hangat mulai mengalir deras dari mataku.

"Do-Dokter, tolong lihat ini!"

"Ada apa... Hm? Apa-apaan pola aneh ini?"

"Benar, Dok. Pola gelombang otak seperti ini belum pernah ada dalam sejarah. Saya menduga ada zat otak misterius yang sedang diekskresikan di dalam kepalanya."

"Zat misterius, ya? Tapi melihat ekspresinya, tidak salah lagi kalau itu adalah semacam zat pemicu rasa senang."

"Anda benar. Padahal dia sedang tidak sadar, tapi wajahnya malah melongo lebar dan terlihat sangat menjijikkan begitu... Sebenarnya apa yang sedang terjadi padanya, ya?"

"Entahlah. Tapi menurut data medisnya, pasien ini sering melakukan tindakan aneh yang tiba-tiba dalam kehidupan sehari-harinya, kan? Mungkin memang ada kelainan pada fungsi otaknya."

"Katanya gara-gara perilaku anehnya itu, dia dianggap menjijikkan oleh gadis-gadis di sekitarnya. Kasihan juga, saya ingin melakukan sesuatu untuk membantunya."

"Begitu ya... Hm, apa itu? Tiba-tiba dia malah menangis."

"Sulit dipercaya dia sedang tidak sadarkan diri kalau begini... Wah, dia tersenyum mesum sambil menggumamkan sesuatu, tuh."

"Mumu, ini..."

"...Menjijikkan sekali, ya."

"...Iya, menjijikkan."



Previous Chapter | ToC | Next Chapter

Post a Comment

Post a Comment

close