NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark
📣 IF YOU ARE NOT COMFORTABLE WITH THE ADS ON THIS WEB, YOU CAN JUST USE AD-BLOCK, NO NEED TO YAPPING ON DISCORD LIKE SOMEONE, SIMPLE. | JIKA KALIAN TIDAK NYAMAN DENGAN IKLAN YANG ADA DIDALAM WEB INI, KALIAN BISA MEMAKAI AD-BLOCK AJA, GAK USAH YAPPING DI DISCORD KAYAK SESEORANG, SIMPLE. ⚠️

Gyaru no Jitensha o Naoshitara Natsuka Reta Volume 2 Afterword + Short Story

Kata Penutup


Sudah lama tidak berjumpa. Saya, penulisnya, Shouga Neiya.

Terima kasih banyak telah membeli volume kedua dari "Setelah Memperbaiki Sepeda Si Gadis Gal, Aku Jadi Disukai".

Bisa merilis sekuel seperti ini berkat dukungan Anda sekalian, para pembaca. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih.

Nah, mengenai cerita kali ini…… Seika, yang sudah bergerak agresif di volume pertama, terus memberikan pendekatan aktif dan semakin mempererat jarak di antara mereka.

Menanggapi gadis seperti itu, Kosei pun perlahan membuka hatinya, dan akhirnya masa lalu yang menyedihkan yang sempat disinggung sebelumnya pun terungkap…… bisa dibilang, isinya cukup intens dan membuat pusing.

Bagi saya sendiri, ini adalah volume yang sangat menguras energi saat menulisnya. Saya berharap pembaca sekalian bisa menikmatinya.

Sekarang, izinkan saya menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih.

Pertama-tama, kepada pihak penerbit dan editor penanggung jawab. Saya sangat berterima kasih karena bisa merilis volume kedua ini.

Saya benar-benar senang bisa mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan bab kedua dari kisah Seika dan Kosei kepada para pembaca. Terima kasih banyak.

Kepada SuperPig-sensei yang terus menggambar ilustrasi berkualitas tinggi.

Baik itu karakter baru seperti Hinano, atau gambar-gambar yang sedikit nakal, ilustrasi dengan nuansa yang sedikit berbeda dari volume pertama ini juga sangat luar biasa. Terima kasih banyak.

Mohon maaf karena meletakkannya di bagian akhir, namun kepada tim koreksi, desainer, humas, distributor, percetakan, dan pihak toko buku. Sekali lagi, buku ini dapat terbentuk menjadi satu kesatuan berkat dukungan dari banyak orang. Terima kasih banyak dari lubuk hati saya yang terdalam.


Bonus Akhir Volume

"Oke. Jadi begitulah. Mulai dari sini, sepertinya akan dimulai sesi bincang-bincang santai dari kami bertiga—aku, Hina, dan Ria—sebagai layanan penggemar."

"Katanya sih, karena halamannya masih sisa~"

"Jangan bilang hal yang terlalu blak-blakan begitu."

"Ahaha~. Tapi, sebenarnya aku senang lho, karena di cerita utama aku jarang berinteraksi dengan Ria-chan~"

"Ya. Padahal dalam pengaturannya, kita sudah sering bertemu di luar jam cerita utama."

"Kalian ini, pembahasannya terlalu meta."

"Eh~? Kalau bicara soal itu, sejak awal sudut ini sendiri sudah merupakan gumpalan dari hal-hal meta, tahu~"

"Mungkin juga sih."

"Sudah, sudah. Jangan terlalu lama basa-basi, ayo kita mulai. Nanti para pembaca keburu menutup bukunya."

"Betul juga~. Jadi, ini sesi ulasan kali ini ya~"

"Dimulai dari sesi belajar bersama, ya."

"Tepat sekali. Aku sendiri terkejut dengan insiden 'lucky lecher' yang tak terduga itu. Aku sampai merasa kagum secara misterius karena ternyata Kutsuzawa-kun juga memiliki atribut tokoh utama."

"Meskipun Seika berusaha menonjolkan belahan dadanya, dia pasti tidak menyangka akan tersentuh, kan. Dia sampai lari pulang dengan kecepatan super."

"Tapi gara-gara itu, Kutsuzawa-kun yang biasanya planga-plongo jadi mulai sadar padamu, kan~"

““……””

"Ada apa~?"

"Tidak. Aku cuma berpikir, apa kau tidak merasa keberatan disebut planga-plongo olehmu?"

"Eh~? Tidak sopan sekali~"

"Ya, ya. Baiklah, mari kita lanjut."

"Selanjutnya adalah insiden Hamamura-san ya…… siapa sangka 'surat izin gal' benar-benar ada."

"Penipuan zaman sekarang benar-benar bisa apa saja, ya."

"Tapi dia kasihan sekali, ya~. Padahal dia begitu tulus~"

"……Jika hanya salah satu pihak yang tulus, hubungan percintaan akan menjadi hal yang menyakitkan."

"O, oh…… Benar juga, Ria. Kata-katamu berbobot sekali."

"Gara-gara konsultasi cinta Hamamura-san itulah, Seika akhirnya bisa mengajak Kutsuzawa-kun kencan di mal untuk kedua kalinya, kan~"

"Iya. Aku berhasil memenuhi permintaannya untuk memakai gaun putih, dan tidak ada insiden yang kacau…… kencan balas dendam itu sukses besar."

"Chika juga dapat suvenir boneka beruang, kan."

"Sebenarnya tidak perlu repot-repot begitu sih."

"Ah, masa sih. Padahal senang, kan. Buktinya boneka itu terus tergantung di tasmu."

"Berisik. Urusanku tidak penting."

"Lalu di akhir kencan, ada ciuman di pipi, ya~. Wah~"

"Karena dia sampai sengaja mengganti lipstiknya, aku jadi agak ngeri."

"Ya, jangan bilang begitu…… Setelah ciuman itu, ceritanya langsung berlanjut ke acara yang berkaitan dengan dunia model, kan."

"Kutsuzawa-kun mengantar Seika yang baru pulang kerja, ya~"

"Dia melakukan hal yang diam-diam poinnya tinggi sekali, ya."

"Mungkin dia tipe natural gigolo?"

"Yah, kalau bukan orang yang disukai, itu namanya hanya stalker sih."

"Terus, setelah itu ada insiden tenis meja."

"Di sini akhirnya giliranku muncul~"

"Ternyata kemunculanmu cukup telat, ya."

"Padahal aku diatur sebagai sahabat Seika yang lain."

"Yah, tapi setelah itu kamu aktif sekali, jadi tidak masalah, kan. Meskipun utamanya sebagai karakter komedi."

"Aku tidak mau dijadikan bahan lelucon~"

"Hahaha…… Baiklah, setelah semua pemeran berkumpul, giliran sesi kursus make-up itu, ya."

"Aku tidak dipanggil, lho?"

"Yah, begitulah. Demi kepentingan cerita."

"Lagipula, rumahmu agak jauh, kan~"

"Ya, anggap saja begitu."

"Terus, kami juga sudah berusaha, Kutsu-kun juga beraksi hebat, dan Seika akhirnya bisa berdamai dengan masa lalunya dengan cara yang positif."

"Sejak dulu Seika sering menunjukkan rasa rendah diri terhadap pekerjaannya sebagai model, ternyata itu penyebabnya ya."

"Hebat, Ria-chan. Kamu teliti sekali~"

"Yah, karena dia teman dekatku."

"……Dan begitulah, semuanya selesai dengan baik. Kita juga pergi ke kafe Shiba Inu saat perayaan, kan."

"Itu juga ditraktir oleh Kutsuzawa-kun, ya~. Anjing-anjingnya lucu sekali~"

"Seika memang suka anjing secara umum, tapi dia paling suka Shiba Inu, kan."

"Iya. Katanya, sifat mereka yang terasa sedikit mirip kucing, dan sulit ditebak itu lucu dan menarik~. Tadi dia sempat bilang begitu~"

"Ngomong-ngomong, Kutsu-kun juga punya sisi seperti itu, ya."

"Ah, aku mengerti. Kutsuzawa-kun memang cukup santai dengan dunianya sendiri."

"Setelah kafe anjing, kita ke Higashida di Yokonaka, ya~"

"Ya, banyak sekali pajangan menarik di sana."

"Wah. Mungkin aku harus pergi ke sana juga."

"Lalu, dari saat keluar gedung itulah, cerita mulai terhubung ke klimaks volume ini, ya~"

"Ya. Itu benar-benar mengejutkan. Tidak disangka tiba-tiba bertemu teman sekelas Kutsu-kun dari SMP."

"Chika juga merespons dengan baik, ya. Benar-benar seperti pemeran pembantu yang hebat."

"Itu pujian atau bukan? Tapi yah…… meskipun bukan karena dia adalah orang yang disukai Seika, jika melihat orang sebaik itu tampak sekarat, tentu saja kita akan berempati."

"Ngomong-ngomong, aku dan Ria-chan jadi tahu keadaan Kutsuzawa-kun di sini, tapi di cerita utama kita dianggap tidak tahu, kan~? Kalau dipikir dalam-dalam, jadi rumit, ya~"

"Su, sudut ini adalah ruang dimensi yang berbeda. Ini adalah ruang meta."

"Nah, Hina. Ini camilan untukmu."

"Camilan! Hore!"

"Gampang sekali disuap……"

"Dan, yah. Setelah dialog di taman, akhirnya Kutsu-kun berhasil dibuat jatuh cinta oleh Seika, ya."

"Taman itu, benar-benar seperti roda pemutar, ya."

"Pasti meskipun setelah kucahri hruhubangan, kenangan... munyahl-munyah... tempat ini."

"Pilih salah satu, mau makan atau mau bicara."

"…………"

"Ternyata dia benar-benar memilih makan……"

"Yah, dia kan Hina."

"Dan Kutsuzawa-kun yang sudah menyadari perasaannya, memutuskan untuk menyatakan cinta balik pada Seika……"

"Berakhir di bagian yang sangat bagus, ya."

"Yah, kalau tidak ada cliffhanger, volume berikutnya tidak akan laku, kan."

"Kau ini, meta terus dari tadi, ya."

"Jadi, sampai jumpa di volume berikutnya!"

"Akhirnya!"

"Seluruh detail tentang kontes 'Hidung Mengkilap' akan terungkap~!"

““……Itu sih tidak penting……””

Selesai



Previous Chapter | ToC 

0

Post a Comment

close